Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

5 Soto Legendaris di Semarang yang Wajib Dicoba

Dara Shauqy Hadiwijaya • Kamis, 29 Januari 2026 | 14:50 WIB

Semarang punya soto khas dengan kuah bening dan rempah kuat. Ini 5 rekomendasi soto legendaris yang paling terkenal dan wajib dicicipi.
Semarang punya soto khas dengan kuah bening dan rempah kuat. Ini 5 rekomendasi soto legendaris yang paling terkenal dan wajib dicicipi.

JAKARTA - Soto menjadi salah satu menu sarapan favorit masyarakat Indonesia. Menariknya, hampir setiap daerah memiliki racikan soto khasnya masing-masing. Mulai dari soto Betawi di Jakarta, coto Makassar di Sulawesi Selatan, hingga soto tauco khas Tegal. Tak kalah menarik, Semarang juga punya soto khas yang dikenal dengan kuah bening dan aroma rempah yang kuat.

Soto khas Semarang umumnya berisi nasi, suwiran ayam, tauge, daun bawang, serta taburan bawang goreng yang menggugah selera. Berikut ini lima rekomendasi soto legendaris di Semarang yang wajib masuk daftar kuliner kamu.

5. Soto Ayam Dargo Pak Dey

Soto Ayam Dargo Pak Dey dikenal sebagai salah satu soto paling populer di Semarang. Warung ini memiliki beberapa cabang, namun yang paling besar dan tertua berada di Jalan Hasanudin. Awalnya, warung ini berjualan di kawasan Dargo dan sejak itu nama “Soto Dargo” melekat hingga sekarang.

Satu porsi soto ayam di sini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari sekitar Rp10.000. Kuahnya bening, ringan, dan cocok dinikmati sebagai menu sarapan.

 

Baca Juga: Viral Soto Rp5.000 di Gunungkidul, Sarapan Murah Rasa Mewah di Tepi Sawah Kebun Agung

 

4. Soto Bokoran

Soto Bokoran yang berlokasi di Jalan Plampitan merupakan salah satu soto legendaris di Semarang. Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1949 dan hingga kini tetap mempertahankan cita rasa khasnya.

Awalnya, pelanggan soto ini banyak berasal dari kalangan Tionghoa. Ciri khas Soto Bokoran terletak pada suwiran ayam yang lebih besar, taburan bawang goreng melimpah, serta resep rahasia yang membuat rasanya berbeda dari soto Semarang lainnya.

3. Soto Pak Man

Soto Pak Man terkenal dengan kuahnya yang bening dan segar. Warung soto ini sudah berdiri sejak tahun 1978 dan dikenal sebagai salah satu langganan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Semarang.

Keunikan Soto Pak Man terletak pada cara penyajiannya yang masih menggunakan pikulan tradisional. Mulai dari kuah hingga pelengkapnya diracik langsung di atas pikulan. Harga satu mangkuk soto ayam di sini sekitar Rp16.000.

2. Soto Kudus Mbak Lin

Meski berasal dari Kudus, Soto Kudus Mbak Lin sangat populer di Semarang. Soto ini memiliki kuah yang lebih kental dan rasa gurih yang khas. Tersedia dua pilihan daging, yaitu ayam dan kerbau.

Soto Kudus Mbak Lin telah hadir di Semarang sejak bertahun-tahun lalu. Awalnya berjualan di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan rumah sakit, kini Soto Kudus Mbak Lin sudah membuka beberapa cabang di berbagai wilayah Semarang.

 

Baca Juga: Kenapa Soto Banjar Jadi Ikon Kuliner Kalimantan? Ini Rahasianya!

 

1. Soto Bangkong

Soto Bangkong merupakan salah satu ikon kuliner Semarang yang sudah ada sejak tahun 1946. Nama “Bangkong” bukan berarti menggunakan daging katak, melainkan berasal dari nama perempatan Bangkong yang dulu dikenal banyak kodok.

Salah satu rahasia kelezatan Soto Bangkong terletak pada kecap racikannya sendiri. Kecap ini memiliki tekstur lebih encer dibanding kecap pada umumnya, sehingga menghasilkan rasa manis gurih yang khas dan tidak berlebihan.

Soto Semarang, Sederhana Tapi Kaya Rasa

Meski tampil sederhana dengan kuah bening, soto khas Semarang menawarkan cita rasa rempah yang kuat dan autentik. Tak heran jika deretan soto legendaris ini tetap bertahan puluhan tahun dan selalu diburu pecinta kuliner. Kalau kamu ke Semarang, soto mana yang paling ingin kamu coba?

Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya
#soto #legendaris #semarang