Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Resep Ayam Lodo Khas Jawa Timur, Rahasia Ayam Empuk dengan Kuah Santan Gurih dan Aroma Panggang

Fadhilah Salsa Bella • Jumat, 17 Juli 2026 | 15:51 WIB

 

Resep ayam lodo khas Jawa Timur menggunakan ayam kampung panggang, santan, dan rempah pilihan untuk menghasilkan kuah gurih serta daging yang empuk (Pinterest).
Resep ayam lodo khas Jawa Timur menggunakan ayam kampung panggang, santan, dan rempah pilihan untuk menghasilkan kuah gurih serta daging yang empuk (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Ayam lodo khas Jawa Timur menjadi salah satu hidangan tradisional yang menawarkan perpaduan kuah santan gurih, aroma ayam bakar, dan daging yang dimasak hingga empuk. Dalam proses pembuatannya, ayam terlebih dahulu dipanggang sebelum dimasak bersama bumbu rempah dan santan sehingga menghasilkan cita rasa yang khas.

Salah satu ciri utama ayam lodo adalah penggunaan ayam kampung yang dimasak dalam waktu cukup lama agar teksturnya benar-benar empuk. Proses pemanggangan sebelum direbus bersama santan juga memberikan aroma yang semakin menggugah selera.

Berikut tahapan pembuatan ayam lodo khas Jawa Timur berdasarkan resep yang dibagikan dalam video.

Baca Juga: 5 Makanan Khas Jawa Timur yang Wajib Dicoba, Rawon hingga Soto Lamongan

Ayam Dipanggang Terlebih Dahulu Sebelum Dimasak

Resep ini menggunakan sekitar 1 kilogram ayam kampung yang telah dipotong-potong dan dicuci bersih.

Bagian ayam yang digunakan meliputi sayap dan dada.

Sebelum dimasak bersama bumbu, seluruh potongan ayam dipanggang terlebih dahulu.

Proses pemanggangan dapat dilakukan di atas bara api maupun menggunakan teflon hingga bagian kulit sedikit gosong.

Tahapan ini bertujuan menghasilkan aroma khas yang menjadi salah satu ciri ayam lodo.

Setelah seluruh ayam selesai dipanggang, ayam disisihkan sebelum proses memasak berikutnya.

Bumbu Halus Didominasi Rempah

Bumbu halus dibuat menggunakan bawang putih, bawang merah, kemiri sangrai, kunyit, jahe, lengkuas, ketumbar sangrai, serta cabai merah.

Sedikit minyak goreng dan air ditambahkan agar proses menghaluskan bumbu menjadi lebih mudah.

Seluruh bahan kemudian dihaluskan hingga benar-benar lembut.

Selain bumbu halus, disiapkan pula bahan pelengkap berupa daun bawang yang dipotong kasar.

Baca Juga: 3 Jajanan Khas Ramadhan Jawa Timur yang Wajib Dicoba, Srawut hingga Bongko Kopyor

Tambahan Serai, Daun Salam, dan Daun Jeruk

Untuk memperkuat aroma, resep ini menggunakan serai yang telah digeprek.

Selain itu ditambahkan daun salam dan daun jeruk.

Cabai rawit utuh juga disiapkan sebagai pelengkap bagi penikmat rasa pedas.

Seluruh bumbu aromatik tersebut nantinya dimasukkan saat proses menumis bumbu.

Bumbu Ditumis Hingga Harum

Minyak dipanaskan sebelum bumbu halus dimasukkan ke dalam wajan.

Serai, daun salam, dan daun jeruk kemudian ditambahkan bersamaan.

Seluruh bumbu ditumis hingga matang dan mengeluarkan aroma harum.

Setelah bumbu matang, ayam yang telah dipanggang dimasukkan ke dalam wajan.

Sedikit air ditambahkan agar bumbu lebih mudah tercampur merata dengan ayam.

Baca Juga: 3 Jajanan Khas Ramadhan Jawa Timur yang Wajib Dicoba, Srawut hingga Bongko Kopyor

Menggunakan Santan Encer untuk Memasak Ayam

Setelah bumbu merata, santan encer sebanyak sekitar 1,5 hingga 2 liter dituangkan ke dalam masakan.

Jumlah santan disesuaikan dengan jenis ayam yang digunakan.

Apabila menggunakan ayam kampung yang bertekstur lebih keras, cairan dapat ditambah agar proses memasak berlangsung lebih lama hingga ayam menjadi empuk.

Dibumbui Garam, Kaldu, Lada, dan Gula

Resep ayam lodo ini menggunakan beberapa bumbu pelengkap.

Di antaranya satu sendok makan garam, setengah sendok makan kaldu jamur, setengah sendok makan lada bubuk, serta seperempat sendok makan gula pasir.

Seluruh bahan kemudian diaduk hingga tercampur rata.

Baca Juga: 20 Makanan Khas Jawa Timur yang Populer dan Enak, dari Soto Lamongan hingga Nasi Serpang Madura

Dimasak Sekitar Dua Jam

Ayam dimasak menggunakan api sedang selama kurang lebih dua jam.

Waktu memasak yang cukup lama diperlukan karena menggunakan ayam kampung yang memiliki tekstur lebih keras dibanding ayam biasa.

Proses ini bertujuan agar bumbu meresap sekaligus menghasilkan daging yang benar-benar empuk.

Santan Kental Ditambahkan Menjelang Akhir

Menjelang proses memasak selesai, sekitar 500 mililiter santan kental dimasukkan ke dalam masakan.

Cabai rawit utuh dan irisan daun bawang yang telah disiapkan sebelumnya juga ditambahkan.

Masakan kemudian dimasak kembali hingga santan matang dan kuah mengental.

Baca Juga: Kuliner Legendaris Kediri yang Wajib Dicoba, Soto Pojok Sejak 1926 hingga Sate Kambing Bujangin

Ayam Lodo Siap Disajikan

Setelah kuah mengental dan bumbu meresap, ayam lodo siap diangkat.

Hidangan ini disajikan bersama kuah santan yang kental.

Penyajiannya semakin lengkap dengan nasi putih hangat dan taburan bawang goreng.

Menurut pembuat resep, aroma ayam yang telah dipanggang sebelum dimasak menjadi salah satu daya tarik utama hidangan ini.

Selain itu, perpaduan kuah santan, rempah-rempah, serta tekstur daging ayam yang empuk menghasilkan cita rasa gurih dan pedas yang menjadi ciri khas ayam lodo khas Jawa Timur.

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
resep ayam lodo ayam lodo khas Jawa Timur resep ayam kampung masakan santan kuliner jawa timur