YOGYAKARTA - Wisata kuliner Jogja terus berkembang dengan hadirnya tempat makan unik yang menawarkan cita rasa khas sekaligus suasana menarik. Sejumlah lokasi bahkan viral dan ramai dikunjungi wisatawan dari luar kota.
Wisata kuliner Jogja kini tidak hanya identik dengan gudeg atau bakmi Jawa. Pilihannya semakin beragam, mulai ayam bakar kampung, kafe bernuansa alam, makanan tradisional prasmanan, hingga rahang tuna berukuran jumbo.
Bagi wisatawan yang sedang menyusun agenda liburan, wisata kuliner Jogja berikut bisa menjadi referensi. Enam tempat makan yang dirangkum dari video YouTube tersebut menawarkan pengalaman berbeda, baik dari sisi menu, suasana, maupun konsep penyajiannya.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner di Bandung Paling Hits dan Viral yang Wajib Dicoba
Ayam Bakar Artomoro, Rela Antre Demi Bumbu Medok
Ayam Bakar Artomoro berada di Jalan Palagan Tentara Pelajar KM 7,8, Sleman. Lokasinya sekitar 6 kilometer dari Tugu Jogja dan dikenal sebagai salah satu tempat makan yang sedang ramai.
Pengunjung disarankan menghindari jam sibuk atau akhir pekan karena antreannya bisa mencapai hampir satu jam. Popularitasnya turut diperkuat kedatangan sejumlah artis ibu kota.
Ayam kampung diolah dengan rempah khas dan diungkep sekitar lima jam sebelum dibakar. Tersedia pilihan rasa pedas dan manis. Nasi juga bisa diambil sendiri sehingga pengunjung dapat makan hingga kenyang.
Tugu Lor, Nongkrong di Tengah Pepohonan
Tugu Lor menawarkan konsep berbeda. Kafe yang berada di Jalan AM Sangaji ini memiliki area rindang dengan pepohonan besar sehingga suasananya terasa sejuk meski berada di kawasan kota.
Tempat duduk tersedia di area outdoor maupun bangunan dua lantai. Menu yang ditawarkan antara lain nasi goreng dan chicken katsu mozzarella dengan harga sekitar Rp35.000.
Selain kuliner dan minuman, Tugu Lor menyediakan toko batik, ruang pertemuan, museum batik, serta toko suvenir. Konsep tersebut membuatnya cocok untuk makan sekaligus bersantai.
Kopi Bukan Luwak, Makan Prasmanan Bernuansa Tradisional
Kopi Bukan Luwak di Jalan Kaliurang, Sleman, mengusung konsep kuliner tradisional dengan suasana yang nyaman. Tempat ini masih satu grup dengan Kopi Klotok.
Pengunjung dapat mengambil makanan sendiri dari dapur. Pilihannya tidak hanya makanan tradisional, tetapi juga dimsum, roti bakar, dan kopi.
Kafe di bagian depan juga menjadi tempat favorit untuk bersantai. Sementara area belakang memiliki tempat duduk yang lebih luas. Kopi Bukan Luwak buka setiap hari dan turut menjual produk UMKM lokal untuk oleh-oleh.
Pawon Tempuran, Rahang Tuna Jumbo Jadi Primadona
Pawon Tempuran by Notodahar menawarkan menu yang cukup unik berupa rahang tuna berukuran jumbo. Lokasinya berada di kawasan Sleman dan cukup tersembunyi dari jalan utama.
Rahang tuna menjadi menu andalan yang bisa dinikmati empat hingga lima orang. Harga yang disebut dalam video sekitar Rp200.000 untuk ukuran besar.
Dagingnya tebal, gurih, dan tidak terasa amis. Hidangan tersebut disajikan bersama sambal matah dan sambal bawang, serta cocok disantap ramai-ramai.
Kandang Ingkung, Sensasi Makan Seperti Pulang Kampung
Kandang Ingkung di kawasan Gamping menawarkan suasana pedesaan dengan area terbuka, pendopo, serta tempat lesehan. Menu utamanya tentu ayam ingkung.
Paket perorangan tersedia dengan nasi uduk, sayuran, ayam kampung, serta kuah santan yang gurih. Ada pula bakmi Jawa, gorengan, geblek, dan makanan tradisional lainnya.
Menariknya, kopi bisa diracik sendiri dan dibayar secara sukarela. Pengolahan makanan menggunakan arang atau kayu sehingga cita rasanya tetap khas.
Baca Juga: Kuliner Malam Surabaya Paling Legendaris 2026, 25 Tempat Makan Enak yang Wajib Masuk Wishlist
Kedai Mbak Pesta, Prasmanan di Tengah Persawahan
Kedai Makan Mbak Pesta berada di Pakem, Sleman. Tempat ini menawarkan pemandangan persawahan dan banyak area outdoor yang membuat suasana makan terasa lebih santai.
Makanan disajikan secara prasmanan. Pengunjung dapat memilih nasi, sayuran, ikan, ayam, telur, hingga sambal sesuai selera.
Aneka jajanan pasar dan gorengan hangat juga tersedia. Konsepnya ramah keluarga karena terdapat area yang dapat digunakan anak-anak bermain.
Baca Juga: Kuliner Legendaris Kediri yang Wajib Dicoba, Soto Pojok Sejak 1926 hingga Sate Kambing Bujangin
Enam tempat tersebut memperlihatkan bahwa wisata kuliner Jogja semakin beragam. Bukan hanya soal makanan, wisatawan juga bisa mendapatkan pengalaman menikmati suasana pedesaan, ruang hijau, budaya, hingga kuliner tradisional dalam satu perjalanan.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Elocer Channel