20 Makanan Khas Jawa Timur yang Wajib Dicoba, dari Rawon hingga Rujak Soto Banyuwangi

Dinar Ananda Putri • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB
Makanan khas Jawa Timur menawarkan beragam kuliner tradisional seperti rawon, rujak cingur, sate Madura, hingga rujak soto yang wajib dicoba.
Makanan khas Jawa Timur menawarkan beragam kuliner tradisional seperti rawon, rujak cingur, sate Madura, hingga rujak soto yang wajib dicoba.

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - Makanan khas Jawa Timur dikenal memiliki cita rasa yang beragam, mulai dari gurih, pedas, hingga kaya bumbu petis. Berbagai daerah di provinsi ini mempunyai kuliner tradisional yang menjadi identitas masing-masing dan masih mudah ditemukan hingga kini. Mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Gresik, Madura, Mojokerto, hingga Banyuwangi, setiap wilayah menawarkan sajian dengan karakter yang berbeda.

Keanekaragaman makanan khas Jawa Timur menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun pecinta kuliner. Selain memiliki cita rasa khas, sebagian besar makanan tersebut juga menggunakan bahan-bahan lokal yang telah dikenal sejak lama.

Beberapa di antaranya bahkan menjadi menu favorit yang dapat dijumpai setiap hari, baik saat sarapan, makan siang, maupun makan malam.

Baca Juga: 7 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Disebut Bantu Turunkan Gula Darah hingga Jaga Daya Ingat

Ragam Makanan Khas Jawa Timur

Salah satu makanan yang cukup populer adalah lontong balap yang berasal dari Surabaya dan Sidoarjo. Hidangan ini terdiri atas lontong, tahu goreng, kecambah, lento berbahan kacang merah atau singkong, serta sambal petis. Kuahnya bening dengan tambahan bawang goreng dan kecap manis sehingga menghasilkan cita rasa yang khas.

Lontong balap umumnya disajikan sebagai menu sarapan maupun makan siang. Di sejumlah daerah, hidangan ini juga sering dijual berdampingan dengan lontong kupang.

Lontong kupang sendiri menggunakan kupang atau kerang laut berukuran kecil sebagai bahan utama. Isinya terdiri dari lontong, kupang, lento, serta sate kerang. Racikan petis yang dicampur bawang putih dan jeruk nipis memberikan rasa gurih sekaligus segar.

Kuliner lain yang hampir dapat ditemukan di seluruh wilayah Jawa Timur adalah rujak cingur. Hidangan ini memadukan buah-buahan, sayuran, lontong, dan cingur sapi sebagai bahan utama.

Bumbu rujak cingur dibuat dari kacang tanah goreng, cabai, gula jawa, petis khas Jawa Timur, serta pisang batu. Setiap daerah memiliki racikan petis yang berbeda sehingga menghasilkan cita rasa yang beragam.

Baca Juga: Jadwal Semifinal SEA V League 2026 Putra Leg 2 Hari Ini: Indonesia vs Vietnam Live Moji TV Jam 19.00 WIB

Rawon hingga Semanggi Surabaya

Rawon menjadi salah satu ikon kuliner Jawa Timur yang mudah dikenali dari kuahnya yang berwarna hitam. Warna tersebut berasal dari keluwek yang menjadi bahan utama bumbu rawon.

Rawon biasanya menggunakan daging sapi sebagai bahan utama. Hidangan ini kerap disajikan bersama tempe goreng, tahu goreng, telur asin, kerupuk udang, hingga aneka gorengan.

Untuk menu rumahan, rawon juga dapat dipadukan dengan sayuran seperti labu blonceng, labu siam, maupun pepaya muda.

Selain rawon, terdapat pula Semanggi Surabaya. Makanan ini menggunakan tanaman semanggi sebagai bahan utama yang dipadukan dengan tauge atau kangkung.

Keunikan Semanggi Surabaya terletak pada bumbu pecelnya yang dicampur ubi atau ketela. Hal tersebut menjadi pembeda dengan bumbu pecel pada umumnya yang tidak menggunakan tambahan ubi.

Tahu tek juga termasuk kuliner khas Surabaya yang terkenal. Hidangan ini terdiri dari tahu goreng, lontong, kecambah, kerupuk udang, serta siraman bumbu kacang yang dicampur petis.

Nama tahu tek berasal dari suara ketukan sendok pada wajan yang dilakukan pedagang saat berjualan keliling pada malam hari.

Sate Madura hingga Soto Khas Jawa Timur

Dari Pulau Madura terdapat sate Madura yang menggunakan ayam, kambing, atau daging sapi sebagai bahan utama. Daging dibakar di atas tungku arang kemudian disajikan dengan bumbu kacang khas Madura.

Sementara itu, Jawa Timur juga memiliki beragam jenis soto yang cukup populer, seperti Soto Lamongan, Soto Madura, dan Soto Jombang.

Soto Lamongan dikenal menggunakan daging ayam dengan taburan koyah yang membuat kuah terasa lebih gurih dan kental.

Soto Jombang memiliki kuah yang lebih ringan, sedangkan Soto Madura dapat menggunakan ayam maupun daging sapi dengan tambahan jeroan seperti paru, babat, dan usus sapi.

Kuliner Daerah yang Tak Kalah Populer

Kabupaten Gresik memiliki nasi krawu yang terdiri dari nasi, daging suwir, serundeng, serta sambal khas. Secara tradisional, makanan ini dibungkus daun pisang dan disantap menggunakan tangan.

Lamongan terkenal dengan tahu campur yang berisi daging sapi, tahu goreng, perkedel singkong, mi kuning, tauge, selada, serta kerupuk udang.

Sementara itu, bakwan Malang menjadi salah satu sajian yang berbeda dari bakso pada umumnya. Takaran daging yang lebih banyak dibanding tepung membuat teksturnya lebih padat, dengan kuah yang lebih bening serta isian yang lebih sederhana.

Di wilayah pesisir seperti Sidoarjo dan Gresik, bandeng asap menjadi kuliner khas yang cukup dikenal. Proses pengasapan membuat ikan bandeng lebih awet sehingga dapat disimpan selama beberapa hari.

Banyuwangi hingga Mojokerto Punya Cita Rasa Unik

Banyuwangi memiliki nasi tempong, yaitu nasi yang disajikan bersama aneka sayuran rebus, tahu, tempe, ikan jambal, gorengan, serta sambal yang menggunakan campuran kencur maupun sambal terasi.

Daerah ini juga terkenal dengan rujak soto, perpaduan unik antara rujak sayur dan soto. Isinya terdiri dari tahu, tempe, kangkung, kecambah, kemudian dipadukan dengan kuah soto ayam, daging sapi, maupun soto babat.

Masih dari Jawa Timur, terdapat sego lento khas Sidoarjo yang menggunakan lento berbahan kacang merah sebagai lauk utama. Hidangan tersebut biasanya disajikan bersama sambal khas dan lalapan.

Pecel juga menjadi makanan yang hampir ditemukan di seluruh Jawa Timur. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, mulai dari Pecel Madiun, Pecel Ponorogo, Pecel Tumpang, hingga Pecel Malang.

Selain itu terdapat lontong kikil, yakni perpaduan lontong dan kikil sapi yang disiram kuah panas sehingga cocok disantap dalam keadaan hangat.

Dari Mojokerto hadir sambal wader, yaitu ikan air tawar berukuran kecil yang digoreng hingga kering kemudian disajikan bersama sambal cobek dan lalapan.

Beragam makanan khas Jawa Timur tersebut menunjukkan kekayaan kuliner yang dimiliki setiap daerah. Mulai dari olahan berbahan petis, keluwek, hingga aneka sambal khas, semuanya menjadi bagian dari identitas kuliner Jawa Timur yang masih lestari hingga sekarang.

Baca Juga: Jadwal Semifinal SEA V League 2026 Putra Leg 2 Hari Ini: Indonesia vs Vietnam Live Moji TV Jam 19.00 WIB

 

Editor : Dinar Ananda Putri
Sumber : You Tube
wisata kuliner Jawa Timur Makanan Khas Jawa Timur Daftar makanan khas Jawa Timur Rawon dan rujak cingur kuliner jawa timur