Menyusun daftar rekomendasi tempat wisata kuliner di Bandung menjadi panduan penting agar perjalanan kuliner berjalan seru dan memuaskan. Salah satu destinasi pertama yang wajib disinggahi sesampainya di pusat kota adalah Cuangki Stasiun. Berlokasi persis di area keluar stasiun, sajian cuangki ini menghadirkan kombinasi bakso, tahu, siomay, dan kerupuk renyah yang disiram kuah kaldu kaya rempah serta limpahan tetelan dan tulang rangu gurih.
Mengikuti panduan rekomendasi tempat wisata kuliner di Bandung tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mengajak wisatawan menikmati cerita di balik setiap sajian. Nama cuangki sendiri sejatinya merupakan singkatan dari "cari uang jalan kaki", mengingat para penjualnya dahulu berdagang secara tradisional dengan cara dipikul. Kehangatan kuah berpadu cita rasa asam, manis, dan pedas racikan saus jadul menjadikannya santapan pembuka yang sempurna di tanah Sunda.
Baca Juga: Tempe Bacem Jogja, Resep Bumbu Meresap hingga ke Dalam, Manis Gurih dan Tahan Hingga Seminggu
Sensasi Batagor Tamim Legendaris Berbumbu Kacang Kental
Penjelajahan kuliner berlanjut menuju kawasan Jalan Tamim untuk mencicipi salah satu kudapan paling ikonik di Kota Bandung, yakni Batagor Tamim. Kedai sederhana yang beroperasi sejak tahun 1993 ini tak pernah sepi dari serbuan pembeli. Menjual hidangan mulai pukul 09.00 pagi hingga 16.00 sore, kedai ini konsisten menjaga kualitas dan keaslian rasa selama puluhan tahun.
Batagor Tamim menawarkan adonan bakwan tahu goreng garing berisi olahan daging ikan yang empuk. Berbeda dari batagor pada umumnya, sajian di sini dilengkapi dengan irisan acar segar yang menambah kesegaran. Siraman bumbu kacang kental yang gurih, perasan jeruk limau, serta paduan kecap manis menghasilkan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam yang meledak di mulut.
Baca Juga: Krengsengan Ayam Khas Jawa Timur, Resep Simpel dengan Bumbu Petis yang Bikin Nagih
Kesegaran Es Oyen Legend Sejak Tahun 1962
Setelah puas menikmati makanan gurih dan pedas, melepas dahaga dengan minuman dingin melegenda di kawasan Jalan Sukajadi menjadi penutup yang pas. Es Oyen hadir sebagai kuliner es campur legendaris yang sudah melayani pelanggan sejak tahun 1962. Dikelola oleh generasi kedua, kedai es ini mempertahankan resep turun-temurun yang bertahan melintasi berbagai era.
Semangkuk Es Oyen menyajikan kombinasi melimpah yang terdiri dari potongan buah alpukat, nangka harum, kelapa muda, pacar cina atau sagu mutiara, hingga kolang-kaling segar. Seluruh bahan disajikan di atas es serut halus lalu disiram dengan susu kental manis yang manis gurih. Cita rasa dingin dan manisnya menjadi pencuci mulut yang ampuh untuk menyegarkan tenggorokan di tengah teriknya siang hari Kota Bandung.
Baca Juga: Rawon Ayam Gurih dan Ekonomis, Begini Resep Praktis dengan Kluwak yang Bikin Kuah Hitam Pekat
Sumber : You Tube