Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

20 Makanan Khas Jawa Timur yang Populer dan Enak, dari Soto Lamongan hingga Nasi Serpang Madura

Fadhilah Salsa Bella • Jumat, 17 Juli 2026 | 14:20 WIB
Simak 20 makanan khas Jawa Timur yang populer, mulai dari Soto Lamongan, Rawon, Rujak Cingur, Bakso Malang, hingga Nasi Serpang Madura yang wajib dicoba (Pinterest).
Simak 20 makanan khas Jawa Timur yang populer, mulai dari Soto Lamongan, Rawon, Rujak Cingur, Bakso Malang, hingga Nasi Serpang Madura yang wajib dicoba (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Makanan khas Jawa Timur dikenal memiliki cita rasa gurih, pedas, dan kaya rempah yang membuatnya digemari masyarakat di berbagai daerah Indonesia. Tak hanya menjadi identitas kuliner setiap kota, beragam hidangan khas Jawa Timur juga menjadi alasan banyak wisatawan datang untuk berburu kuliner.

Mulai dari Soto Lamongan yang terkenal dengan taburan koya hingga Nasi Serpang khas Madura yang kaya lauk, setiap daerah di Jawa Timur memiliki kuliner dengan karakter dan keunikan tersendiri. Sebagian besar bahkan telah dikenal luas dan mudah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia.

Berikut 20 makanan khas Jawa Timur yang populer dan layak masuk daftar kuliner yang wajib dicoba.

Baca Juga: ITB Trenggalek Resmikan UKM KSR PMI Perkuat Misi Kemanusiaan dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Soto Lamongan, Gurih Berkat Taburan Koya

Soto Lamongan menjadi salah satu kuliner Jawa Timur yang paling mudah ditemukan di berbagai kota di Indonesia.

Keistimewaan hidangan ini terletak pada penggunaan koya, yakni bubuk gurih yang dibuat dari kerupuk udang dan bawang putih yang dihaluskan.

Koya ditaburkan di atas soto sebelum disajikan sehingga menghasilkan kuah yang lebih gurih. Isiannya umumnya terdiri dari ayam, bihun, dan pelengkap lainnya.

Rawon, Hidangan Berkuah Hitam Warisan Jawa Kuno

Rawon identik dengan kuah hitam pekat yang berasal dari penggunaan kluwek.

Daging sapi direbus dalam kuah tersebut hingga empuk sebelum disajikan bersama tauge, kerupuk udang, dan telur asin sebagai pelengkap.

Meski dikenal sebagai kuliner khas Surabaya, sejumlah daerah di Jawa Timur memiliki variasi rawon masing-masing. Salah satunya Rawon Pasuruan yang disajikan bersama sate komoh.

Dalam video disebutkan, rawon merupakan salah satu hidangan tertua yang telah dikenal sejak tahun 901 Masehi pada era Kerajaan Mataram.

Baca Juga: Asal Usul Nama Trenggalek Menurut Legenda Ki Ageng Galek, Berawal dari Cahaya Kebijaksanaan

Rujak Cingur Jadi Ikon Kuliner Surabaya

Rujak cingur berbeda dari rujak buah pada umumnya.

Hidangan ini berisi cingur atau mulut sapi, sayuran, serta berbagai bahan pelengkap.

Bumbunya dibuat dari campuran petis, cabai, gula merah, kacang tanah goreng, dan sedikit air hingga menghasilkan cita rasa gurih, manis, serta pedas yang khas.

Pecel Tumpang Khas Kediri

Pecel tumpang atau sego tumpang menjadi kuliner khas Kediri.

Ciri utamanya adalah sambal tumpang yang dibuat dari tempe bosok atau tempe yang telah difermentasi.

Sambal tersebut dimasak bersama ayam dan kerupuk kulit atau rambak, kemudian dipadukan dengan bumbu pecel yang manis sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang khas.

Pecel Madiun Punya Banyak Variasi

Pecel Madiun menjadi salah satu makanan khas Jawa Timur yang sangat populer.

Meski sama-sama menggunakan bumbu kacang, setiap daerah memiliki variasi tersendiri, seperti Pecel Jember dan Pecel Malang.

Perbedaannya terletak pada jenis sayuran, daun pembungkus, hingga lauk pendamping seperti rempeyek atau kerupuk puli.

Baca Juga: Sejarah Trenggalek dari Zaman Prasejarah hingga Jadi Kabupaten, Menak Sopal Jadi Tokoh Penting

Lontong Balap Khas Surabaya

Lontong balap merupakan kuliner khas Surabaya yang terdiri dari lontong, tahu goreng, tauge, kecap, sate kerang, dan lento berbahan kacang tolo.

Kuahnya menghadirkan perpaduan rasa gurih, manis, pedas, dan segar dalam setiap suapan.

Rujak Soto Banyuwangi

Rujak soto menjadi salah satu kuliner unik dari Banyuwangi.

Hidangan ini menggabungkan rujak sayur dengan soto babat berkuah kuning dalam satu sajian.

Dalam video juga disebutkan adanya rujak bakso khas Madura yang menggunakan petis dengan cita rasa lebih asin.

Sego Tempong yang Pedas Menggigit

Sego tempong berasal dari Banyuwangi.

Nama "tempong" berarti tampar, menggambarkan sensasi pedas sambalnya yang terasa seperti menampar lidah.

Hidangan ini disajikan bersama nasi, sayuran rebus seperti kenikir, bayam, dan kemangi, serta pilihan lauk seperti tahu, tempe, ayam goreng, bakwan jagung, maupun seafood.

Baca Juga: Asal Usul Trenggalek dari Legenda Menak Sopal, Bermula dari Putri Majapahit hingga Lahir Nama Daerah

Tahu Tek dengan Bunyi Gunting yang Khas

Tahu tek merupakan kuliner khas Surabaya yang berisi tahu goreng, kentang goreng, lontong, tauge, acar mentimun, dan telur.

Semua bahan disiram bumbu kacang bercampur petis lalu diberi taburan kerupuk udang.

Nama tahu tek berasal dari bunyi "tek-tek" saat penjual memotong tahu dan telur menggunakan gunting.

Getuk Pisang Khas Kediri

Getuk pisang dibuat dari pisang raja nangka yang memiliki rasa manis dengan sedikit asam.

Teksturnya lembut sehingga cocok dijadikan camilan maupun teman minum teh dan kopi.

Gado-Gado Jawa Timur

Gado-gado terdiri dari berbagai sayuran rebus yang disiram saus kacang.

Biasanya disajikan bersama telur rebus, kentang, bawang goreng, serta kerupuk atau emping.

Baca Juga: Batik Trenggalek Tembus Pasar Luar Daerah, Pengrajin Andalkan Motif Khas dan Platform Digital

Tahu Campur Berkuah Petis

Tahu campur sekilas menyerupai tahu tek.

Perbedaannya terletak pada kuah kaldu daging yang dicampur petis.

Isiannya terdiri dari tahu goreng, cingur, tauge, serta potongan daging.

Pecel Lele Lamongan

Meski berasal dari Jawa Tengah, pecel lele kini identik dengan Lamongan.

Lele goreng disajikan di atas cobek berisi sambal tomat bersama tahu, tempe, atau lauk lainnya.

Nasi Krawu Khas Gresik

Nasi krawu disajikan menggunakan alas daun pisang.

Pelengkapnya berupa irisan daging sapi, jeroan, sambal petis bercampur terasi, serta serundeng.

Kuliner ini menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Gresik.

Baca Juga: CFD Trenggalek Kembali Digelar, 155 UMKM Diserbu Pembeli hingga Dagangan Ludes dalam 1 Jam

Bakso Malang dengan Isian Lengkap

Bakso Malang terkenal dengan variasi isiannya.

Selain bakso, tersedia tahu, bakwan Malang, pangsit basah maupun kering, siomai, ati ampela, lontong, dan mi yang disajikan dalam kuah gurih.

Lodo Ayam Khas Tulungagung

Lodo ayam merupakan makanan khas Tulungagung.

Hidangan ini memiliki dua jenis kuah, yakni encer dan kental.

Lodo ayam biasanya disantap bersama nasi hangat atau tiwul.

Brem Khas Madiun

Brem dibuat dari fermentasi beras ketan yang dipadatkan.

Rasanya manis dengan sedikit asam serta mudah meleleh di mulut.

Makanan ini banyak dijumpai di pusat oleh-oleh Kota Madiun.

Sate Madura yang Mendunia

Sate Madura menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia.

Daging ayam, sapi, maupun kambing dibakar kemudian disiram saus kacang dan kecap berbumbu.

Perpaduan daging empuk dan bumbu gurih menjadi daya tarik utamanya.

Baca Juga: Investasi Trenggalek 2025 Masih Didominasi UMK, Investor Besar Belum Banyak Masuk

Bebek Sinjay Andalkan Sambal Mangga Muda

Bebek Sinjay berasal dari Bangkalan, Madura.

Bebek goreng disajikan bersama serundeng, kremesan, nasi hangat, dan sambal mangga muda yang memberikan sensasi segar.

Daging bebeknya dikenal empuk dan tidak alot.

Nasi Serpang Jadi Penutup Daftar Kuliner

Nasi Serpang merupakan kuliner khas Bangkalan yang umumnya disantap saat sarapan.

Satu porsi terdiri dari nasi pulen dengan aneka lauk seperti pepes tongkol, sambal goreng kerang, telur asin, dendeng sapi, serundeng, sambal terasi, hingga peyek.

Tidak terdapat sayuran dalam sajian ini sehingga seluruh lauk menjadi fokus utama.

Keberagaman kuliner tersebut menunjukkan kekayaan cita rasa yang dimiliki Jawa Timur. Mulai dari hidangan berkuah, makanan berbumbu petis, olahan daging, hingga camilan tradisional, semuanya memiliki karakter khas yang membuat wisata kuliner di provinsi ini selalu menarik untuk dijelajahi.

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Makanan Khas Jawa Timur Rawon Rujak Cingur Soto Lamongan bakso Malang