Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pecinta Kuliner Wajib Tahu! 18 Makanan Khas Jawa Timur Paling Ikonik: Dari Rawon yang Mendunia, Rujak Cingur yang Legendaris, hingga Gurihnya Lontong Kupang

Vicky Permana Saputra • Minggu, 24 Mei 2026 | 19:52 WIB
Jelajahi 18 makanan khas Jawa Timur paling enak! Ada Rawon, Rujak Cingur, hingga Soto Lamongan. Inspirasi menu kuliner otentik yang wajib Anda coba hari ini!(Pinterest)
Jelajahi 18 makanan khas Jawa Timur paling enak! Ada Rawon, Rujak Cingur, hingga Soto Lamongan. Inspirasi menu kuliner otentik yang wajib Anda coba hari ini!(Pinterest)

SURABAYA - Ragam makanan khas Jawa Timur kembali menjadi sorotan para pemburu kuliner karena menawarkan perpaduan rasa yang unik, mulai dari gurihnya petis hingga kuah hitam rawon yang otentik. Sebagai provinsi dengan kekayaan budaya yang luas, Jawa Timur menyimpan setidaknya 18 hidangan ikonik yang tersebar di berbagai daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, hingga Banyuwangi. Wisatawan kini tidak perlu bingung mencari inspirasi menu harian karena daftar kuliner ini mudah ditemukan di hampir setiap sudut kota. Karakteristik masakan yang kuat dengan bumbu rempah melimpah menjadikan kuliner Jawa Timur selalu menduduki posisi puncak dalam daftar destinasi wisata rasa di Indonesia.

Kuliner Berbasis Petis dan Sayuran: Uniknya Rujak Cingur hingga Semanggi Surabaya

Inti dari kekhasan makanan khas Jawa Timur terletak pada penggunaan petis yang memberikan aroma dan rasa yang mendalam. Rujak Cingur menjadi menu wajib yang terdiri dari sayuran, buah-buahan, dan bahan utama hidung (cingur) sapi, yang disiram bumbu kacang dan petis khas. Tak kalah menarik, Semanggi Surabaya hadir sebagai kuliner langka yang menggunakan tanaman semanggi sebagai bahan utamanya. Berbeda dengan pecel biasa, bumbu pecel Semanggi memiliki campuran ubi atau ketela yang memberikan tekstur lebih kental dan manis, biasanya disajikan dengan kerupuk puli yang renyah.

Selain itu, dominasi olahan tahu juga menjadi catatan penting. Ada Tahu Tek dari Surabaya yang dikenal lewat suara "tek-tek" gunting penjualnya saat memotong tahu dan lontong. Menu ini disajikan dengan kecambah dan siraman kuah kacang petis yang melimpah. Di wilayah pesisir seperti Sidoarjo, wisatawan akan menemui Lontong Kupang, olahan kerang laut kecil yang diracik dengan petis kupang, bawang putih, dan perasan jeruk nipis segar. "Kombinasi rasa segar dan gurih dari petis inilah yang membuat masakan Jawa Timur sulit dilupakan," ungkap pengulas kuliner lokal saat mendokumentasikan jajanan di Sidoarjo.

Baca Juga: Yamaha Aerox 2026 Resmi Hadir, Warna Baru Turbo dan Cyber City Jadi Sorotan, Harga Mulai Rp29,9 Juta

Melegenda Lewat Kuah Rempah: Dari Hitamnya Rawon hingga Segarnya Soto Lamongan

Selain menu berbahan petis, makanan khas Jawa Timur juga mendunia lewat masakan berkuah rempah yang kaya. Rawon menjadi ikon yang paling dikenal dengan ciri khas kuah hitam pekat yang berasal dari kluwek. Hidangan daging sapi ini biasanya didampingi telur asin dan kerupuk udang sebagai pelengkap wajib. Data menunjukkan bahwa Rawon sering kali masuk dalam daftar sup terbaik dunia versi TasteAtlas, yang semakin memperkuat posisi kuliner Jawa Timur di kancah internasional.

Di kategori soto, Jawa Timur memiliki varian yang sangat kaya, seperti Soto Lamongan yang identik dengan taburan koya (kerupuk udang yang dihaluskan) yang membuat kuahnya semakin gurih dan kental. Ada pula Soto Madura yang kaya akan jeroan seperti babat dan usus, serta Soto Jombang dengan kuah bening yang menyegarkan. Sate Madura pun tak boleh terlewatkan, di mana daging ayam atau kambing dibakar di atas tungku arang dan disiram bumbu kacang khas yang kental. Keberagaman soto dan sate ini membuktikan betapa dinamisnya lidah masyarakat Jawa Timur dalam mengolah bumbu rempah.

Hidangan Nasi Ikonik dan Olahan Ikan: Nasi Tempong hingga Bandeng Asap

Bagian akhir yang tak kalah menggoda dalam deretan makanan khas Jawa Timur adalah variasi menu nasi dan olahan ikan. Nasi Tempong khas Banyuwangi menjadi primadona bagi pecinta pedas, menyajikan sayuran rebus dengan sambal terasi yang "menampar" lidah. Banyuwangi juga menawarkan Rujak Soto, paduan unik antara rujak sayur dengan siraman soto daging atau babat. Sementara itu di Gresik, Nasi Kerawu yang berisi daging suwir dan serundeng serta disajikan di atas daun pisang, menawarkan sensasi makan tradisional yang otentik.

Baca Juga: Biaya Modif Aerox Turbo Ala Dimas Begini Tembus Rp20 Juta, Ini Rincian Part dan Ubahan yang Bikin Tampilan Makin Sultan

Untuk sektor perikanan, Bandeng Asap dari Sidoarjo dan Gresik menjadi pilihan oleh-oleh paling dicari. Proses pengasapan membuat ikan bandeng lebih awet dan memiliki aroma smoky yang khas. Terakhir, bagi penyuka camilan berat, Bakwan Malang memberikan sensasi bakso dengan isian kulit pangsit goreng yang lebih dominan dagingnya. Dengan setidaknya 18 varian makanan legendaris ini, Jawa Timur terus mengukuhkan posisinya sebagai surga kuliner nusantara yang wajib dikunjungi.

Penutup Menjelajahi Jawa Timur belum lengkap tanpa mencicipi langsung setiap hidangan yang sarat akan sejarah dan cita rasa ini. Mulai dari petis Surabaya yang tajam hingga kluwek Rawon yang elegan, setiap menu mencerminkan identitas daerahnya masing-masing. Pastikan Anda menyempatkan waktu untuk berburu kuliner ini saat berkunjung ke Jawa Timur, agar perjalanan Anda terasa lebih sempurna dan bermakna.

Editor : Vicky Permana Saputra
#wisata kuliner Jawa Timur #Makanan Khas Jawa Timur #Kuliner Surabaya #Resep Rawon Asli #Rujak Cingur Legendaris