Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

DPRD Trenggalek Bahas LKPJ Bupati 2024

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 28 Maret 2025 | 21:32 WIB
Wabup Trenggalek saat membacakan LKPJ 2024 dalam Sidang Paripurna.
Wabup Trenggalek saat membacakan LKPJ 2024 dalam Sidang Paripurna.

Trenggalekjenggelek – Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati dalam Sidang Paripurna DPRD, Kamis (27/3/2025). 

Laporan tersebut merinci realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 serta capaian indikator makro ekonomi daerah.  

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, itu berlangsung tanpa kehadiran Bupati Mochamad Nur Arifin, yang berhalangan hadir.

Dalam laporannya, Mas Syah menekankan bahwa LKPJ ini merupakan bagian dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.  

"Secara umum capaian indikator makro kita tahun 2024 menunjukkan tren positif," ujarnya di hadapan anggota dewan.  

Dalam laporan tersebut, realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2024 mencapai Rp1,97 triliun atau 100,5% dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp1,96 triliun.

Dari jumlah tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar Rp281,23 miliar, yang terdiri dari:  

- Pajak daerah: Rp58,99 miliar  

- Retribusi daerah: Rp20,87 miliar  

- Pengelolaan kekayaan daerah: Rp6,36 miliar  

- Sumber pendapatan sah lainnya: Rp194,98 miliar  

Sementara itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat mencapai Rp1,69 triliun, sedangkan pendapatan daerah lainnya sebesar Rp64,94 juta.  

Di sisi belanja daerah, realisasi mencapai Rp1,97 triliun atau 95,2% dari total anggaran Rp2,07 triliun. Rincian belanja daerah meliputi:  

- Belanja operasi: Rp1,53 triliun  

- Belanja modal: Rp156,87 miliar  

- Belanja tak terduga: Rp645 juta  

- Belanja transfer: Rp282,04 miliar  

Laporan LKPJ juga mencatat sejumlah pencapaian makro ekonomi yang menunjukkan tren positif. 

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Trenggalek tahun 2024 mencapai 72,47 poin, melampaui target yang ditetapkan sebesar 71,93 poin. 

Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,5% dari sebelumnya 10,63%, sementara tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,9% dari target 3,8%.  

Dari segi pertumbuhan ekonomi, laju pertumbuhan tercatat di angka 4,71%, melebihi target 4,5%. 

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita juga meningkat menjadi Rp32,72 juta per tahun, melampaui target Rp28,95 juta.  

Menanggapi laporan tersebut, Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, menegaskan bahwa evaluasi terhadap pelaksanaan visi dan misi daerah akan menjadi perhatian utama.  

"Ada empat misi utama yang ditekankan, yakni pengembangan ekonomi pariwisata, kesetaraan gender, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta reformasi birokrasi. Alhamdulillah, dari penyampaian Pak Bupati, semua menunjukkan peningkatan," ujar Doding.  

Ia juga menyampaikan bahwa DPRD akan membentuk panitia khusus untuk menelaah lebih lanjut laporan tersebut sebelum memberikan rekomendasi resmi. (kho)

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#dprd trenggalek #trenggalek #lkpj