Trenggalekjenggelek – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, meninjau langsung Pasar Basah Trenggalek untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok.
Didampingi Sekda Trenggalek Edy Supriyanto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyahandaka, serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Komindag) Trenggalek Saniran, Wabup menegaskan bahwa harga bahan pokok masih relatif stabil.
Baca Juga: Lahan Sawah Trenggalek Tembus 186 Hektar dalam Lima Tahun
Hanya cabai rawit merah yang mengalami fluktuasi cukup signifikan.
“Alhamdulillah kondisi pasar masih stabil. Memang ada beberapa harga yang naik, salah satunya cabai rawit merah yang peningkatannya cukup signifikan,” ujar Syah Mohamad Natanegara saat meninjau pasar, Selasa (25/3/2024).
Ia juga memastikan bahwa pasokan bahan pokok di Pasar Basah Trenggalek masih aman menjelang Lebaran.
Saniran menambahkan bahwa sebagian besar harga komoditas relatif stabil, kecuali cabai rawit merah yang fluktuatif.
“Cabai rawit merah hari ini naik, bisa jadi besok turun, lalu naik lagi. Polanya memang seperti itu,” jelasnya.
Baca Juga: THR ASN Rp 47 Miliar Segera Cair, Proses Pencairan Dilakukan Bertahap
Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar agar stok dan harga di pasar tetap terkendali.
Siti, salah satu pedagang di Pasar Basah Trenggalek, mengungkapkan bahwa menjelang Lebaran, jumlah pengunjung pasar mulai meningkat.
“Hari ke-25 puasa, sudah banyak yang berbelanja kebutuhan Lebaran,” katanya.
Ia juga menyebutkan harga beberapa kebutuhan pokok yang masih relatif stabil, di antaranya: cabai rawit merah Rp 86 ribu per kilogram, cabai merah Rp 50 ribu, daging ayam Rp 35 ribu, telur ayam Rp 26 ribu, bawang merah Rp 45 ribu, dan bawang putih Rp 40 ribu per kilogram.
Dengan kondisi pasar yang masih terkendali, Pemkab Trenggalek optimistis kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri tetap terpenuhi tanpa gejolak harga yang berlebihan. (Kho)
Editor : Akhmad Nur Khoiri