YOGYAKARTA – Kuliner Jogja menjadi salah satu daya tarik wisata yang membuat wisatawan ingin kembali datang. Selain gudek, kota ini menawarkan beragam makanan tradisional hingga kuliner kekinian, mulai dari brongkos, tengkleng, bakmi Jawa, mangut lele, bakso, hingga sate klatak yang memiliki ciri khas masing-masing.
Dalam sebuah rangkuman rekomendasi kuliner, terdapat 10 tempat makan yang disebut layak masuk itinerary wisatawan. Daftarnya mencakup kuliner Jogja terkenal, makanan legendaris, hingga tempat makan yang populer karena keunikan menu dan cara penyajiannya.
Pilihan kuliner Jogja tersebut menarik karena tidak hanya menawarkan makanan manis khas gudek. Ada pula sajian pedas, berkuah, olahan kambing, hingga makanan dengan konsep modern yang banyak digemari mahasiswa.
Baca Juga: Motor Bekas Kediri Mulai Rp2,7 Juta, Ada Motor Antik hingga Megapro Istimewa
10 kuliner Jogja yang disebut wajib dicoba
Rekomendasi pertama adalah Warung Brongkos Handayani yang berada di sekitar Alun-Alun Kidul. Warung ini disebut telah berdiri sejak 1975 dan mengandalkan nasi brongkos koyor sebagai salah satu menu andalan.
Brongkos memiliki kuah berwarna gelap yang sekilas menyerupai rawon. Namun, penggunaan santan membuat kuahnya terasa lebih gurih dan creamy, sementara koyor atau urat sapi dimasak hingga empuk.
Berikutnya ada Tengkleng Benjyo. Sajian berbahan kambing ini menawarkan kuah kuning kaya rempah dengan pilihan seperti tengkleng gajah, tengkleng iga, dan sate bundal.
Baca Juga: Motor Bekas Kediri Ditawarkan Mulai Rp2,1 Juta, Ada XSR hingga Vespa
Untuk pencinta kuliner tradisional Jogja, kawasan Wijilan menjadi tujuan berikutnya. Gudek Wijilan Buis disebut menawarkan gudek kering dengan rasa manis yang berpadu dengan sambal goreng krecek pedas dan gurih.
Pilihan keempat adalah Mie Sapi Banteng di Jalan Banteng. Berbeda dengan mie ayam tradisional, sajian ini menggunakan topping daging sapi cincang, chili oil, mie homemade, serta pangsit goreng.
Gudek hingga bakmi Jawa, pilihan kuliner legendaris
Pencinta makanan pedas bisa mencoba Gudek Mercon Butinah. Sesuai namanya, hidangan ini mengandalkan sambal goreng krecek dengan banyak cabai rawit sehingga memberikan sensasi pedas yang kuat.
Baca Juga: Motor Bekas Kediri Mulai Rp700 Ribu, Mesin Diklaim Enak dan Dapat Garansi
Ada pula Gudek Mbok Lindu di Jalan Sosro Wijayan. Resep gudek legendaris tersebut disebut diteruskan oleh keluarga setelah Mbok Lindu meninggal dunia.
Gudek Mbok Lindu menawarkan pilihan nasi maupun bubur. Cita rasanya disebut tidak terlalu manis dan cenderung gurih, dengan penyajian menggunakan pincuk daun pisang.
Pada malam hari, wisatawan dapat beralih ke Bakmi Pak Pele di kawasan Alun-Alun Utara. Bakmi Jawa tersebut dimasak secara tradisional menggunakan anglo dan arang sehingga menghasilkan aroma khas.
Baca Juga: Motor Antik Unik Kediri Ditawarkan Mulai Rp2,1 Juta, Surat Lengkap
Menu yang tersedia antara lain bakmi godok dan bakmi goreng. Pengunjung juga dapat memilih telur ayam atau telur bebek serta menambahkan uritan maupun ati ampela.
Mangut lele dan sate klatak jadi penutup
Rekomendasi kedelapan adalah Mangut Lele Mbok Marto di kawasan Sewon, Bantul. Keunikan tempat ini terletak pada konsep makan langsung di dapur dengan sistem mengambil nasi dan lauk sendiri.
Lele terlebih dahulu diasap hingga menghasilkan aroma khas, kemudian dimasak menggunakan kuah santan pedas. Selain mangut lele, tersedia pula gudek, krecek, dan garang asem.
Baca Juga: Motor Bekas Kediri Harga Mulai Rp3 Jutaan, NMAX hingga Vario Jadi Pilihan
Kuliner berikutnya adalah Bakso Bethesda 74 yang berada di sekitar Rumah Sakit Bethesda. Bakso ini memiliki pilihan bakso halus, tahu, mie kuning, serta bakso goreng yang disebut menjadi salah satu ciri khasnya.
Sebagai penutup, ada Sate Klatak Pak Bari di Pasar Jejeran, Bantul. Sate kambing ini terkenal dengan penggunaan jeruji besi sepeda sebagai tusuk sate agar panas merata ketika daging dibakar.
Berbeda dari sate pada umumnya, sate klatak menggunakan bumbu sederhana berupa garam dan bawang. Sajian tersebut kemudian disantap bersama kuah gulai kuning dan nasi hangat.
Ragam tersebut menunjukkan bahwa kuliner Jogja tidak hanya identik dengan gudek. Dari makanan tradisional hingga sajian modern, masing-masing menawarkan pengalaman rasa dan cerita yang berbeda bagi wisatawan.
Baca Juga: Cari Motor Bekas Murah di Surabaya? Intip Koleksi Berkualitas di SBM Kapas Jaya, Harga Terjangkau!
Course: Youtube @10bestid
Editor : Erlin Nur Azizah