Resep Cireng Crispy, Renyah di Luar dan Kopong di Dalam, Bisa Digoreng Dua Kali

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:31 WIB
Resep cireng crispy renyah di luar dan kopong di dalam. Rahasianya ada pada adonan, waktu istirahat, dan teknik goreng dua kali (Pinterest).
Resep cireng crispy renyah di luar dan kopong di dalam. Rahasianya ada pada adonan, waktu istirahat, dan teknik goreng dua kali (Pinterest).

TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Resep cireng crispy ini menawarkan tekstur yang berbeda dari cireng biasa. Bagian luarnya dibuat super renyah dan berkerut, sementara bagian dalamnya tetap kenyal serta kopong. Teknik menggoreng dua kali menjadi salah satu kunci agar kerenyahannya bertahan lebih lama.

Resep cireng crispy tersebut juga dilengkapi dua pilihan sambal, yakni sambal cuka dan sambal rujak. Bahan dasar cireng tetap sederhana, tetapi konsistensi adonan dibuat lebih encer agar cireng dapat mengembang ketika masuk ke minyak panas.

Bagi pencinta jajanan khas Bandung, cireng crispy ini bisa menjadi pilihan camilan yang menarik. Selain disantap langsung, cireng juga dapat dipadukan dengan sambal sesuai selera. Bahkan, cireng dapat disiapkan sebagai stok makanan beku dengan teknik penggorengan tertentu.

Baca Juga: Resep Klepon Tepung Ketan Full, Lembut dan Gula Merahnya Lumer di Mulut

Rahasia Cireng Bisa Kopong

Bahan utama yang digunakan adalah tepung tapioka, air, bawang putih, daun bawang, penyedap rasa, garam, dan lada. Tepung tapioka juga disiapkan dalam jumlah lebih banyak untuk membentuk lapisan luar cireng.

Tahap pertama adalah membuat biang dengan memasak sebagian tepung tapioka bersama air, daun bawang yang sudah diiris, bawang putih cincang, penyedap rasa, garam, dan sedikit lada.

Semua bahan dicampur terlebih dahulu ketika masih dingin. Cara ini dilakukan agar adonan tidak mudah menggumpal. Setelah tercampur, baru nyalakan api dan masak sampai adonan mengental.

Setelah biang mengental, diamkan sebentar sambil terus diaduk untuk mengeluarkan uap panas. Selanjutnya, masukkan biang ke dalam tepung tapioka kering.

Adonan kemudian diuleni dan ditekan sampai menyatu. Teksturnya memang masih sedikit cair, tetapi tidak terlalu lengket. Konsistensi yang agak tipis inilah yang membuat cireng dapat mengembang dan membentuk ruang kosong di bagian dalam.

Bentuk dan Diamkan Sebelum Digoreng

Bagi adonan menjadi sekitar 12 bagian. Setiap bagian akan mengembang ketika digoreng sehingga ukurannya menjadi lebih besar.

Lapisi setiap adonan dengan tepung tapioka tambahan secara merata. Kemudian bentuk secara tidak beraturan dengan cara ditekan, lalu satukan kembali hingga menyerupai bola.

Teknik tersebut bertujuan membuat cireng mudah mengembang ketika dimasukkan ke minyak. Biang yang lebih tipis di bagian dalam akan mengembang, sementara lapisan tepung di bagian luar membentuk kulit yang kokoh dan renyah.

Setelah dibentuk, cireng perlu didiamkan setidaknya 10 menit. Waktu istirahat ini membantu tepung pada bagian luar menempel lebih kuat pada adonan.

Baca Juga: Resep Telur Dadar Padang Tebal dan Padat, Rahasianya Ada di Cara Memasak

Goreng Dua Kali agar Lebih Renyah

Cireng digoreng menggunakan minyak panas dengan api besar pada tahap awal. Goreng sampai bagian luar mulai kokoh dan cireng terlihat mengembang.

Setelah itu, tiriskan. Cireng sebenarnya bisa langsung disantap setelah satu kali penggorengan, terutama jika akan segera dikonsumsi.

Namun, makanan yang digoreng biasanya terasa sangat renyah ketika baru diangkat dan dapat menjadi lebih cepat lembek setelah beberapa saat. Karena itu, cireng dapat digoreng dua kali untuk mempertahankan tekstur renyah lebih lama.

Setelah cireng beristirahat sebentar, goreng kembali menggunakan api sedang. Bolak-balik cireng selama proses penggorengan agar matang merata.

Terus goreng hingga warnanya sedikit berubah dan lapisan luarnya benar-benar terbentuk. Cireng yang sudah matang akan terlihat mengembang, berisi ruang kosong di bagian dalam, serta memiliki permukaan yang keriting dan renyah.

Jika ingin menjadikannya stok makanan beku, cireng sebaiknya digoreng setengah matang terlebih dahulu. Membekukan adonan mentah dapat membuat lapisan luarnya menjadi kenyal ketika digoreng.

Dua Pilihan Sambal Pendamping

Sambal cuka dibuat dari cabai merah, cabai rawit, bawang putih, cuka, gula, garam, penyedap rasa, dan air. Bahan-bahan tersebut direbus terlebih dahulu, kemudian dihaluskan.

Jumlah cuka dapat disesuaikan. Jika menggunakan cuka yang rasanya kuat, masukkan sedikit demi sedikit. Air juga dapat ditambahkan apabila rasa sambal terlalu tajam.

Sementara itu, sambal rujak dibuat dari bawang putih, cabai rawit, kencur, gula merah, dan asam jawa. Bawang putih serta kencur diulek bersama sedikit garam, kemudian ditambahkan cabai rawit, terasi, dan gula merah.

Air asam jawa yang sudah diencerkan kemudian ditambahkan agar tekstur sambal lebih cair dan cocok digunakan sebagai cocolan. Kecap manis tidak digunakan dalam resep ini.

Cireng yang sudah matang dapat disantap dengan salah satu atau kedua sambal tersebut. Sambal cuka memberikan perpaduan rasa manis, gurih, asam, dan segar, sedangkan sambal rujak memiliki rasa gurih dan aroma kuat dari terasi, kencur, serta bawang putih.

Baca Juga: Resep Sambal Bawang Tahan Lama, Rahasia Masaknya Pakai Api Kecil

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : pinterest
Tepung tapioka Resep cireng crispy Cireng crispy Sambal cuka sambal rujak