TRENGGALEK NJENGGELEK -Liburan ke Yogyakarta tak selalu identik dengan cara hemat. Hal itu ditunjukkan oleh seorang konten kreator kuliner yang membagikan pengalaman liburan mewah ke Jogja naik kereta compartment class terbaru, lalu ditutup dengan wisata kuliner legendaris hingga menjajal Merapi Tour di kawasan Kaliurang.
Perjalanan dimulai dari Stasiun Gambir menuju Yogyakarta menggunakan kereta compartment class tipe terbaru. Tiket one way dibanderol sekitar Rp7 juta, namun sebanding dengan fasilitas eksklusif yang ditawarkan. Dalam vlog tersebut, penumpang mendapat satu ruangan privat lengkap dengan kursi elektrik, pintu otomatis, layar hiburan pribadi, hingga layanan makanan bertahap ala hotel bintang lima.
“Ruangannya private, semua serba pencet. Kursinya bisa diatur sesuai keinginan, mau duduk atau tiduran,” ujar sang vlogger dalam video.
Penumpang juga disambut minuman segar dari Re.juve, amenitas eksklusif, hingga layanan pramugara yang siap membantu melalui tombol panggil khusus. Menu sarapan disajikan dalam beberapa tahapan, mulai dari croissant dan buah potong hingga hidangan penutup.
Wisata Kuliner Hidden Gem di Jogja
Setibanya di Yogyakarta, agenda langsung dilanjutkan dengan wisata kuliner. Destinasi pertama adalah warung nasi godok dan mie godok Gandok, yang lokasinya tersembunyi di gang kecil dan dikelilingi pepohonan rindang. Menariknya, proses memasak masih menggunakan arang dengan lima wajan aktif, dan seluruh juru masaknya adalah perempuan.
Menu yang dipesan adalah nasi godok dengan harga sekitar Rp25 ribu. Meski tampil sederhana, rasanya disebut sangat gurih dan kaya isian, mulai dari telur bebek, suwiran ayam, sayuran, tomat, hingga daun bawang. Vlogger tersebut bahkan menyebutnya sebagai salah satu nasi godok terenak yang pernah dicoba.
Sarapan Soto Pak Parno Prawirotaman
Perjalanan kuliner berlanjut ke Soto Pak Parno di kawasan Prawirotaman, yang terkenal sebagai tempat sarapan favorit warga lokal. Soto ini berkuah bening, dimasak menggunakan arang, dan menawarkan pilihan isian daging, tetelan, hingga koyor.
Dalam video, sang vlogger memilih soto campur daging dan koyor dengan nasi dipisah. Rasanya segar dan ringan, bahkan disebut lebih mendekati sop dibanding soto bening pada umumnya. Cocok disantap pagi hari bersama tempe dan sambal.
Mangut Lele Legendaris di Parangtritis
Destinasi berikutnya adalah Mangut Lele Mbah Marti di kawasan Parangtritis. Warung ini menerapkan sistem prasmanan, di mana pengunjung bebas mengambil nasi dan sayur sepuasnya. Mangut lele dijual Rp35 ribu per porsi, sudah termasuk minum.
Keunikan mangut lele di sini terletak pada rasa pedas yang kuat serta aroma smoky karena dimasak menggunakan kayu bakar. Gudeknya pun berbeda dari kebanyakan gudek Jogja karena tidak terlalu manis. Pengunjung bisa menambah lauk seperti ayam atau telur dengan biaya tambahan.
Makan Rumahan di Pawon Mbah Gito
Masih soal kuliner tradisional, perjalanan berlanjut ke Pawon Mbah Gito, restoran bernuansa Jawa klasik dengan menu rumahan. Pilihan lauknya beragam, mulai dari mangut ikan asap, lele rica, ayam goreng, telur dadar, sate ayam, hingga sayur lodeh.
Meski berstatus restoran, cita rasanya dinilai tetap “rumah banget”. Beberapa menu favorit yang dicoba antara lain mangut pari yang beraroma smoky kuat serta sate ayam pedas manis.
Tutup Liburan dengan Merapi Tour
Sebagai penutup, sang vlogger menjajal Merapi Tour di kawasan Kaliurang menggunakan jeep offroad. Perjalanan membawa wisatawan menyusuri jalur erupsi Gunung Merapi, termasuk lokasi bersejarah sisa letusan 2010 yang merenggut puluhan korban, termasuk Mbah Maridjan.
Dengan kombinasi transportasi mewah, kuliner legendaris, dan wisata alam ekstrem, liburan singkat ke Jogja ini menunjukkan sisi lengkap Yogyakarta sebagai destinasi wisata yang fleksibel, dari sederhana hingga premium.
Editor : Ichaa Melinda PutriSumber : Separuh Aku Lemak, youtube