TRENGGALEKNJENGGELEK – Susu kedelai buatan rumahan kini semakin diminati warga Trenggalek.
Di tengah tren hidup sehat, banyak yang memilih membuat susu kedelai sendiri dibanding membeli kemasan siap saji.
Selain lebih hemat, susu kedelai rumahan dinilai lebih segar dan bebas bahan pengawet.
Berikut resep susu kedelai ala rumahan yang sering dibuat warga Trenggalek.
Bahan-bahan:
• 250 gram kedelai kering
• 1,5 liter air matang (untuk memblender)
• 1 liter air (untuk merebus)
• 1–2 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)
• Gula pasir secukupnya (opsional)
• Sejumput garam (opsional)
Langkah-langkah:
1. Cuci bersih kedelai kering, lalu rendam dalam air bersih selama 8–10 jam hingga mengembang dan kulit arinya mudah terlepas.
2. Buang kulit ari kedelai (bisa sambil diremas pelan), lalu bilas kembali dengan air bersih.
3. Masukkan kedelai ke dalam blender, tambahkan sekitar 1,5 liter air matang. Proses hingga halus.
Jika ingin aroma khas, bisa ditambahkan potongan kecil jahe atau daun pandan saat proses ini.
4. Gunakan kain bersih atau saringan halus untuk memisahkan ampas dan sari kedelai. Peras hingga air kedelai keluar maksimal.
5. Masukkan hasil saringan ke dalam panci, tambahkan 1 liter air, aduk rata.
Rebus dengan api sedang sambil diaduk perlahan agar tidak pecah atau gosong di dasar panci.
6. Setelah mendidih, masukkan gula pasir secukupnya dan sejumput garam agar rasa lebih gurih. Aduk rata hingga gula larut.
7. Setelah matang, angkat dan biarkan dingin. Simpan dalam botol bersih dan masukkan kulkas. Susu kedelai bisa tahan 2–3 hari jika disimpan dingin.
Banyak warga Trenggalek menyukai susu kedelai versi original tanpa pemanis tambahan.
Namun sebagian lain juga suka menambahkan rasa cokelat, vanila, atau madu.
Variasi rasa ini membuat susu kedelai rumahan tak kalah dari produk pabrikan.
Editor : Akhmad Nur Khoiri