TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Rawon ayam khas Jawa Timur menjadi salah satu variasi hidangan rawon yang menawarkan kuah hitam gurih dengan cita rasa rempah yang kuat. Berbeda dari rawon pada umumnya yang menggunakan daging sapi, resep ini memanfaatkan ayam sebagai bahan utama, namun tetap mempertahankan penggunaan kluwek sebagai ciri khas kuahnya.
Proses pembuatannya diawali dengan membuat kaldu ayam, kemudian dipadukan dengan bumbu halus yang terdiri dari berbagai rempah pilihan. Resep ini juga disebut dapat diterapkan untuk membuat rawon daging sapi dengan langkah memasak yang sama.
Berikut tahapan pembuatan rawon ayam khas Jawa Timur berdasarkan resep yang dibagikan dalam video.
Baca Juga: 5 Makanan Khas Jember yang Wajib Dicoba, dari Pecel Pincuk hingga Wedang Cor
Kluwek Direndam Sebelum Diolah
Pembuatan rawon dimulai dengan menyiapkan lima butir kluwek yang telah dikupas.
Kluwek kemudian direndam menggunakan air panas sebelum dihaluskan bersama bumbu lainnya.
Tahapan ini menjadi bagian penting karena kluwek merupakan bahan utama yang memberikan warna hitam khas pada kuah rawon.
Ayam Direbus untuk Menghasilkan Kaldu
Sebanyak sekitar 1.300 mililiter air dituangkan ke dalam panci.
Setengah ekor ayam yang telah dipotong kecil-kecil dan dicuci bersih kemudian dimasukkan ke dalam air.
Ayam direbus hingga mendidih agar menghasilkan kaldu sebagai dasar kuah rawon.
Setelah kaldu terbentuk, potongan ayam diangkat dan disisihkan sementara.
Bumbu Halus Menggunakan Beragam Rempah
Selagi menunggu ayam matang, bumbu halus disiapkan.
Bahan yang digunakan meliputi delapan siung bawang merah, empat siung bawang putih, satu ruas kencur, dua ruas kunyit, satu ruas jahe, serta satu buah cabai merah.
Seluruh bahan dimasukkan ke dalam blender dengan sedikit air hingga halus.
Selanjutnya ditambahkan sekitar satu sendok teh terasi dan kluwek yang telah direndam.
Bumbu kemudian dihaluskan kembali hingga teksturnya benar-benar lembut.
Baca Juga: 5 Makanan Khas Jawa Timur yang Wajib Dicoba, Rawon hingga Soto Lamongan
Bumbu Ditumis Hingga Harum
Bumbu halus yang telah selesai kemudian ditumis menggunakan minyak secukupnya.
Ke dalam tumisan ditambahkan satu batang serai yang telah digeprek, empat lembar daun jeruk, satu sendok teh ketumbar bubuk, seperempat sendok teh lada bubuk, satu sendok teh garam, satu sendok teh gula pasir, dua sendok makan air asam jawa, serta satu sendok makan kecap.
Seluruh bumbu dimasak hingga matang dan mengeluarkan aroma harum.
Ayam Dimasak Bersama Bumbu
Potongan ayam rebus kemudian dimasukkan ke dalam tumisan bumbu.
Ayam diaduk hingga seluruh permukaannya terbalut bumbu.
Selanjutnya ditambahkan sekitar satu gelas belimbing air.
Masakan dimasak sambil terus diaduk hingga air berkurang dan bumbu meresap ke dalam daging ayam.
Kuah Rawon Dibuat dari Kaldu Ayam
Setelah bumbu meresap, ayam beserta bumbunya dipindahkan ke dalam panci berisi kaldu ayam.
Seluruh bahan kemudian diaduk hingga tercampur rata.
Rawon dimasak kembali sampai kuah mendidih.
Baca Juga: 20 Makanan Khas Jawa Timur yang Populer dan Enak, dari Soto Lamongan hingga Nasi Serpang Madura
Tambahan Bawang Goreng dan Kaldu Bubuk
Saat kuah telah mendidih, ditambahkan sekitar dua sendok makan bawang goreng.
Resep ini juga menggunakan sekitar setengah sendok makan kaldu bubuk atau disesuaikan dengan selera.
Setelah itu dilakukan koreksi rasa.
Apabila diperlukan, garam dan gula dapat ditambahkan sesuai tingkat gurih dan manis yang diinginkan.
Disajikan dengan Pelengkap Segar
Setelah cita rasa kuah sesuai, kompor dimatikan dan rawon siap disajikan.
Sebagai pelengkap, hidangan ini diberi irisan daun bawang dan daun seledri.
Perasan jeruk nipis serta kecambah juga ditambahkan untuk memberikan sensasi segar saat disantap.
Bisa Menggunakan Daging Sapi
Dalam resep ini disebutkan bahwa komposisi bumbu yang digunakan juga dapat diterapkan untuk membuat rawon daging sapi.
Perbedaannya hanya terletak pada bahan utama yang digunakan, sementara tahapan memasak tetap sama.
Perpaduan kluwek, rempah-rempah, dan kaldu menghasilkan kuah hitam yang menjadi ciri khas rawon Jawa Timur. Sementara penggunaan ayam menghadirkan alternatif bagi penikmat rawon yang ingin menikmati cita rasa khas hidangan tersebut dengan bahan yang berbeda.
Baca Juga: Kuliner Legendaris Kediri yang Wajib Dicoba, Soto Pojok Sejak 1926 hingga Sate Kambing Bujangin
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest