15 Kuliner Surabaya Legendaris yang Wajib Dicoba, Ada Sego Sambal Mak Yeye hingga Rujak Cingur

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB
15 kuliner Surabaya legendaris wajib dicoba, mulai Sego Sambal Mak Yeye, Lontong Balap, Rujak Cingur hingga Es Coklat Tambah Umur yang melegenda. (Youtube. com)
15 kuliner Surabaya legendaris wajib dicoba, mulai Sego Sambal Mak Yeye, Lontong Balap, Rujak Cingur hingga Es Coklat Tambah Umur yang melegenda. (Youtube. com)

TRENGGALEK - Kuliner Surabaya selalu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Pahlawan. Cita rasa yang identik dengan bumbu pedas, gurih, dan kaya rempah membuat berbagai tempat makan legendaris di Surabaya terus diburu pelanggan. Tak hanya warga lokal, wisatawan dari berbagai daerah juga rela mengantre demi menikmati kuliner Surabaya yang sudah melegenda.

Beragam rekomendasi kuliner Surabaya menawarkan menu khas yang sulit ditemukan di daerah lain. Mulai dari penyetan, bebek goreng, nasi babat, lontong balap, hingga rujak cingur menjadi hidangan yang wajib masuk daftar wisata kuliner saat berada di kota terbesar kedua di Indonesia tersebut.

Selain makanan bercita rasa pedas, Surabaya juga memiliki aneka kuliner tradisional bercita rasa manis hingga minuman legendaris yang tetap eksis selama puluhan tahun. Berikut sederet tempat makan yang layak menjadi tujuan berburu kuliner.

Baca Juga: Wisata Jogja Viral 2026: Panduan Liburan 3 Hari 2 Malam, Lokasi Hits, Kuliner Legendaris, dan Biaya

Sego Sambal hingga Bebek Goreng Legendaris

Rekomendasi pertama adalah Sego Sambal Mak Yeye, salah satu ikon kuliner malam Surabaya yang telah berdiri sejak 1982. Warung yang berada di Jalan Jagir Wonokromo Wetan ini terkenal berkat menu penyetan dengan pilihan lauk tempe, tahu, telur, hingga ikan pari. Harga seporsi makanan dimulai sekitar Rp15 ribu, namun pengunjung harus siap mengantre karena warung selalu dipadati pembeli.

Bagi pecinta jeroan, Nasi Babat Pegirian menjadi pilihan berikutnya. Berlokasi di kawasan Ampel, tempat makan ini menyajikan babat dan paru goreng yang dipadukan dengan nasi jagung gurih. Satu porsi dibanderol mulai Rp15 ribu dan menjadi favorit pencinta kuliner malam.

Sementara itu, Bebek Goreng Purnama yang telah beroperasi sejak 1992 menawarkan sensasi bebek goreng dengan taburan serundeng kelapa melimpah. Selain bebek, tersedia pula pilihan jeroan ayam goreng dengan harga mulai Rp12 ribu.

Baca Juga: Cafe Bandung View Bagus Makin Viral, Wisata Kuliner dengan Panorama Alam Ini Jadi Magnet Wisata Baru

Tak kalah menarik, Warung Rumahan Cak Ndak Mei dikenal berkat menu nasi cumi hitam yang disajikan bersama aneka lauk seperti paru goreng, telur bumbu Bali, peyek udang, hingga sambal pencit. Warung ini juga menyediakan berbagai menu masakan rumahan.

Kuliner Khas Berbumbu Petis Jadi Andalan

Bagi pencinta kuliner khas Surabaya, Tempe Penyet Mbak Nur menawarkan aneka nasi penyet dengan pilihan lauk yang beragam, mulai dari tempe, tahu, ayam, bebek hingga jeroan. Keunikannya terletak pada pelengkap rebusan sayuran yang disajikan bersama sambal pedas.

Selanjutnya ada Lontong Balap Asli Pak Gendut, salah satu kuliner legendaris yang terkenal dengan kuah berbumbu petis udang. Hidangan ini berisi lontong, tahu, lento, tauge, bawang goreng, serta dapat ditambah sate kerang sebagai pelengkap.

Baca Juga: Lumer di Mulut! Resep Kue Bugis Ketan Hitam yang Lembut dan Kenyal, Rahasia Kuliner Tradisional untuk Ide Jualan Modal Irit Untung Selangit

Kuliner berbumbu petis lainnya adalah Tahu Telur Pak Giant. Menu ini terdiri atas tahu, telur, kentang, tauge, kerupuk, serta siraman bumbu petis hitam yang memiliki cita rasa gurih dan pedas.

Sementara itu, Tahu Campur Haji Mahfud Asli Kalasan menawarkan perpaduan daging sandung lamur, tahu, selada, mie kuning, serta kuah gurih yang semakin nikmat dipadukan kerupuk melimpah.

Tak ketinggalan Semanggi Suroboyo, kuliner tradisional khas Surabaya berupa daun semanggi kukus yang disiram bumbu pecel berbahan ketela rambat, gula merah, dan kacang tanah. Hidangan ini biasanya disantap bersama kerupuk puli.

Baca Juga: Bukan Hanya Rawon, Kuliner Tradisional Jawa Timur Ini Ternyata Masih Bertahan dan Jadi Favorit Pecinta Makanan Nusantara

Rujak Cingur hingga Minuman Legendaris

Pilihan berikutnya adalah Sate Kelopo Ondomohen Bu Asih, yang telah berdiri sejak 1945. Keunikannya terletak pada balutan kelapa parut berbumbu pada sate ayam maupun sapi yang menghasilkan aroma khas ketika dibakar.

Kuliner ikonik lainnya adalah Rujak Cingur Genteng Durasim yang telah berjualan sejak 1943. Hidangan ini memadukan cingur sapi, aneka sayuran, buah-buahan, serta bumbu petis dan kacang yang dapat disesuaikan tingkat kepedasannya.

Bagi pencinta makanan penutup, Bubur Madura di Pasar Atom menawarkan perpaduan bubur sumsum, mutiara, ketan hitam, dan klanting dengan siraman gula merah cair.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Kian Diburu Wisatawan, Cita Rasa Khas dan Warisan Leluhur Jadi Daya Tarik Utama

Setelah puas menikmati makanan, pengunjung dapat mampir ke Es Coklat Tambah Umur 150, kedai legendaris yang menyajikan es cokelat dalam gelas stainless steel lengkap dengan roti sobek.

Rekomendasi terakhir adalah Es Teler Pacar Keling Pak No, minuman segar berisi aneka buah, kelapa muda, dan susu kental manis yang menjadi penutup sempurna setelah berkeliling menikmati kuliner Surabaya.

Dengan banyaknya pilihan makanan legendaris yang tetap bertahan hingga kini, Surabaya terus membuktikan diri sebagai salah satu destinasi wisata kuliner terbaik di Indonesia. Ragam cita rasa khas, harga yang relatif terjangkau, serta sejarah panjang setiap tempat makan menjadi alasan kuliner Surabaya selalu menarik untuk dijelajahi.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : 10 BEST ID
Kuliner Surabaya Rujak Cingur Lontong Balap wisata kuliner Surabaya Sego Sambal Mak Yeye