Photo
Trenggaleknjenggelek - Nagasari pisang adalah salah satu jajanan basah tradisional yang sangat populer di Trenggalek. Terbuat dari tepung beras, santan, dan potongan pisang, kue ini dibungkus daun pisang lalu dikukus.
Teksturnya lembut, rasanya manis, dan aromanya harum daun pisang. Nagasari sering disajikan di acara hajatan atau sebagai kudapan sore hari bersama teh hangat.
Baca Juga: Resep Alen-Alen Khas Trenggalek: Camilan Gurih, Renyah, dan Legendaris
Bahan-Bahan
-
200 gram tepung beras
-
50 gram tepung tapioka
-
500 ml santan kental
-
100 gram gula pasir
-
½ sdt garam
-
5 buah pisang kepok, potong-potong
-
Daun pisang untuk membungkus
-
Lidi untuk menyemat
Cara Membuat
-
Siapkan daun pisang:
Potong daun pisang ukuran 20x20 cm, layukan sebentar di atas api agar lentur, sisihkan. -
Masak adonan tepung:
Campurkan tepung beras, tepung tapioka, santan, gula, dan garam. Masak sambil diaduk hingga mengental dan meletup-letup. -
Siapkan bungkus:
Ambil satu lembar daun pisang, taruh 1 sdm adonan, letakkan potongan pisang di tengahnya, lalu tutup dengan sedikit adonan lagi. -
Bungkus dan sematkan:
Lipat daun pisang seperti bantal kecil dan sematkan lidi di kedua ujungnya agar tidak bocor. -
Kukus hingga matang:
Susun nagasari di dalam kukusan, masak selama ±20 menit atau hingga matang sempurna. -
Sajikan:
Biarkan dingin sebentar agar lebih legit, lalu sajikan.
Tips
-
Gunakan pisang kepok yang matang agar rasa nagasari lebih manis dan harum.
-
Aduk adonan tepung terus-menerus saat dimasak agar tidak menggumpal.
-
Lap daun pisang dengan kain bersih agar kue tidak mudah basi.