Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sompil Khas Trenggalek Viral Lagi! Lontong Kerucut Unik Daun Pisang Cuma Rp5 Ribu, Resep Mak Kotreng Jadi Buruan Kuliner Tradisional

Maylanni Diana Fitri • Senin, 18 Mei 2026 | 21:21 WIB
Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng viral, lontong kerucut unik Rp5 ribu dengan kuah santan pedas dan sayur nangka.(Pinterest)
Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng viral, lontong kerucut unik Rp5 ribu dengan kuah santan pedas dan sayur nangka.(Pinterest)

Trenggalek Njenggelek – Kuliner tradisional kembali mencuri perhatian warga di Kabupaten Trenggalek. Salah satunya adalah Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng, yang dikenal sebagai salah satu sajian lontong sayur unik dengan bentuk, rasa, dan cara penyajian yang berbeda dari daerah lain.

Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng ini berasal dari Dusun Beji, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, dan telah ditekuni sejak tahun 2000. Hingga kini, kuliner tersebut tetap bertahan dan bahkan semakin dikenal sebagai makanan tradisional yang memiliki cita rasa khas pedesaan.

Lontong Kerucut Unik Khas Trenggalek

Berbeda dari lontong sayur pada umumnya, sompil khas Trenggalek memiliki bentuk yang unik. Jika biasanya lontong berbentuk silinder panjang, di Trenggalek lontong justru dibuat berbentuk kerucut menyerupai tumpeng mini.

Bentuk inilah yang menjadi ciri khas utama dari Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng, sehingga mudah dikenali dan memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta kuliner tradisional. Penyajiannya pun masih menggunakan daun pisang, yang memberikan aroma khas dan cita rasa lebih alami.

Baca Juga: HP Murah Terbaik 2026 Makin Gila, Redmi hingga Tecno Bawa Spek Premium Harga 2 Jutaan

Kuah Santan Pedas dengan Cita Rasa Khas

Sompil ini disajikan dengan kuah santan pedas yang disebut masyarakat setempat sebagai “jangan”. Kuah tersebut dibuat dengan racikan bumbu tradisional yang memberikan rasa gurih, pedas, dan kaya rempah.

Menariknya, bahan utama sayur dalam Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng menggunakan tewel atau nangka muda yang diolah secara khusus. Proses pengolahan inilah yang membuat rasanya berbeda dari sompil di tempat lain.

Menurut para penjualnya, kunci kelezatan terletak pada proses memasak yang dilakukan secara perlahan dan bahkan didiamkan semalaman agar bumbu meresap sempurna.

Tradisi Daun Pisang yang Masih Dipertahankan

Salah satu hal yang membuat sompil ini tetap eksis adalah penggunaan daun pisang sebagai pembungkus. Meskipun sederhana, cara ini dipercaya mampu memberikan aroma khas yang tidak bisa digantikan oleh kemasan modern.

Hingga saat ini, mayoritas penjual Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng masih mempertahankan cara tradisional ini sebagai bentuk pelestarian kuliner lokal. Selain itu, penyajian dengan daun pisang juga menambah nilai estetika dan keaslian rasa.

Baca Juga: HP Murah Terbaik 2026 RAM 12 GB, Performa Ngebut dengan Harga Mulai Rp3 Jutaan

Sudah Ditekuni Sejak Tahun 2000

Salah satu pelaku usaha sompil di wilayah Gandusari mengungkapkan bahwa usaha ini telah dijalankan sejak tahun 2000. Artinya, kuliner ini bukan sekadar makanan harian, tetapi sudah menjadi bagian dari warisan budaya kuliner masyarakat Trenggalek.

Konsistensi inilah yang membuat Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng tetap bertahan di tengah banyaknya kuliner modern yang bermunculan. Bahkan, banyak pelanggan yang datang khusus hanya untuk menikmati rasa otentik dari sompil ini.

Harga Murah Jadi Daya Tarik Utama

Selain cita rasa khas, faktor harga juga menjadi alasan utama sompil ini digemari masyarakat. Satu porsi Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng dibanderol hanya sekitar Rp5.000.

Dalam satu porsi, pembeli sudah mendapatkan lontong kerucut, kuah santan pedas, sayur nangka muda, serta lauk tambahan berupa tempe goreng. Harga yang sangat terjangkau ini membuatnya menjadi pilihan sarapan favorit masyarakat sekitar.

Kuliner Tradisional yang Tetap Bertahan

Di tengah perkembangan kuliner modern, sompil khas Trenggalek tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Kesederhanaan rasa, cara penyajian tradisional, dan harga murah menjadikannya kuliner yang tidak tergantikan.

Kini, Sompil khas Trenggalek Mak Kotreng tidak hanya menjadi makanan lokal, tetapi juga mulai dikenal sebagai salah satu ikon kuliner tradisional yang wajib dicoba saat berkunjung ke Gandusari, Trenggalek.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Sompil Trenggalek #Mak Kotreng #lontong kerucut #kuliner Gandusari #Makanan Tradisional Trenggalek