TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Makanan khas Jawa Timur memiliki ragam sajian dengan cita rasa dan bahan yang berbeda-beda. Mulai dari lontong balap khas Surabaya dan Sidoarjo, rawon dengan kuah hitam, hingga rujak soto dari Banyuwangi, kuliner Jawa Timur menawarkan banyak pilihan yang bisa menjadi inspirasi menu.
Beberapa makanan tersebut menggunakan bahan yang cukup khas, seperti petis, keluwek, cingur sapi, lontong, hingga berbagai jenis sayuran. Berikut sejumlah makanan khas Jawa Timur yang disebutkan dalam sebuah video tentang kuliner daerah tersebut.
Baca Juga: All New MG ZS Hybrid Plus Resmi Hadir di Indonesia: SUV Hybrid Eropa Berkapasitas 195 HP dan Fitur
Lontong Balap hingga Rujak Cingur
Lontong balap merupakan makanan khas Surabaya dan Sidoarjo. Sajian ini menggunakan kecambah, tahu goreng, lento yang dibuat dari kacang merah atau singkong, lontong, serta sambal petis. Kuahnya bening dan biasanya ditambahkan bawang goreng serta kecap manis. Lontong balap dapat dijadikan menu sarapan maupun makan siang.
Ada pula lontong kupang yang banyak ditemukan di Sidoarjo, Surabaya, dan sekitarnya. Kupang merupakan sejenis kerang laut berukuran kecil. Dalam satu porsi terdapat lontong, kupang, lento, serta sate kerang. Lontong kupang diracik dengan petis yang dibuat dari kupang, bawang putih, dan jeruk nipis sehingga menghasilkan cita rasa khas dan segar.
Rujak cingur juga menjadi salah satu makanan khas Jawa Timur yang bisa ditemui di hampir seluruh wilayah provinsi tersebut. Isinya terdiri dari buah-buahan, sayuran, lontong, serta cingur sapi. Bumbunya menggunakan kacang tanah goreng, cabai, gula Jawa, petis khas Jawa Timur, dan pisang batu. Racikan bumbu dapat berbeda di setiap daerah.
Sementara itu, rawon dikenal dari kuahnya yang berwarna hitam. Warna tersebut berasal dari keluwek yang menjadi bahan utama bumbunya. Rawon berbahan utama daging dan dapat disajikan bersama tempe goreng, tahu goreng, telur asin, kerupuk udang, serta gorengan. Untuk menu rumahan, rawon juga dapat ditambahkan sayuran seperti labu bligo, labu siam, atau pepaya muda.
Baca Juga: Wuling Axion Resmi Diperkenalkan: SUV 7-Seater Kompak Berteknologi EV dan PHEV dengan Jarak Tempuh H
Tahu Tek hingga Nasi Tempong
Semanggi Surabaya menggunakan tanaman semanggi sebagai bahan utama, ditambah tauge atau kangkung. Sajian ini disiram bumbu pecel berbahan kacang tanah dan dilengkapi kerupuk uli. Salah satu perbedaannya dengan pecel pada umumnya adalah bumbu kacang untuk pecel semanggi dicampur ubi atau ketela.
Tahu tek terkenal di Surabaya. Makanan ini terdiri dari tahu goreng, lontong, kecambah, kuah kacang yang dicampur petis, dan kerupuk udang. Tahu tek biasanya dijajakan pada malam hari. Nama tersebut berasal dari kebiasaan penjual mengetuk wajan menggunakan sendok saat berjualan.
Sate Madura menggunakan bahan berupa ayam, kambing, atau daging sapi yang dibakar di atas tungku arang dan disajikan dengan bumbu kacang khas Madura. Untuk soto, beberapa jenis yang dikenal di Jawa Timur adalah soto Lamongan, soto Madura, dan soto Jombang. Soto Lamongan memiliki ciri khas taburan koya dengan kuah gurih dan kental, sedangkan soto Jombang memiliki kuah yang tidak terlalu kental.
Kuliner lainnya adalah nasi krawu dari Gresik yang berisi nasi, daging suwir, serundeng, dan sambal khas. Ada pula tahu campur dari Lamongan yang berisi daging sapi, tahu goreng, perkedel singkong, tauge, mi kuning, dan kerupuk udang.
Bakwan Malang disajikan dengan kulit pangsit goreng. Bandeng asap banyak ditemui di Sidoarjo, Gresik, dan sekitarnya karena daerah tersebut merupakan penghasil bandeng. Proses pengasapan membuat ikan lebih awet dan dapat disimpan selama beberapa hari.
Dari Banyuwangi, terdapat nasi tempong yang terdiri dari sayuran rebus, tahu, tempe, gorengan, dan ikan jambal, kemudian disantap dengan sambal kacang yang dicampur kencur atau sambal terasi. Banyuwangi juga memiliki rujak soto, perpaduan rujak sayur dengan soto ayam, daging sapi, atau soto babat.
Masih ada sego lento dari Sidoarjo, pecel yang memiliki banyak variasi seperti pecel Madiun, pecel Tumpang, pecel Ponorogo, dan pecel Malang, serta lontong kikil yang menggunakan lontong dan kikil sapi. Sementara itu, sambal wader dari Mojokerto menggunakan ikan wader berukuran kecil yang digoreng hingga kering, lalu disajikan bersama sambal cobek dan lalapan.
Baca Juga: Mitsubishi XForce HV Resmi Meluncur di GIAS 2026: SUV Hybrid Atkinson Cycle 1.6L dengan Jarak Tempuh
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest