Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Gudeg, Makanan Khas Yogyakarta yang Legendaris dan Kaya Rasa

Khoinatul fitriyah • Sabtu, 20 September 2025 | 04:45 WIB
Gudeg khas Yogyakarta bercita rasa manis gurih dari nangka muda. Simak sejarah, jenis, dan resep gudeg lengkap dengan sambal krecek di sini.
Gudeg khas Yogyakarta bercita rasa manis gurih dari nangka muda. Simak sejarah, jenis, dan resep gudeg lengkap dengan sambal krecek di sini.

TRENGGALEK - Gudeg merupakan salah satu kuliner tradisional yang identik dengan Yogyakarta.

Makanan ini telah ada sejak berabad-abad lalu dan hingga kini tetap menjadi primadona di hati masyarakat.

Cita rasa manis dan gurih menjadikan gudeg digemari tidak hanya oleh warga lokal, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah.

Gudeg dibuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan, daun jati, serta aneka rempah pilihan.

Proses memasaknya membutuhkan waktu lama agar bumbu meresap sempurna.

Biasanya, gudeg disajikan bersama nasi putih, ayam kampung, telur pindang, tahu, tempe, dan sambal krecek yang pedas gurih.

Sejarah Gudeg

Gudeg diyakini telah ada sejak abad ke-16 pada masa pembangunan Keraton Mataram.

Saat itu, pohon nangka tumbuh subur di sekitar lokasi pembangunan. Nangka muda kemudian diolah dengan rempah dan santan hingga tercipta hidangan yang kini dikenal sebagai gudeg.

Jenis Gudeg

Gudeg Basah – Lebih berkuah, rasanya manis gurih.

Gudeg Kering – Dimask lebih lama hingga kuahnya menyusut, lebih awet untuk oleh-oleh.

Gudeg Solo – Cenderung lebih gurih dibandingkan gudeg Yogyakarta yang dominan manis.

Resep Gudeg Rumahan

Bahan:

1 kg nangka muda, potong kecil

1 liter santan kental

3 lembar daun salam

3 lembar daun jati (dapat diganti teh celup)

2 batang serai, memarkan

5 butir telur rebus

150 gram gula merah, sisir

Garam secukupnya

 Bumbu Halus:

10 butir bawang merah

6 siung bawang putih

5 butir kemiri, sangrai

1 sdt ketumbar, sangrai

1 ruas lengkuas

1 ruas kencur

Cara Membuat:

1. Rebus nangka dengan daun jati hingga setengah empuk, tiriskan.

2. Tumis bumbu halus, masukkan serai dan daun salam.

3. Tambahkan nangka, santan, gula merah, dan garam.

4. Masukkan telur rebus, aduk perlahan.

5. Masak dengan api kecil 3–4 jam hingga bumbu meresap dan berwarna cokelat.

Resep Sambal Krecek

Bahan:

150 gram kerupuk kulit sapi (krecek), rendam sebentar

750 ml santan sedang

200 gram kacang tolo, rebus hingga empuk

3 lembar daun salam

2 batang serai, memarkan

2 lembar daun jeruk

100 gram cabai rawit merah

Garam dan gula merah secukupnya

Bumbu Halus:

6 butir bawang merah

4 siung bawang putih

5 buah cabai merah keriting

3 butir kemiri, sangrai

1 ruas kencur

Cara Membuat:

1. Tumis bumbu halus dengan daun salam, daun jeruk, dan serai.

2. Masukkan kacang tolo, aduk rata.

3. Tambahkan santan, masak hingga mendidih.

4. Masukkan krecek dan cabai rawit.

5. Beri garam dan gula merah, masak hingga kuah mengental.

Tips Menikmati Gudeg

Lengkapi dengan sambal krecek agar cita rasanya seimbang.

Pilih gudeg kering jika ingin dijadikan oleh-oleh.

Kunjungi warung legendaris di Yogyakarta untuk merasakan cita rasa asli. (*)

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#yogyakarta #gudeg #trenggalek #Gudeg asli Jogja