TRENGGALEK NJENGGELEK - Bingung menentukan hantaran Lebaran untuk sanak keluarga? Di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Ayam Lodho Pak Yusuf Trenggalek kembali menjadi primadona kuliner yang paling diburu menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kuliner legendaris yang berdiri sejak 1987 ini dikenal dengan cita rasa gurih pedas khas dan konsistensi kualitas yang terjaga puluhan tahun.
Menjelang Lebaran, permintaan Ayam Lodho Pak Yusuf Trenggalek meningkat drastis. Tak hanya dinikmati sebagai menu buka puasa bersama keluarga, sajian khas berbahan ayam kampung ini juga kerap dijadikan hantaran Lebaran karena rasanya yang kuat dan tahan lama. Popularitasnya bahkan terus bertahan lintas generasi.
Kuliner Khas Trenggalek Sejak 1987
Ayam lodho sendiri merupakan kuliner khas Trenggalek yang diolah dengan cara dipanggang lalu dimasak bersama bumbu santan pedas. Di tangan Pak Yusuf, ayam lodho diolah menggunakan resep turun-temurun yang diwariskan sejak 1987. Keunikan rasa inilah yang membuat Ayam Lodho Pak Yusuf memiliki penggemar setia hingga saat ini.
Setiap hari selama bulan Ramadan, tempat makan ini mampu menjual sedikitnya 150 ekor ayam kampung. Angka tersebut bahkan bisa meningkat mendekati Lebaran, ketika masyarakat mulai memesan untuk hantaran Idul Fitri.
Pakai Ayam Kampung dan Bumbu Melimpah
Salah satu kunci kelezatan Ayam Lodho Pak Yusuf Trenggalek terletak pada bahan bakunya. Ayam yang digunakan adalah ayam kampung pilihan, bukan ayam potong biasa. Proses penyembelihan pun dilakukan sendiri untuk menjaga kualitas dan kesegaran daging.
Tak main-main, sekali proses memasak bumbu, dapur Ayam Lodho Pak Yusuf bisa menghabiskan hingga satu kuintal bawang merah, sekitar 25 kilogram bawang putih, 80 kilogram cabai rawit, serta 25 kilogram cabai besar. Bumbu tradisional tersebut diracik tanpa pengawet, menghasilkan rasa pedas gurih yang khas dan konsisten.
Racikan Turun-Temurun Keluarga
Proses pembuatan bumbu dilakukan oleh Ayub, generasi penerus usaha kuliner ini. Formula bumbu yang digunakan merupakan resep keluarga yang diwariskan langsung oleh orang tuanya. Racikan tersebut menjadi rahasia dapur yang tak berubah sejak puluhan tahun lalu.
“Ciri khas di sini rasanya berbeda dengan yang lain, terutama karena pakai ayam kampung dan bahan baku pilihan. Standar penyembelihan juga kami jaga karena pemotongan dilakukan sendiri,” ujar pengelola Ayam Lodho Pak Yusuf.
Favorit Buka Puasa hingga Hantaran Lebaran
Selama bulan Ramadan, pembeli tidak hanya datang untuk makan di tempat, tetapi juga memesan dalam jumlah besar untuk dibawa pulang. Banyak pelanggan yang sengaja membeli ayam lodho sebagai sajian buka bersama keluarga hingga hantaran Lebaran untuk kerabat.
Salah satu pelanggan mengaku selalu memilih Ayam Lodho Pak Yusuf saat momen Lebaran. “Rasanya mantap, cocok buat makan bareng keluarga. Sudah langganan sejak lama,” ujarnya usai menikmati sajian lodho.
Siap Menyemarakkan Idul Fitri
Bagi warga Trenggalek dan sekitarnya, Ayam Lodho Pak Yusuf Trenggalek telah menjadi bagian dari tradisi Lebaran. Selain mencerminkan kekayaan kuliner lokal, ayam lodho juga menjadi simbol kebersamaan saat Hari Raya Idul Fitri.
Dengan cita rasa khas, bahan baku berkualitas, serta konsistensi sejak 1987, Ayam Lodho Pak Yusuf dipastikan kembali menyemarakkan Lebaran tahun ini. Kuliner legendaris ini tak hanya mengenyangkan, tetapi juga menghadirkan nostalgia rasa yang selalu dirindukan.
Editor : Findika Pratama