TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM – Krengsengan ayam khas Jawa Timur menjadi salah satu menu rumahan yang selalu berhasil menggugah selera. Perpaduan ayam, bumbu rempah, petis udang, dan kecap manis menghasilkan cita rasa gurih, manis, serta sedikit pedas yang sangat cocok disantap bersama nasi hangat.
Resep krengsengan ayam khas Jawa Timur juga dikenal praktis karena menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Meski sederhana, sajian ini memiliki rasa yang kaya berkat penggunaan petis udang sebagai salah satu bahan utama yang menjadi ciri khas masakan Jawa Timur.
Dalam video resep yang dibagikan kreator kuliner, krengsengan ayam khas Jawa Timur dibuat menggunakan sekitar 500 gram ayam kampung yang dipotong kecil-kecil. Agar porsinya lebih banyak dan semakin nikmat, hidangan ini juga dipadukan dengan potongan kentang yang dimasak hingga empuk.
Baca Juga: Standar Pendidikan Kades Naik, Permintaan Aliansi Center dalam RDP
Bumbu Halus Jadi Kunci Kelezatan
Pembuatan krengsengan diawali dengan menghaluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, merica, cabai merah besar, dan cabai rawit. Seluruh bumbu diblender hingga benar-benar halus agar mudah meresap ke dalam daging ayam saat dimasak.
Setelah itu, ayam digoreng terlebih dahulu hingga setengah kering. Langkah ini bertujuan agar tekstur ayam lebih padat sekaligus memberikan rasa gurih sebelum dimasak bersama bumbu.
Sementara itu, bumbu halus ditumis hingga matang dan mengeluarkan minyak. Proses menumis menjadi tahap penting karena menentukan aroma sekaligus cita rasa akhir masakan.
Petis Udang Jadi Ciri Khas
Keunikan krengsengan ayam khas Jawa Timur terletak pada penggunaan petis udang atau petis hitam. Setelah bumbu mulai matang, sekitar satu sendok makan petis dimasukkan lalu diaduk hingga larut dan menyatu dengan bumbu.
Petis memberikan rasa gurih yang khas sekaligus memperkuat aroma rempah. Tak heran jika krengsengan memiliki karakter rasa yang berbeda dibanding olahan ayam berbumbu lainnya.
Setelah petis tercampur rata, ayam goreng dimasukkan kembali ke dalam wajan. Selanjutnya ditambahkan air secukupnya, kecap manis, garam, kaldu bubuk, dan sedikit penyedap rasa. Semua bahan kemudian dimasak menggunakan api kecil agar bumbu benar-benar meresap ke dalam daging.
Baca Juga: Petani Cermati Harga Gabah Pilih Simpan sebelum Harga Naik
Tambahan Kentang Bikin Makin Mantap
Saat kuah mulai menyusut dan ayam semakin empuk, potongan kentang dimasukkan ke dalam masakan. Kentang tidak hanya membuat porsi bertambah, tetapi juga menyerap bumbu sehingga terasa semakin lezat saat disantap.
Cabai rawit utuh juga ditambahkan untuk menghadirkan sensasi pedas yang lebih nikmat tanpa mendominasi rasa utama. Seluruh bahan kemudian dimasak kembali hingga kentang empuk dan kuah berubah menjadi lebih kental.
Proses memasak menggunakan api kecil membuat bumbu lebih meresap sekaligus menghasilkan tekstur kuah yang pekat dan kaya rasa.
Cocok Disajikan dengan Nasi Hangat
Setelah matang, krengsengan ayam disajikan di atas piring dan ditaburi bawang goreng sebagai pelengkap. Aroma bawang goreng berpadu dengan bumbu petis menciptakan sajian yang semakin menggoda selera.
Menu ini sangat cocok dijadikan lauk makan siang maupun makan malam bersama keluarga. Rasa gurih, manis, pedas, serta bumbu yang meresap hingga ke dalam daging ayam menjadi alasan mengapa hidangan khas Jawa Timur ini tetap digemari hingga sekarang.
Selain mudah dibuat, bahan-bahan yang digunakan juga relatif sederhana sehingga bisa menjadi pilihan menu harian di rumah. Dengan teknik memasak yang tepat, krengsengan ayam mampu menghadirkan cita rasa khas warung makan Jawa Timur tanpa harus keluar rumah.
Bagi pecinta masakan Nusantara, resep krengsengan ayam ini layak dicoba karena menghadirkan perpaduan rempah dan petis yang menghasilkan rasa khas, lezat, serta cocok disantap kapan saja bersama sepiring nasi putih hangat.
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest