TRENGGALEK NJENGGELEK-Yogyakarta kembali membuktikan diri sebagai surga kuliner murah. Kali ini, sebuah warung nasi sayur Rp5.000 dekat Tugu Jogja viral di media sosial karena harganya yang ekstrem murah, pilihan lauk melimpah, serta waktu jualan yang singkat. Tak heran, setiap sore warung ini selalu dipadati antrean pembeli hingga dagangan ludes hanya dalam waktu sekitar 2,5 jam.
Dalam video yang beredar, kreator konten kuliner membagikan pengalamannya berburu nasi sayur murah tersebut. Lokasinya berada tak jauh dari kawasan Tugu Jogja, sekitar 10 menit perjalanan ke arah barat. Meski berada di area strategis kota, harga makanan di warung ini terbilang jauh di bawah rata-rata.
Harga Mulai Rp5.000, Sayur Bisa Pilih Bebas
Warung yang dikenal dengan nama Nasi Langgi Mbak Nuk ini menawarkan beberapa paket menu. Paket paling murah adalah nasi dengan tiga macam sayur seharga Rp5.000. Sementara paket enam sayur dibanderol Rp8.000. Pengunjung bebas memilih aneka sayur dan lauk sesuai selera.
“Bayangkan, nasi tiga sayur cuma Rp5.000. Enam sayur Rp8.000. Murah tenan,” ucap sang kreator dalam video tersebut.
Pilihan lauk dan sayur di warung ini terbilang lengkap. Mulai dari jamur, soun pedas, daun pepaya, kering tempe, kering kentang, bihun, telur suwir, hingga sambal terasi tomat. Selain itu, tersedia pula aneka gorengan dan sate-satean seperti sate usus, sate ati, dan gorengan tempe serta bakwan.
Buka Sore, Antrean Mengular
Warung nasi sayur murah ini mulai buka sekitar pukul 15.30 WIB. Namun, baru sekitar 10 menit buka, antrean sudah mengular. Banyak pembeli rela menunggu karena tahu warung ini cepat habis. Penjual menyebutkan bahwa dagangan biasanya ludes menjelang waktu Magrib.
“Kalau ke sini aman-amannya sebelum Magrib. Biasanya sekitar dua setengah jam sudah habis,” ujar penjual.
Menurut keterangan, warung ini sudah beroperasi sejak tahun 2015 dan memiliki banyak pelanggan setia, mulai dari pekerja hingga warga sekitar. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota membuat warung ini semakin ramai diburu, terutama oleh pemburu kuliner murah dan backpacker.
Rasa Sederhana tapi Nagih
Meski murah, rasa masakan di warung ini disebut tidak murahan. Jamur menjadi salah satu lauk favorit karena rasanya gurih dan teksturnya mantap. Kering kentang memberikan sensasi manis renyah, sementara kering tempe terasa krenyes saat dikunyah. Sambal terasi tomat menjadi kunci utama yang menyatukan semua rasa.
“Jamurnya mak sentlep, sambalnya pedas, gurih, dan nasi porsinya banyak. Murah, enak, mengenyangkan,” ujar sang kreator.
Bagi pecinta pedas, menu soun pedas dan sambal terasi menjadi favorit. Sensasi pedasnya cukup kuat, apalagi jika dicampur dengan lauk lain. Namun, bagi yang ingin rasa lebih seimbang, kering kentang atau kering tempe bisa menjadi penetral rasa pedas.
Favorit Backpacker dan Pekerja
Dengan harga Rp8.000, pengunjung sudah bisa makan nasi dengan enam sayur dan tambahan lauk sederhana. Tak heran, warung ini menjadi favorit pekerja kantoran, mahasiswa, hingga wisatawan berbudget minim.
Sang kreator menyebut, kuliner seperti ini sangat cocok bagi backpacker yang berkunjung ke Jogja dan ingin makan enak tanpa menguras kantong. Lokasinya pun mudah ditemukan melalui Google Maps dengan nama Nasi Langgi Mbak Nuk.
Kuliner Murah yang Layak Dipertahankan
Viralnya nasi sayur Rp5.000 ini kembali menegaskan bahwa kuliner rakyat masih hidup di tengah naiknya harga kebutuhan pokok. Dengan konsep sederhana, harga terjangkau, dan rasa rumahan, warung ini berhasil menarik perhatian banyak orang.
Tak sedikit warganet berharap warung tersebut tetap bertahan dan semakin laris tanpa harus menaikkan harga. Sebab, di tengah kota wisata seperti Jogja, menemukan makanan murah, enak, dan mengenyangkan kini menjadi hal yang semakin langka.
Editor : Ichaa Melinda Putri