TRENGGALEK - Sarapan enak di Surabaya menjadi pilihan tepat untuk memulai hari sebelum beraktivitas. Kota Pahlawan memiliki banyak tempat makan legendaris yang menyajikan menu khas Jawa Timur dengan cita rasa autentik, mulai dari lontong balap, nasi campur, rawon, hingga soto Lamongan. Tak heran jika wisata kuliner pagi di Surabaya selalu menjadi incaran warga lokal maupun wisatawan.
Beragam tempat sarapan enak di Surabaya menawarkan menu yang sudah bertahan puluhan tahun. Selain mempertahankan resep turun-temurun, sejumlah warung juga dikenal memiliki cita rasa khas yang sulit ditemukan di daerah lain. Inilah yang membuat banyak pelanggan rela datang sejak pagi untuk menikmati hidangan favorit mereka.
Bagi Anda yang sedang mencari referensi kuliner pagi, berikut 10 rekomendasi tempat sarapan di Surabaya yang terkenal lezat dan layak masuk daftar kunjungan.
Baca Juga: 10 Kuliner Surabaya Barat yang Wajib Dicoba, dari Penyetan Bang Ali hingga Niku Japanese BBQ
Lontong Balap hingga Nasi Kuning Jadi Favorit
Salah satu destinasi sarapan paling legendaris adalah Lontong Balap Pak Gendut yang telah berdiri sejak 1958. Menu andalannya terdiri dari lontong, lento, tahu goreng, tauge, serta siraman kuah dengan bumbu petis yang khas. Taburan bawang goreng membuat cita rasanya semakin nikmat, sementara sate kerang menjadi pelengkap favorit banyak pelanggan.
Bagi pencinta bubur ayam, Bubur Ayam Spensix menjadi pilihan menarik. Tempat makan ini menawarkan bubur ayam dengan topping ati ampela yang gurih. Selain menjadi menu sarapan, bubur di tempat ini juga banyak dinikmati pada sore hingga malam hari.
Pilihan berikutnya adalah Nasi Kuning Avon, salah satu warung legendaris yang sudah beroperasi sejak 1972. Nasi kuningnya terkenal pulen dan harum, disajikan bersama aneka lauk seperti ikan teri, kering tempe, ayam, serta siraman bumbu merah khas yang menjadi ciri utama tempat makan tersebut.
Pecel, Nasi Campur hingga Soto Lamongan
Bagi penyuka pecel, Pecel Bukus menjadi rekomendasi yang patut dicoba. Keistimewaannya terletak pada bumbu kacang yang memiliki rasa kuat dan gurih. Selain pecel, tersedia pula menu lain seperti rawon, nasi campur, beras kencur, hingga es daun salam.
Selanjutnya ada Sego Meduro Suramadu Bu Ana yang menyajikan nasi campur khas Madura. Beragam pilihan lauk seperti cumi, babat, tongkol, dan daging disajikan bersama sambal pencit berbahan dasar mangga muda yang memberikan sensasi pedas sekaligus segar.
Rekomendasi lainnya adalah Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan. Seporsi nasi campur di tempat ini berisi daging sapi, pindang telur, tahu bumbu kuning, tahu bacem, sayur pecel, hingga oseng-oseng. Semua dipadukan dengan bumbu kacang, sambal, dan rempeyek teri yang melengkapi cita rasanya.
Sementara itu, pecinta jeroan dapat mencoba Nasi Babat Madura Gosen. Seporsi hidangan terdiri dari nasi hangat dengan babat goreng, paru, limpa, usus, empal, dan serundeng yang semakin nikmat jika disantap bersama sambal.
Rawon dan Penyetan Lengkapi Pilihan Sarapan
Menu sarapan khas Jawa Timur belum lengkap tanpa soto dan rawon. Soto Lamongan Cakhar menghadirkan kuah kuning kental hasil perpaduan kunyit dan kemiri. Pengunjung dapat memilih isian berupa daging ayam maupun kulit ayam sesuai selera.
Bagi pencinta rawon, Rawon Pak Pang menawarkan tiga pilihan menu, yaitu nasi rawon suwir, rawon campur, dan rawon krengsengan. Varian rawon krengsengan menjadi menu favorit karena memadukan nasi putih, empal suwir, kerengsengan, dan kuah rawon hitam pekat yang kaya rempah.
Pilihan terakhir adalah Penyetan Bang Ali yang buka selama 24 jam. Tempat makan ini menawarkan aneka lauk seperti ayam, telur, lele, mujair, bandeng, hingga ikan dorang. Keunggulan utamanya terletak pada sambal yang diulek langsung setelah dipesan sehingga tetap segar dan dapat disesuaikan tingkat kepedasannya.
Beragam pilihan tersebut menunjukkan bahwa Surabaya tidak hanya terkenal sebagai surga kuliner malam, tetapi juga memiliki banyak tempat sarapan legendaris yang mampu memanjakan lidah. Dengan menu khas yang beragam serta cita rasa autentik, wisata kuliner pagi di Surabaya menjadi pengalaman yang sayang untuk dilewatkan.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : 10 BEST ID