Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

3 Jajanan Khas Ramadhan Jawa Timur yang Wajib Dicoba, Srawut hingga Bongko Kopyor

Fadhilah Salsa Bella • Jumat, 17 Juli 2026 | 14:30 WIB
Simak tiga jajanan khas Ramadhan Jawa Timur yang cocok untuk berbuka puasa, mulai dari srawut, bongko kopyor khas Gresik, hingga klanting yang kenyal (Pinterest).
Simak tiga jajanan khas Ramadhan Jawa Timur yang cocok untuk berbuka puasa, mulai dari srawut, bongko kopyor khas Gresik, hingga klanting yang kenyal (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Jajanan khas Ramadhan Jawa Timur selalu menjadi incaran masyarakat saat waktu berbuka puasa tiba. Beragam takjil tradisional dengan cita rasa manis dan tekstur khas masih menjadi pilihan favorit, mulai dari srawut, bongko kopyor, hingga klanting.

Ketiga jajanan tersebut memiliki bahan dan cara penyajian yang berbeda. Selain mudah ditemukan di berbagai daerah di Jawa Timur selama bulan Ramadhan, masing-masing juga memiliki ciri khas yang membedakannya dari takjil tradisional lainnya.

Berikut tiga jajanan khas Ramadhan Jawa Timur yang patut dicoba saat berburu menu berbuka puasa.

Baca Juga: 10 Makanan Khas Jawa Timur yang Wajib Dicoba, dari Bakso Malang hingga Rujak Cingur

Srawut, Olahan Singkong Manis dengan Taburan Kelapa

Srawut menjadi salah satu jajanan tradisional yang kerap hadir sebagai menu berbuka puasa di Jawa Timur.

Makanan ini dibuat dari singkong yang diparut, kemudian dikukus hingga matang.

Setelah itu, srawut disajikan dengan taburan gula merah yang memberikan rasa manis khas.

Agar semakin nikmat, makanan ini dilengkapi parutan kelapa di bagian atas sehingga menghasilkan perpaduan rasa gurih dan manis.

Bongko Kopyor, Takjil Khas Gresik yang Kaya Isian

Jajanan berikutnya adalah bongko kopyor, salah satu takjil khas Gresik, Jawa Timur.

Selama bulan Ramadhan, bongko kopyor cukup mudah ditemukan di berbagai lokasi penjualan takjil.

Bahan utamanya berasal dari tepung beras dengan isian pisang.

Sekilas tampilannya menyerupai bubur sumsum karena disajikan menggunakan kuah santan.

Namun, bongko kopyor memiliki isian yang lebih beragam, seperti kelapa muda, roti, dan bubur mutiara sehingga memberikan tekstur yang lebih kaya dalam setiap suapan.

Baca Juga: ITB Trenggalek Resmikan UKM KSR PMI Perkuat Misi Kemanusiaan dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Klanting, Kue Kenyal Berbahan Tepung Tapioka

Takjil khas Jawa Timur lainnya adalah klanting.

Kue tradisional ini dibuat menggunakan tepung tapioka sebagai bahan utama.

Bentuknya memanjang menyerupai jari dengan warna merah yang menjadi ciri khasnya.

Teksturnya kenyal sehingga menjadi salah satu jajanan tradisional yang banyak disukai saat bulan Ramadhan.

Takjil Tradisional Tetap Menjadi Favorit Saat Ramadhan

Keberadaan srawut, bongko kopyor, dan klanting menunjukkan bahwa jajanan tradisional masih menjadi bagian dari tradisi berbuka puasa di Jawa Timur.

Selain menawarkan cita rasa khas, ketiga jajanan tersebut juga mudah dijumpai di berbagai sentra penjualan takjil selama Ramadhan.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati menu berbuka dengan sentuhan kuliner tradisional, ketiga jajanan tersebut dapat menjadi pilihan untuk melengkapi hidangan saat berbuka puasa.

Baca Juga: Sejarah Trenggalek dari Zaman Prasejarah hingga Jadi Kabupaten, Menak Sopal Jadi Tokoh Penting

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
jajanan khas Ramadhan Jawa Timur srawut bongko kopyor klanting takjil Jawa Timur