TRENGGALEKNJENGGELEK,JAWAPOS.COM - Resep rawon ala Devina Hermawan menawarkan cara membuat hidangan berkuah khas Jawa Timur dengan cita rasa gurih, aromatik, tetapi tetap ringan. Dalam video memasaknya, Devina menggunakan daging sengkel sapi, keluak, serta sejumlah rempah dan pelengkap yang membuat rawon semakin kaya rasa.
Devina menyebut dirinya lebih menyukai rawon dengan rasa yang ringan, tidak terlalu asin maupun manis. Menurutnya, kuah rawon tetap terasa menyegarkan meski disantap dalam jumlah banyak.
Bahan utama yang digunakan adalah daging sengkel sapi. Bagian daging lain juga dapat digunakan sesuai selera. Untuk bumbu halus, Devina menggunakan bawang putih, bawang merah, kemiri sangrai, kunyit, dan keluak.
Keluak menjadi salah satu bahan penting dalam resep ini. Devina menyarankan memilih keluak yang berwarna hitam pekat dan mengilap. Keluak juga tidak boleh dalam kondisi kering atau terasa pahit.
Baca Juga: All New MG ZS Hybrid Plus Resmi Hadir di Indonesia: SUV Hybrid Eropa Berkapasitas 195 HP dan Fitur
Cara Membuat Bumbu Rawon
Bumbu halus dibuat dengan mencampurkan bawang putih, bawang merah, kemiri sangrai, keluak, kunyit, dan minyak. Seluruh bahan kemudian dihaluskan hingga lembut. Jika bumbu sulit dihaluskan, air dapat ditambahkan secukupnya.
Setelah bumbu halus, tumis menggunakan api sedang cenderung kecil. Menurut Devina, penggunaan api kecil penting agar bumbu matang sempurna dan aromanya keluar.
Bumbu yang dihaluskan dengan lembut juga tidak membutuhkan tambahan minyak karena sebelumnya sudah dicampur minyak. Bumbu ditumis hingga mengeluarkan minyak dan aroma harum.
Setelah itu, serai yang sudah dimemarkan dan dipotong menjadi dua atau tiga bagian dimasukkan bersama daun jeruk serta daun salam. Proses memasak dilanjutkan hingga bumbu semakin harum.
Devina kemudian menggunakan pressure cooker untuk memasak daging sengkel agar lebih cepat empuk. Jika direbus secara biasa, daging sengkel dapat membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam untuk menjadi empuk.
Sebelum dimasukkan ke dalam pressure cooker, kuah terlebih dahulu dipanaskan. Devina mengingatkan agar air tidak digunakan secara berlebihan karena dapat membuat rasa rawon terlalu encer.
Daging sapi kemudian dimasukkan bersama kuah, tomat utuh, dan daun bawang yang telah dipotong. Bumbu pelengkap berupa garam, kaldu bubuk, merica, dan gula juga ditambahkan.
Untuk daging sengkel yang berserat, proses pressure cooking membutuhkan sekitar 60 hingga 80 menit. Sementara jika menggunakan daging fillet, waktu memasak yang dibutuhkan bisa sekitar 30 menit.
Baca Juga: Wuling Axion Resmi Diperkenalkan: SUV 7-Seater Kompak Berteknologi EV dan PHEV dengan Jarak Tempuh H
Sambal dan Pelengkap Rawon
Sambil menunggu daging matang, Devina membuat sambal cabai rawit. Bahan yang digunakan adalah cabai rawit, bawang putih, dan minyak.
Cabai dan bawang putih dapat dicincang menggunakan chopper atau dilakukan secara manual dengan pisau. Setelah itu, bahan dimasak bersama minyak. Sedikit air ditambahkan agar cabai lebih lunak.
Sambal kemudian diberi garam, gula, dan kaldu bubuk. Proses memasak dilanjutkan hingga air menyusut. Devina mengingatkan agar cabai tidak sampai gosong.
Setelah rawon matang, hidangan dapat disajikan bersama pelengkap klasik berupa telur asin, tauge, jeruk nipis, dan sambal. Pelengkap tersebut disebut cocok untuk menambah cita rasa rawon, terutama bagi pencinta makanan pedas.
Menurut Devina, rawon yang baik tidak hanya memiliki kuah yang kaya aroma, tetapi juga daging yang empuk dan bercita rasa. Aroma keluak, serai, daun salam, dan daun jeruk menjadi bagian penting dari hidangan tersebut.
Ia juga menyarankan daging dimasak lebih lama dalam pressure cooker apabila teksturnya belum cukup empuk. Dengan bahan berkualitas dan proses memasak yang tepat, rawon dapat menghasilkan kuah gurih dan aromatik dengan daging yang lembut.
Baca Juga: Mitsubishi XForce HV Resmi Meluncur di GIAS 2026: SUV Hybrid Atkinson Cycle 1.6L dengan Jarak Tempuh
Editor : Fadhilah Salsa BellaSumber : pinterest