TRENGGALEK - Rempeyek merupakan salah satu camilan tradisional khas Indonesia yang hingga kini masih digemari oleh masyarakat, termasuk di wilayah Trenggalek.
Camilan ini memiliki cita rasa gurih dan tekstur renyah yang khas, biasanya disajikan sebagai pelengkap makan nasi pecel atau lauk pauk.
Namun, tidak sedikit orang yang mengalami kegagalan saat membuat rempeyek.
Masalah umum yang sering terjadi antara lain adonan yang terlalu lembek, hasil gorengan mudah melempem, atau tidak renyah.
Untuk menghindari hal tersebut, diperlukan resep dan teknik memasak yang tepat agar rempeyek tetap renyah, gurih, dan tahan lama.
Bahan-Bahan Membuat Rempeyek Anti Gagal
Untuk membuat rempeyek yang renyah sempurna, siapkan bahan-bahan berikut:
250 gram tepung beras
50 gram kacang tanah, belah dua dan sangrai sebentar
1 butir telur
300 ml air
3 lembar daun jeruk, diiris halus
Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Bumbu halus:
3 siung bawang putih
1 sendok teh ketumbar
2 butir kemiri sangrai
Garam dan penyedap rasa secukupnya
Cara Membuat Rempeyek Anti Gagal
1. Campurkan Bahan dan Bumbu Halus
Haluskan semua bumbu, kemudian campurkan dengan tepung beras, telur, daun jeruk, dan air. Aduk hingga adonan rata dan tidak terlalu kental.
2. Panaskan Minyak dalam Jumlah Banyak
Gunakan wajan cekung dan isi dengan minyak yang cukup banyak. Pastikan minyak benar-benar panas agar rempeyek bisa langsung mengapung saat digoreng.
3. Tuangkan Adonan di Pinggir Wajan
Ambil satu sendok sayur adonan, lalu tuangkan di pinggir wajan menggunakan sendok sambil diberi kacang di atasnya. Biarkan adonan perlahan terlepas ke minyak panas.
4. Goreng Hingga Kering dan Kuning Keemasan
Goreng dengan api sedang hingga rempeyek matang merata dan berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.
5. Tiriskan dan Simpan dengan Benar
Setelah dingin, simpan rempeyek dalam toples kedap udara agar tetap renyah dalam waktu lama.
Tips Agar Rempeyek Tidak Mudah Melempem
Gunakan tepung beras berkualitas baik, jangan dicampur dengan tepung terigu.
Pastikan minyak benar-benar panas sebelum menggoreng.
Hindari adonan terlalu encer, karena bisa membuat rempeyek mudah hancur.
Simpan dalam wadah kedap udara setelah benar-benar dingin.
Kreasi Rasa Rempeyek Khas Trenggalek
Di Trenggalek, rempeyek tidak hanya dibuat dari kacang tanah. Banyak warga yang berinovasi dengan menambahkan bahan lokal agar cita rasanya semakin khas.
Beberapa kreasi yang cukup populer antara lain:
Rempeyek Udang Rebon, dengan cita rasa gurih laut yang kuat.
Rempeyek Teri Nasi, sering dijadikan lauk tambahan bersama nasi tiwul.
Rempeyek Kacang Hijau, memiliki rasa gurih lembut dan tekstur lebih ringan.
Rempeyek Daun Kelor, dibuat dengan tambahan daun kelor segar yang menambah aroma khas dan manfaat gizi.
Camilan ini tidak hanya menjadi pelengkap makanan, tetapi juga oleh-oleh khas rumahan yang banyak dijual di pasar tradisional Trenggalek.
Cara Menyimpan Rempeyek Agar Tetap Renyah
Agar kerenyahannya bertahan lebih lama, rempeyek perlu disimpan dengan cara yang tepat. Berikut langkah-langkahnya:
1. Pastikan rempeyek benar-benar dingin sebelum disimpan.
Rempeyek yang masih hangat mengeluarkan uap air yang dapat membuatnya melempem di dalam wadah.
2. Gunakan toples kaca atau plastik kedap udara.
Toples jenis ini menjaga rempeyek tetap kering dan tidak terpapar udara lembap.
3. Tambahkan silica gel makanan (opsional).
Silica gel membantu menyerap kelembapan dan menjaga kerenyahan lebih lama.
4. Simpan di tempat yang sejuk dan kering.
Hindari menaruh rempeyek di dekat sumber panas atau tempat lembap seperti dapur.
Dengan cara penyimpanan yang tepat, rempeyek buatan rumah dapat tetap renyah hingga satu minggu bahkan lebih.
Editor : Didin Cahya Firmansyah