TRENGGALEK - Es cendol dawet merupakan salah satu minuman tradisional Indonesia yang telah dikenal sejak lama.
Minuman ini memiliki cita rasa manis gurih yang khas dengan tampilan hijau dari butiran cendol yang berpadu dengan santan dan gula merah cair.
Es cendol dawet tidak hanya populer sebagai pelepas dahaga, tetapi juga menjadi bagian dari warisan kuliner Nusantara yang masih dilestarikan hingga sekarang.
- Sejarah dan Asal Usul Es Cendol Dawet
Cendol dawet memiliki sejarah panjang dalam budaya kuliner Indonesia. Kata “dawet” berasal dari bahasa Jawa, sementara “cendol” lebih umum digunakan di daerah Sunda.
Minuman ini sudah ada sejak zaman kerajaan Jawa sebagai hidangan yang disajikan pada acara adat maupun pesta rakyat.
Hingga kini, es cendol dawet tetap digemari oleh berbagai kalangan karena rasanya yang menyegarkan dan cocok diminum di iklim tropis.
Baca Juga: Resep Nasi Goreng Spesial Ala Rumahan yang Lezat dan Mudah Dibuat
- Bahan Utama Es Cendol Dawet
Untuk menghasilkan rasa autentik, es cendol dawet membutuhkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket.
• Cendol hijau: dibuat dari tepung beras atau tepung hunkwe yang diberi pewarna alami daun suji atau pandan.
• Santan kelapa: memberikan cita rasa gurih sekaligus memperkaya tekstur minuman.
• Gula merah cair: menghasilkan rasa manis yang khas dengan aroma karamel alami.
• Es batu: menambah kesegaran dan menjadikan minuman lebih nikmat.
- Cara Membuat Cendol Hijau
Pembuatan cendol membutuhkan teknik sederhana namun memerlukan ketelitian.
Tepung beras dicampur dengan air daun pandan kemudian dimasak hingga mengental.
Baca Juga: Warga Trenggalek Wajib Tahu, Ada 10 Manfaat Meditasi Pagi Walau hanya 10 Menit
Adonan tersebut lalu dicetak menggunakan ayakan khusus atau saringan agar membentuk butiran kecil memanjang.
Setelah itu, cendol direndam dalam air es agar kenyal dan tidak lengket satu sama lain.
- Resep Es Cendol Dawet Tradisional
Untuk satu porsi keluarga, berikut langkah penyajian yang dapat dilakukan:
1. Siapkan segelas es batu serut atau es batu kecil.
2. Tambahkan beberapa sendok cendol hijau ke dalam gelas.
3. Tuangkan santan kelapa yang sudah direbus agar aman dikonsumsi.
4. Siram dengan gula merah cair yang sudah disaring.
5. Aduk perlahan hingga semua bahan tercampur rata.
Hasilnya adalah minuman dengan perpaduan rasa manis gula merah, gurih santan, dan kenyalnya cendol yang menyegarkan.
- Variasi Es Cendol Dawet Modern
Selain resep tradisional, kini banyak variasi es cendol dawet yang dikreasikan sesuai selera. Beberapa inovasi yang populer antara lain:
• Es cendol susu dengan tambahan susu segar sebagai pengganti sebagian santan.
Baca Juga: Mengasuh Anak Orang Demi Harapan Keturunan: Antara Tradisi dan Keyakinan
• Es cendol durian yang menghadirkan rasa legit khas buah durian.
• Es cendol tape ketan dengan tambahan tape sebagai pelengkap rasa manis fermentasi.
• Es cendol aneka topping seperti mutiara, alpukat, atau biji selasih.
- Nilai Budaya dalam Es Cendol Dawet
Selain sebagai minuman penyegar, es cendol dawet juga memiliki nilai budaya yang tinggi.
Di beberapa daerah Jawa, es dawet masih sering disajikan pada acara pernikahan sebagai simbol kelimpahan rezeki dan kebahagiaan.
Minuman ini juga menjadi daya tarik wisata kuliner karena banyak pedagang yang menjajakan es dawet di pasar tradisional maupun festival kuliner. (*)