Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

10 Makanan Khas Trenggalek Paling Legendaris, Dari Sarabbah Hangat hingga Ikan Asap Prigi yang Wajib Dicoba Wisatawan

Findika Pratama • Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:45 WIB

10 Makanan Khas Trenggalek Paling Legendaris, Dari Sarabbah Hangat hingga Ikan Asap Prigi yang Wajib Dicoba Wisatawan
10 Makanan Khas Trenggalek Paling Legendaris, Dari Sarabbah Hangat hingga Ikan Asap Prigi yang Wajib Dicoba Wisatawan

TRENGGALEK NJENGGELEK - Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tak hanya dikenal memiliki deretan pantai berpasir putih yang indah, tetapi juga menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang menggoda selera. Makanan khas Trenggalek menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah pesisir selatan Jawa Timur ini.

Beragam kuliner tradisional Trenggalek masih bertahan hingga kini dengan cita rasa khas yang diwariskan secara turun-temurun.

Mulai dari minuman tradisional berbahan jahe hingga olahan ikan hasil tangkapan nelayan Prigi, semuanya mencerminkan identitas kuliner lokal yang kuat dan autentik.

Baca Juga: Pantai Kebo Trenggalek dalam Jejak Gurgun: Padang Rumput Hijau, Kerbau Bebas Merumput, dan Camping Murah di Selatan Jawa

Sarabbah, Minuman Tradisional Penghangat Tubuh

Salah satu makanan khas Trenggalek yang cukup populer adalah sarabbah. Minuman tradisional ini terbuat dari campuran jahe, susu, dan gula aren.

Cara pembuatannya hampir mirip dengan wedang jahe, namun penggunaan gula aren serta tambahan susu memberikan cita rasa yang lebih lembut dan khas. Sarabbah kerap dikonsumsi untuk menghangatkan tubuh, terutama saat malam hari atau musim hujan.

Baca Juga: Pantai Kebo Trenggalek dalam Jejak Gurgun: Padang Rumput Hijau, Kerbau Bebas Merumput, dan Camping Murah di Selatan Jawa

Sego Gegok, Nasi Bungkus Khas Trenggalek

Sekilas, sego gegok tampak mirip dengan nasi kucing. Namun, kuliner ini memiliki ciri khas tersendiri. Sego gegok berisi nasi putih dengan sambal teri, dibungkus daun pisang lalu dikukus sebelum disajikan.

Proses pengukusan membuat aromanya semakin harum. Beberapa variasi sego gegok juga ditambahkan serundeng atau sambal terasi pedas.

Baca Juga: Pesona Desa Wisata Jajar: Kuliner Sumpil, Anyaman Simpai Tembus Ekspor hingga Tradisi Tiban yang Bangkitkan Ekonomi Warga

Sego Tiwul, Olahan Singkong Warisan Leluhur

Sego tiwul merupakan nasi tradisional yang terbuat dari ketela pohon. Proses pembuatannya cukup panjang, mulai dari pengupasan singkong, perendaman, penjemuran, hingga dihaluskan dengan tekstur kasar. Sego tiwul biasanya dikukus dan disajikan bersama lauk seperti ikan asin, urap, ayam lodho, atau sambal pedas.

Nasi Goreng Anglo dengan Aroma Arang

Berbeda dengan nasi goreng pada umumnya, nasi goreng anglo dimasak menggunakan anglo berbahan bakar arang. Proses ini menghasilkan aroma smokey yang khas dan menggugah selera. Nasi goreng anglo khas Trenggalek biasanya dilengkapi mie, sayuran, telur, dan ayam, menjadikannya menu favorit wisatawan.

Baca Juga: Safik Ridan Hilang di Gunung Slamet Tak Kunjung Ditemukan, Penerawangan Spiritual Ungkap Posisi Terperosok dan Aura Mistis yang Menutup Pencarian

Tahu Lontong dengan Balutan Telur

Tahu lontong Trenggalek memiliki keunikan pada tahu yang digoreng dengan balutan telur berbumbu. Penyajiannya menggunakan irisan lontong yang kemudian disiram bumbu kacang gurih. Cita rasanya sederhana namun kaya rasa, cocok dinikmati sebagai santapan ringan.

Rujak Cingur dengan Petis Khas Trenggalek

Rujak cingur Trenggalek sekilas tampak serupa dengan rujak cingur pada umumnya. Namun, keistimewaannya terletak pada penggunaan petis khas Trenggalek yang aromanya lebih kuat dan teksturnya keset namun empuk. Racikan bumbu ini hanya diproduksi secara lokal sehingga memberi rasa yang berbeda.

Baca Juga: Ramalan Bencana Tahun 2026 Mengerikan: Elemen Api Mengamuk di Tahun Kuda Api, Kebakaran hingga Gunung Tidur Terancam Meletus

Kue Mangkok, Kudapan Tradisional Legendaris

Kue mangkok menjadi salah satu kudapan tradisional yang masih lestari. Tersedia dalam dua varian, yakni mangkok ketandan dan mangkok wijen. Kue ini kerap digunakan sebagai hantaran dalam prosesi lamaran atau pernikahan, khususnya oleh etnis Tionghoa di Trenggalek.

Alun-Alun, Camilan Renyah Khas Daerah

Meski namanya unik, alun-alun merupakan camilan berbahan dasar tepung tapioka, telur, dan bawang putih. Bentuknya bulat kecil dengan tekstur renyah dan rasa gurih, cocok dijadikan oleh-oleh khas Trenggalek.

Baca Juga: Ramalan Bencana Tahun 2026 Mengerikan: Elemen Api Mengamuk di Tahun Kuda Api, Kebakaran hingga Gunung Tidur Terancam Meletus

Keripik Tempe dan Ikan Asap Prigi

Trenggalek juga memiliki keripik tempe khas yang diolah dengan bumbu pilihan sehingga menghasilkan rasa gurih dan renyah. Sementara itu, ikan asap Prigi menjadi ikon kuliner pesisir. Ikan segar hasil tangkapan nelayan diasapi selama beberapa jam hingga menghasilkan aroma dan rasa khas yang lezat.

Dengan kekayaan kuliner tersebut, makanan khas Trenggalek menjadi pelengkap sempurna bagi wisata pantai dan alam yang dimiliki daerah ini. Setiap hidangan tak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyimpan cerita tradisi dan budaya lokal yang patut dijaga.

Editor : Findika Pratama
#kuliner jawa timur #Wisata Kuliner Trenggalek #kuliner trenggalek #makanan khas trenggalek