Kuliner Murah di Jogja: Rp14.500 Bisa Kenyang Seharian, Ini Buktinya

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 18:55 WIB
Kuliner murah di Jogja ternyata masih banyak. Mulai nasi megono Rp5.000, mie ayam Rp4.000 hingga nasi sop Rp3.000, bisa jadi pilihan makan hemat. (Youtube. com)
Kuliner murah di Jogja ternyata masih banyak. Mulai nasi megono Rp5.000, mie ayam Rp4.000 hingga nasi sop Rp3.000, bisa jadi pilihan makan hemat. (Youtube. com)

YOGYAKARTA - Kuliner murah di Jogja ternyata masih mudah ditemukan di tengah anggapan harga makanan semakin mahal. Dengan uang belasan ribu rupiah, wisatawan masih bisa menikmati nasi, lauk, mi ayam, hingga jajanan yang mengenyangkan.

Kuliner murah di Jogja bukan sekadar cerita masa lalu. Sejumlah warung sederhana di berbagai sudut kota masih mempertahankan harga terjangkau, bahkan ada menu yang dibanderol hanya Rp3.000 hingga Rp5.000 per porsi.

Bagi pelajar, mahasiswa, maupun wisatawan dengan anggaran terbatas, kuliner murah di Jogja bisa menjadi pilihan menarik. Selain harganya ramah kantong, makanan yang ditawarkan juga punya cita rasa khas dan sebagian telah bertahan selama puluhan tahun.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner di Bandung yang Hits dan Wajib Dicoba

Makan Nasi Megono dan Sate Cuma Rp5.000

Salah satu kuliner yang ditemukan dalam penelusuran tersebut adalah nasi megono. Menu sederhana ini disajikan dengan sambal dan dibanderol hanya sekitar Rp5.000.

Ada pula nasi telur dengan sambal yang sama-sama ditawarkan dengan harga Rp5.000. Porsinya memang sederhana, tetapi sudah dilengkapi lauk dan sambal sehingga cukup untuk mengganjal perut.

Harga murah tersebut menunjukkan bahwa makanan sederhana masih menjadi bagian penting dari kehidupan kuliner Jogja. Pedagang mempertahankan harga agar bisa dinikmati berbagai kalangan.

Baca Juga: Kuliner Surabaya Terenak Versi Food Vlogger, Bakso Pak War, Pecel Belut hingga Bebek Tumapel Wajib Dicoba

Tidak hanya makanan berat, beberapa gorengan juga dijual dengan harga terjangkau. Ada bakwan udang dan aneka gorengan yang harganya berada di kisaran Rp5.000 hingga Rp7.000.

Mie Ayam Rp4.000 Masih Ada

Perburuan kuliner hemat berlanjut ke Mie Ayam Pasuro. Harga seporsi mie ayam di tempat tersebut hanya Rp4.000. Menu bakso juga ditawarkan dengan harga yang sama.

Dengan harga tersebut, pengunjung tetap bisa menikmati mi ayam panas yang dapat diracik menggunakan sambal dan kecap sesuai selera.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Tetap Eksis di Tengah Tren Modern, Cita Rasanya Disebut Tak Tergantikan oleh Pecinta Kuliner

Kuliner seperti ini menjadi bukti bahwa makanan murah belum sepenuhnya hilang dari Jogja. Bahkan, lokasi warung yang sederhana justru menawarkan pengalaman makan yang dekat dengan kehidupan warga setempat.

Bagi wisatawan yang ingin berhemat, makanan dengan harga di bawah Rp5.000 tentu menarik. Sisa anggaran bisa digunakan untuk menikmati destinasi wisata atau mencoba kuliner lainnya.

Nasi Sop Rp3.000, Gorengan Rp500

Pilihan berikutnya bahkan lebih murah. Di sebuah warung sederhana, nasi sop ditawarkan sekitar Rp3.000. Pengunjung bisa memilih tambahan sayur dan lauk sesuai keinginan.

Baca Juga: Mengintip Pembuatan Gaplek Trenggalek di Dusun Bangun: Kuliner Tiwul Legendaris yang Dirindukan Perantau

Harga sejumlah lauk juga sangat terjangkau. Gorengan dibanderol sekitar Rp500, ceker Rp1.000, sedangkan kepala atau sayap sekitar Rp3.000.

Menu sederhana tersebut menjadi pilihan makan siang yang mengenyangkan tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Nasi, kuah sop, sayur, tempe, dan sambal bisa dinikmati dengan biaya yang tetap ramah kantong.

Rp14.500 Bisa Kenyang

Dalam penelusuran tersebut, total pengeluaran untuk beberapa makanan bahkan hanya sekitar Rp14.500. Jumlah itu sudah cukup untuk membuat perut kenyang setelah mencicipi beberapa menu murah.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Tetap Eksis di Tengah Tren Modern, Cita Rasanya Disebut Tak Tergantikan oleh Pecinta Kuliner

Temuan tersebut sekaligus membantah anggapan bahwa makan enak di Jogja selalu membutuhkan biaya besar. Meskipun harga kebutuhan terus berubah, masih ada warung yang menjaga makanan tetap terjangkau.

Keberadaan kuliner murah juga tidak sekadar berkaitan dengan nominal. Banyak warung sederhana mampu bertahan karena memiliki pelanggan dari berbagai kalangan dan menjaga cita rasa dari waktu ke waktu.

Bagi wisatawan, berburu makanan murah bisa menjadi cara lain menikmati Jogja. Tidak harus selalu mendatangi restoran atau tempat makan populer, warung sederhana justru dapat menghadirkan pengalaman kuliner yang lebih dekat dengan keseharian warga.

Baca Juga: Kuliner Legendaris Kediri yang Wajib Dicoba, Soto Pojok Sejak 1926 hingga Sate Kambing Bujangin

Dengan demikian, kuliner murah di Jogja masih layak masuk daftar pencarian saat berlibur. Berbekal uang belasan ribu rupiah, wisatawan tetap bisa makan kenyang sekaligus merasakan sisi sederhana Kota Gudeg.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Rumah Canda Melki
kuliner Jogja kuliner murah di Jogja makanan murah Jogja nasi sop mie ayam