Tempe Bacem Jogja, Resep Bumbu Meresap hingga ke Dalam, Manis Gurih dan Tahan Hingga Seminggu

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 15:20 WIB
Tempe bacem Jogja dengan bumbu meresap hingga ke dalam menggunakan air kelapa dan gula aren. Simak resep lengkap agar hasilnya manis, gurih, dan tahan hingga seminggu (Pinterest).
Tempe bacem Jogja dengan bumbu meresap hingga ke dalam menggunakan air kelapa dan gula aren. Simak resep lengkap agar hasilnya manis, gurih, dan tahan hingga seminggu (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM – Tempe bacem Jogja menjadi salah satu lauk tradisional favorit yang terkenal dengan cita rasa manis, gurih, dan bumbu yang meresap hingga ke bagian dalam tempe. Proses memasaknya memang membutuhkan waktu lebih lama, namun hasil akhirnya sebanding dengan kelezatan yang dihasilkan.

Resep tempe bacem Jogja ini menggunakan bahan sederhana, tetapi memiliki beberapa rahasia agar rasa dan warnanya menyerupai tempe bacem khas Yogyakarta. Salah satunya adalah penggunaan air kelapa muda, gula aren berwarna gelap, serta proses perebusan hingga kuah berubah menjadi karamel.

Dalam video resep tersebut, digunakan lima bungkus tempe padat dengan panjang sekitar 25 sentimeter per bungkus. Tempe terlebih dahulu dipotong menjadi lima bagian agar ukuran tetap besar meski direbus dalam waktu cukup lama.

Baca Juga: Bukit Tunggangan, Jalur Pendakian dan Spot Paralayang

Tempe Disisir Agar Bumbu Lebih Meresap

Sebelum dimasak, bagian pinggir tempe disisir terlebih dahulu. Langkah ini bertujuan agar bumbu bacem lebih mudah meresap hingga ke dalam tempe selama proses perebusan.

Sementara itu, bumbu halus terdiri dari sekitar 12 siung bawang merah, lima siung bawang putih, lengkuas, serta dua sendok makan ketumbar. Seluruh bahan diblender hingga halus dengan sedikit tambahan air.

Bumbu yang sudah dihaluskan kemudian dimasukkan ke dalam panci besar yang akan digunakan untuk merebus seluruh potongan tempe.

Air Kelapa dan Gula Aren Jadi Rahasia Rasa

Agar cita rasanya menyerupai tempe bacem khas Jogja, resep ini menggunakan sekitar satu liter air kelapa muda sebagai kuah rebusan. Air kelapa dipercaya mampu memberikan rasa gurih alami sekaligus memperkaya aroma baceman.

Selain itu, gula aren atau gula kawung berwarna gelap juga menjadi bahan utama. Semakin gelap warna gula, semakin pekat pula warna tempe bacem yang dihasilkan.

Ke dalam panci juga ditambahkan sekitar 15 lembar daun salam sehingga aroma rebusan menjadi lebih harum. Sebagai pelengkap rasa, dimasukkan kecap manis, garam, serta kaldu bubuk sesuai selera.

Seluruh bahan kemudian diaduk hingga rata sebelum potongan tempe dimasukkan ke dalam kuah baceman.

Baca Juga: Petani Cermati Harga Gabah Pilih Simpan sebelum Harga Naik

Direbus Hingga Kuah Menjadi Karamel

Setelah semua tempe terendam kuah, panci dipanaskan menggunakan api besar hingga mendidih. Selanjutnya proses perebusan dilanjutkan dengan api lebih kecil agar bumbu meresap perlahan ke dalam tempe.

Kuah dimasak hingga terus menyusut. Sesekali tempe diaduk secara perlahan agar tidak hancur sekaligus memastikan seluruh bagian terkena bumbu secara merata.

Proses perebusan dihentikan ketika kuah berubah menjadi kental menyerupai karamel dan hampir seluruh cairan habis terserap ke dalam tempe. Pada tahap inilah warna cokelat tua khas tempe bacem mulai terbentuk.

Digoreng Sebentar agar Lebih Awet

Setelah proses baceman selesai, tempe didiamkan hingga agak hangat. Langkah berikutnya adalah menggoreng tempe selama sekitar dua hingga tiga menit menggunakan minyak panas.

Penggorengan dilakukan bukan untuk membuat tempe menjadi kering, melainkan agar lebih awet saat disimpan. Bagi yang ingin langsung menyantapnya, tahap menggoreng sebenarnya bisa dilewati sesuai selera.

Hasil akhirnya adalah tempe bacem berwarna cokelat tua dengan rasa manis gurih dan bumbu yang meresap hingga ke bagian tengah.

Tempe bacem sangat cocok disajikan bersama nasi hangat, cabai rawit hijau, gudeg, maupun telur bacem. Selain itu, lauk ini juga praktis dijadikan stok makanan karena dapat disimpan di dalam wadah tertutup di lemari pendingin hingga sekitar satu minggu.

Saat akan disajikan kembali, tempe cukup dipanaskan sebentar di dalam minyak panas selama sekitar dua menit. Cara ini membuat tekstur dan cita rasanya tetap nikmat seperti baru dimasak.

Baca Juga: Kualitas Tidur Ternyata Bisa Memperpanjang Umur, Dokter Beberkan 6 Cara Tidur Lebih Nyenyak Tanpa Obat

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
tempe bacem Jogja resep tempe bacem lauk khas Yogyakarta gula aren air kelapa