Trenggalek Njenggelek – Suasana pagi di Pasar Gandusari, Kabupaten Trenggalek, tampak ramai oleh aktivitas warga yang berburu sarapan tradisional. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah kuliner Mak Kotreng Gandusari Trenggalek, yang dikenal dengan sajian sederhana namun selalu diburu pembeli sejak pagi buta.
Kuliner Mak Kotreng Gandusari Trenggalek ini sudah menjadi langganan warga sekitar maupun pendatang dari luar daerah. Setiap pagi, warung sederhana tersebut selalu dipadati pembeli yang rela antre demi menikmati sayur hangat khas rumahan dengan harga sangat terjangkau.
Suasana Pagi Pasar Gandusari yang Ramai
Pagi hari di kawasan Gandusari terasa hidup dengan aktivitas pasar tradisional. Warga datang silih berganti, sebagian berbelanja kebutuhan dapur, sementara yang lain langsung menuju titik kuliner legendaris Mak Kotreng. Suasana pegunungan yang sejuk membuat pengalaman kuliner pagi semakin nikmat.
Di tengah keramaian itu, kuliner Mak Kotreng Gandusari Trenggalek menjadi pusat perhatian. Warung sederhana yang berada di dekat pasar ini selalu mengeluarkan aroma masakan hangat yang menggoda selera, terutama bagi warga yang baru selesai aktivitas pagi.
Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaik 2026, Ada yang Murah, Bertenaga, hingga Cocok untuk Touring
Sajian Sederhana Tapi Bikin Ketagihan
Menu yang ditawarkan Mak Kotreng tergolong sederhana, namun memiliki cita rasa khas. Salah satu andalan adalah sayur hangat berbahan dasar beras pulen dengan kuah gurih yang dibanderol hanya sekitar Rp3.000 per porsi.
Selain itu, tersedia tempe goreng rumahan yang dibuat secara tradisional dengan tekstur lembut dan rasa khas. Kombinasi ini membuat kuliner Mak Kotreng Gandusari Trenggalek selalu menjadi pilihan utama sarapan masyarakat sekitar.
Banyak pelanggan mengaku bisa menghabiskan lebih dari satu porsi karena rasanya yang sederhana namun memuaskan. Tidak sedikit pula yang menambahkan sambal pedas khas warung tersebut untuk menambah selera makan.
Harga Murah Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu alasan mengapa kuliner ini selalu ramai adalah harga yang sangat terjangkau. Di tengah kenaikan harga bahan pangan, Mak Kotreng tetap mempertahankan harga bersahabat sehingga semua kalangan bisa menikmatinya.
Dengan hanya beberapa ribu rupiah, pembeli sudah bisa mendapatkan sarapan hangat lengkap dengan lauk sederhana. Hal inilah yang membuat kuliner Mak Kotreng Gandusari Trenggalek terus bertahan dan bahkan semakin populer dari waktu ke waktu.
Baca Juga: Motor Listrik Terbaik 2026 untuk Harian hingga Touring, Ini Pilihan Paling Worth It
Nuansa Pedesaan yang Asri
Selain soal makanan, daya tarik lain dari lokasi ini adalah suasana pedesaan yang masih alami. Udara sejuk, hamparan sawah, serta latar pegunungan membuat pengalaman makan pagi terasa lebih tenang dan menyenangkan.
Banyak pengunjung bahkan sengaja datang lebih pagi untuk menikmati suasana sebelum warung ramai. Beberapa di antaranya juga memanfaatkan momen ini untuk sekadar bersantai atau menikmati udara segar khas Trenggalek.
Jadi Destinasi Kuliner Wajib
Kini, kuliner Mak Kotreng Gandusari Trenggalek tidak hanya dikenal warga lokal, tetapi juga mulai menarik perhatian wisatawan kuliner dari luar daerah. Kesederhanaan menu justru menjadi kekuatan utama yang membuatnya berbeda dari kuliner modern lainnya.
Dengan rasa yang khas, harga murah, dan suasana tradisional yang masih terjaga, Mak Kotreng berhasil menjadi ikon kuliner pagi di Gandusari. Tidak heran jika setiap pagi lokasi ini selalu dipadati pembeli yang rela antre demi seporsi sarapan hangat.
Editor : Maylanni Diana Fitri