TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Resep nagasari ternyata bisa dibuat dengan cara yang lebih praktis tanpa mengurangi cita rasa legit dan gurihnya. Kue tradisional berbahan tepung beras, santan, dan pisang ini dapat dibuat menggunakan santan instan sehingga proses memasaknya lebih sederhana dan cocok untuk pemula.
Resep nagasari praktis ini menghasilkan sekitar 23 hingga 24 bungkus dalam sekali adonan. Teksturnya disebut sangat lembut, empuk, dan sedikit kenyal. Setelah dingin, kue bahkan bisa disimpan di dalam kulkas untuk mendapatkan sensasi yang lebih nikmat.
Bagi yang sedang mencari resep nagasari untuk camilan keluarga atau ide jualan rumahan, cara ini bisa menjadi pilihan. Bahan-bahannya mudah ditemukan dan proses pembuatannya tidak membutuhkan teknik khusus. Kuncinya adalah mengaduk adonan terus-menerus ketika dimasak agar hasil akhirnya tidak menggumpal.
Bahan Nagasari yang Perlu Disiapkan
Untuk membuat nagasari praktis, siapkan 250 gram tepung beras dan 50 gram tepung tapioka. Kedua bahan tersebut nantinya menjadi dasar adonan sekaligus memberikan tekstur lembut dan sedikit kenyal.
Tambahkan 150 gram gula pasir, setengah sendok teh vanili bubuk, serta satu sendok teh garam. Untuk menghasilkan rasa gurih, gunakan tiga bungkus santan instan kemasan kecil.
Jika ingin menggunakan santan segar, bahan tersebut juga bisa menjadi alternatif. Namun, penggunaan santan instan membuat proses pembuatan lebih cepat dan praktis.
Siapkan pula 700 mililiter air matang serta daun pisang untuk membungkus. Sebagai isian, gunakan pisang tanduk matang yang telah dipotong-potong sesuai selera.
Baca Juga: Burnout Bisa Dipicu Kurang Tidur, Ini Cara Mengatur Stres agar Tak Makin Parah
Adonan Harus Terus Diaduk
Langkah pertama adalah memasukkan tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, vanili bubuk, dan garam ke dalam wajan berukuran cukup besar. Aduk semua bahan hingga tercampur rata.
Setelah itu, masukkan santan instan dan 700 mililiter air matang. Pada tahap ini, kompor belum perlu dinyalakan. Aduk terlebih dahulu sampai seluruh bahan benar-benar menyatu dan tidak ada bagian tepung yang menggumpal.
Berikutnya, nyalakan kompor menggunakan api sedang cenderung kecil. Masak adonan sambil terus diaduk.
Semakin lama dimasak, adonan akan semakin kental dan berat. Ketika teksturnya mulai menggumpal, pengaduk bisa diganti menggunakan sutil kayu agar lebih kuat untuk mengaduk adonan.
Adonan harus terus diaduk sampai benar-benar matang dan memiliki tekstur padat. Setelah itu, matikan api dan diamkan sebentar.
Bungkus dengan Daun Pisang, Kemudian Kukus
Siapkan daun pisang yang sudah dibersihkan. Ambil secukupnya adonan, letakkan potongan pisang tanduk di bagian tengah, kemudian tutup kembali dengan adonan.
Bungkus nagasari menggunakan daun pisang hingga seluruh adonan habis. Setelah itu, panaskan kukusan terlebih dahulu sampai air benar-benar mendidih.
Susun nagasari di dalam kukusan. Kukus menggunakan api sedang selama sekitar 20 hingga 25 menit sampai matang.
Setelah matang, jangan langsung membuka atau menyajikannya dalam kondisi panas. Nagasari perlu didiamkan hingga dingin karena teksturnya saat masih panas cenderung lembek dan belum kokoh.
Setelah dingin, kue tradisional tersebut siap disajikan. Satu resep dapat menghasilkan sekitar 23 hingga 24 bungkus nagasari.
Hasil akhirnya memiliki rasa legit dan gurih meski menggunakan santan instan. Teksturnya empuk, lembut, serta sedikit kenyal. Nagasari juga disebut semakin nikmat ketika disimpan terlebih dahulu di dalam kulkas.
Dengan bahan sederhana dan langkah yang relatif mudah, resep ini cocok dicoba di rumah sebagai kudapan keluarga maupun ide usaha makanan tradisional.
Baca Juga: Burnout di Tempat Kerja: Kenali Gejalanya Sebelum Mengganggu Produktivitas
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest