Daging Iga Bakar, Empuk dan Gurih yang Bikin Nagih

Amalia Rizky Indah Permadani • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 10:31 WIB
GUGAH SELERA: Iga bakar dengan perpaduan daging empuk dan cita rasa panggangan yang khas.
Daging Iga Bakar, Empuk dan Gurih yang Bikin Nagih
GUGAH SELERA: Iga bakar dengan perpaduan daging empuk dan cita rasa panggangan yang khas. Daging Iga Bakar, Empuk dan Gurih yang Bikin Nagih

KOTA, Radar Trenggalek – Menikmati sajian daging sapi dengan bumbu yang meresap tentu menjadi pengalaman kuliner tersendiri bagi pencinta makanan berbahan dasar daging.

Salah satu menu yang bisa dicoba adalah iga bakar di salah satu restoran di Kabupaten Trenggalek.

Perpaduan daging yang empuk, cita rasa gurih, dan aroma khas panggangan menjadi daya tarik hidangan ini.

Baca Juga: Bakmi Ayam Charsiu, Gurih Manisnya Bikin Susah Berhenti di Suapan Pertama

Iga bakar memiliki karakter tersendiri dibandingkan olahan daging sapi lainnya. Bagian iga yang diolah dengan tepat dapat menghasilkan tekstur daging yang empuk dan mudah dinikmati.

Ditambah balutan bumbu yang meresap, sajian ini menawarkan perpaduan rasa yang cocok bagi pencinta kuliner bercita rasa gurih dengan sentuhan manis.

Salah satu penikmat kuliner, Alfreda Luis Islamey,  menilai tekstur daging menjadi bagian penting dalam menikmati iga bakar.

Daging yang empuk membuat hidangan lebih nyaman disantap, sementara racikan bumbu memberikan cita rasa yang semakin menggugah selera.

“Menurut saya, iga bakarnya enak. Dagingnya empuk, jadi mudah dimakan. Bumbunya juga terasa gurih dan meresap ke daging. Apalagi dimakan bersama nasi hangat, rasanya semakin nikmat,” ujar Alfreda.

Selain tekstur daging, aroma bakaran menjadi salah satu hal yang membuat iga bakar menarik untuk dicoba.

Proses pemanggangan memberikan aroma khas pada permukaan daging sekaligus memperkuat karakter rasa bumbunya.

Perpaduan tersebut membuat sajian iga bakar terasa berbeda dari olahan daging yang dimasak dengan cara lain.

Rasa gurih yang berpadu dengan sedikit sentuhan manis juga membuat iga bakar cocok disantap bersama berbagai pelengkap.

Nasi hangat menjadi pasangan yang pas untuk menikmati daging berbumbu, sedangkan sambal dapat memberikan sensasi pedas bagi penikmat kuliner yang menyukai rasa lebih kuat.

Bagi Alfreda, iga bakar bisa menjadi alternatif ketika ingin menikmati menu berbahan dasar daging sapi.

Tekstur daging yang empuk menjadi nilai tambah karena membuat setiap potongan lebih mudah disantap.

Sementara itu, bumbu yang meresap memberikan rasa yang tidak hanya terasa di permukaan daging.

Keberadaan menu iga bakar di salah satu restoran di Trenggalek juga menambah pilihan kuliner bagi masyarakat.

Menu ini bisa menjadi alternatif untuk makan siang maupun makan malam, terutama bagi mereka yang ingin menikmati hidangan daging dengan cita rasa khas panggangan.

Baca Juga: Menjaga Rasa dalam Semangkuk Gulai

Pada akhirnya, kenikmatan iga bakar terletak pada perpaduan tekstur daging, bumbu, dan aroma bakaran yang khas.

Bagi pencinta olahan daging sapi, sajian ini bisa menjadi pilihan untuk menikmati kuliner yang sederhana, tetapi tetap menggugah selera.

Empuknya daging dan gurihnya bumbu menjadi kombinasi yang membuat iga bakar layak masuk daftar menu untuk dicoba saat berburu kuliner di Trenggalek. (mal/din)

Editor : Jonathan Alinskie Winata
Sumber : RADAR TRENGGALEK
Iga Bakar Trenggalek Rekomendasi Kuliner kuliner jawa timur kuliner trenggalek