Kuliner Jogja: 10 Tempat Makan Legendaris dan Viral yang Wajib Dicoba

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 18:50 WIB
Kuliner Jogja punya banyak pilihan legendaris dan viral. Simak 10 rekomendasi tempat makan yang wajib masuk itinerary saat liburan ke Kota Gudeg. (Youtube. com)
Kuliner Jogja punya banyak pilihan legendaris dan viral. Simak 10 rekomendasi tempat makan yang wajib masuk itinerary saat liburan ke Kota Gudeg. (Youtube. com)

YOGYAKARTA - Kuliner Jogja selalu punya cara membuat wisatawan ingin kembali. Bukan hanya gudeg, Kota Gudeg menawarkan beragam makanan legendaris, mulai brongkos, bakmi Jawa, mangut lele, hingga sate klatak.

Kuliner Jogja juga menarik karena pilihan rasanya sangat beragam. Ada makanan manis khas gudeg, hidangan pedas yang membakar lidah, sajian berkuah gurih, hingga kuliner tradisional yang masih dimasak dengan cara lama.

Bagi wisatawan yang sedang menyusun itinerary liburan, sejumlah kuliner Jogja berikut bisa menjadi pilihan. Daftar ini dirangkum dari rekomendasi tempat makan yang disebut dalam video YouTube dan dikenal memiliki cita rasa khas serta tetap eksis hingga kini.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner di Bandung Paling Hits yang Viral dan Wajib Dicoba

1. Warung Brongkos Handayani

Berada di kawasan sekitar Alun-Alun Kidul, Warung Brongkos Handayani telah berdiri sejak 1975. Menu andalannya adalah nasi brongkos koyor.

Brongkos sekilas mirip rawon karena menggunakan kluwek sebagai pemberi warna hitam. Namun, tambahan santan membuat kuahnya lebih creamy dan gurih. Koyor atau urat sapi dimasak lama hingga lembut dan bumbunya meresap.

2. Tengkleng Benjyo

Penggemar olahan kambing bisa mencoba Tengkleng Benjyo. Hidangan ini menggunakan kuah kuning kaya rempah dengan perpaduan rasa gurih, sedikit manis, dan pedas.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Makin Diminati Generasi Muda, Makanan Khas Daerah Ini Jadi Buruan Saat Liburan

Variannya cukup beragam, termasuk tengkleng gajah, tengkleng iga, serta sate bundal. Daging yang menempel pada tulang disebut empuk sehingga cocok disantap bersama nasi hangat.

3. Gudeg Wijilan Buis

Belum lengkap rasanya berwisata ke Jogja tanpa mencicipi gudeg. Kawasan Wijilan dikenal sebagai salah satu sentra gudeg, termasuk Gudeg Wijilan Buis.

Gudegnya berjenis kering dengan rasa manis yang berpadu dengan sambal goreng krecek pedas gurih. Ayam kampung, areh, nangka, dan krecek menjadi kombinasi yang mencerminkan cita rasa klasik Jogja.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Makin Diminati Generasi Muda, Makanan Khas Daerah Ini Jadi Buruan Saat Liburan

4. Mie Sapi Banteng

Untuk pilihan yang lebih modern, Mie Sapi Banteng di Jalan Banteng bisa dicoba. Mie homemade ini disajikan dengan topping daging sapi cincang, chili oil, dan pangsit goreng.

Tekstur mienya kenyal dengan bumbu gurih dan aroma minyak cabai yang kuat. Level kepedasan juga dapat disesuaikan dengan selera.

5. Gudeg Mercon Butinah

Pecinta makanan pedas wajib memasukkan Gudeg Mercon Butinah dalam daftar. Berbeda dari gudeg pada umumnya, sambal goreng krecek di tempat ini dipenuhi cabai rawit.

Lauk pendampingnya cukup lengkap, mulai ayam kampung, telur, ceker, hingga gorengan. Kuliner malam ini cocok bagi pencinta sensasi pedas ekstrem.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Tetap Eksis di Tengah Tren Modern, Cita Rasanya Disebut Tak Tergantikan oleh Pecinta Kuliner

6. Gudeg Mbok Lindu

Gudeg Mbok Lindu menawarkan cita rasa yang lekat dengan sejarah kuliner Jogja. Resepnya diteruskan keluarga setelah Mbok Lindu meninggal dunia.

Pengunjung dapat memilih gudeg dengan nasi atau bubur. Bubur gudeg disiram areh kental dan gurih, kemudian disajikan menggunakan pincuk daun pisang.

7. Bakmi Pak Pele

Bakmi Jawa menjadi pilihan populer untuk kuliner malam. Bakmi Pak Pele di kawasan Alun-Alun Utara dikenal dengan teknik memasak tradisional menggunakan anglo dan arang.

Baca Juga: 5 Kuliner Khas Trenggalek yang Wajib Dicoba, dari Ayam Lodho hingga Sale Pisang

Aroma asap khas menjadi daya tariknya. Pengunjung dapat memilih bakmi godok atau bakmi goreng, dengan tambahan telur ayam maupun telur bebek, serta uritan atau ati ampela.

8. Mangut Lele Mbok Marto

Di Sewon, Bantul, ada pengalaman berbeda di Mangut Lele Mbok Marto. Pengunjung mengambil nasi dan lauk sendiri langsung dari dapur.

Lele diasap terlebih dahulu hingga kering dan beraroma khas, kemudian dimasak menggunakan kuah santan pedas. Selain mangut lele, tersedia gudeg, krecek, dan garang asem.

Baca Juga: Kuliner Legendaris Kediri yang Wajib Dicoba, Soto Pojok Sejak 1926 hingga Sate Kambing Bujangin

9. Bakso Bethesda 74

Bakso Bethesda 74 menawarkan gaya bakso khas Jogja. Salah satu menu yang wajib dicoba adalah bakso goreng yang renyah tetapi tidak keras.

Isian lainnya terdiri dari tahu, mi kuning, dan bakso halus. Ada pula pilihan lauk seperti ayam, empal, atau tulang.

10. Sate Klatak Pak Bari

Sate Klatak Pak Bari di Pasar Jejeran, Bantul, menjadi penutup daftar. Popularitasnya semakin meningkat setelah muncul dalam film Ada Apa dengan Cinta? 

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Tetap Eksis di Tengah Tren Modern, Cita Rasanya Disebut Tak Tergantikan oleh Pecinta Kuliner

Keunikan sate klatak terletak pada penggunaan jeruji besi sepeda sebagai tusuk sate. Daging kambing muda hanya dibumbui garam dan bawang sehingga rasa gurih alaminya tetap menonjol.

Sate disajikan bersama kuah gulai kuning. Menyantapnya dengan nasi panas menjadi salah satu pengalaman kuliner malam yang khas di Jogja.

Bagi wisatawan, 10 tempat tersebut menunjukkan bahwa kuliner Jogja bukan sekadar gudeg. Kota ini memiliki pilihan makanan tradisional, pedas, berkuah, hingga kuliner kekinian yang dapat melengkapi perjalanan.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : 10 BEST ID
kuliner Jogja Kuliner Yogyakarta sate klatak bakmi Jawa gudeg jogja