TRENGGALEK NJENGGELEK-Kuliner murah kembali viral dari Yogyakarta. Kali ini, soto Rp5.000 di Gunungkidul mencuri perhatian warganet karena menawarkan pengalaman makan sederhana namun terasa “mewah”. Berlokasi di kawasan persawahan Kebun Agung, warung soto ini ramai didatangi warga lokal, petani, hingga pemburu kuliner murah.
Dalam video yang beredar, pembuat konten kuliner memperlihatkan suasana sarapan pagi di warung soto yang berada tepat di pinggir sawah. Meski jauh dari kesan modern, justru nuansa pedesaan inilah yang menjadi daya tarik utama. Udara pagi yang sejuk, pemandangan hijau, serta harga makanan yang sangat terjangkau membuat pengalaman makan terasa berbeda.
Soto Murah di Tengah Sawah
Warung soto ini dikenal dengan menu andalan soto ayam seharga Rp5.000 per porsi. Bahkan, tersedia pula varian lebih murah dengan porsi lebih kecil. Meski harganya sangat rendah, soto yang disajikan tetap lengkap dengan kuah hangat, suwiran ayam, serta sambal sebagai pelengkap.
“Ini soto Rp5.000 tapi rasanya enak, hangat, dan pas buat sarapan. Makannya sambil lihat sawah, rasanya jadi beda,” ujar salah satu pengunjung dalam video tersebut.
Lokasi warung berada di wilayah Kebun Agung, Gunungkidul, yang mayoritas pengunjungnya adalah warga sekitar dan para petani. Mereka biasa mampir untuk sarapan sebelum memulai aktivitas di sawah.
Rasa Sederhana, Harga Bersahabat
Dari segi rasa, soto ini disebut tidak berbeda jauh dengan soto rumahan pada umumnya. Kuahnya ringan, gurih, dan tidak berlebihan bumbu. Meski sederhana, banyak pengunjung menilai rasanya sepadan bahkan lebih dari harga yang dibayarkan.
Selain soto, warung ini juga menyediakan berbagai lauk tambahan dengan harga murah, seperti gorengan, sate usus, telur, tempe, dan aneka jajanan pendamping. Pengunjung bebas menambah lauk sesuai selera dengan harga mulai dari Rp2.000 hingga Rp4.000 per item.
Dalam video tersebut, satu rombongan makan cukup banyak menu tambahan, mulai dari sate, gorengan, hingga minuman. Total pembayaran untuk makan ramai-ramai pun masih tergolong sangat murah, tidak sampai puluhan ribu per orang.
Sarapan Murah untuk Semua Kalangan
Keberadaan soto Rp5.000 di Gunungkidul ini dinilai sangat membantu masyarakat kecil. Dengan harga segitu, siapa pun tetap bisa makan layak, terutama bagi warga desa, buruh tani, hingga keluarga dengan penghasilan terbatas.
Pembuat konten dalam video bahkan menyoroti bahwa dengan uang sekitar Rp20 ribu, satu keluarga sudah bisa makan bersama. Hal ini menjadi bukti bahwa kuliner murah masih hidup di tengah naiknya harga bahan pokok.
“Kalau dipikir-pikir, dengan harga segini, orang masih bisa makan enak. Tinggal bagaimana kita menikmati, jangan kebanyakan mengeluh,” ucap narator video tersebut.
Nilai Kearifan Lokal yang Kuat
Lebih dari sekadar murah, warung soto ini juga merepresentasikan kearifan lokal. Makan di tepi sawah, berbaur dengan petani, dan menikmati makanan sederhana menjadi pengalaman yang kini jarang ditemui, terutama di perkotaan.
Tak sedikit warganet yang menilai suasana makan di warung ini justru terasa “mewah” karena menghadirkan ketenangan, kesederhanaan, dan kehangatan khas desa. Hal inilah yang membuat soto Rp5.000 di Gunungkidul viral dan banyak direkomendasikan.
Destinasi Kuliner Murah Jogja
Fenomena soto murah ini kembali menegaskan citra Yogyakarta sebagai surganya kuliner ramah kantong. Bukan hanya gudeg atau angkringan, warung soto sederhana di pelosok desa pun mampu menjadi daya tarik wisata kuliner.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan Jogja dari sisi yang lebih autentik, menikmati soto Rp5.000 di Kebun Agung, Gunungkidul, bisa menjadi pengalaman unik yang tak terlupakan.
Editor : Ichaa Melinda Putri