Trenggaleknjenggelek- Jika berbicara tentang peralatan dapur Tradisional,cobek batu merupakan merupakan salah satu yang tak lekang oleh waktu.
Dibalik popularitasnya, ada satu daerah ditulungagung yang dikenal sebagai sentra pengrajin cobek terbesar yaitu desa Campurdarat.
Desa yang terletak dikecamatan campurdarat ini sudah puluhan tahun menjadi pusat produksi cobek batu. Aktivitas memahat batu andesit menjadi cobek telah menjadi mata pencarian utama banyak warga desa ini, bahkan turun temurun dari generasi ke generasi.
Batu andesit lokal, cobek cobek yang dihasilkan di campurdarat terbuat dari batu andesit yang ditambang langsung dari kawasan sekitar. Selain kuat dan tahan lama, batu ini juga dikenal aman digunakan untuk mengolah makanan.
Tidak heran,produk dari campurdarat telah menembus pasar hingga ke luar daerah, bahkan ke berbagai kota di indonesia. Industri cobek di campurdarat tidak hanya dikerjaan oleh individu, terapi juga dalam bentuk kelompok usaha UMKM.
Banyak warga memanfaatkan halaman rumah mereka sebagai tempat produksi, mulai dari proses pemotongan batu hingga penghalusan akhir. Setiap harinya bisa menghasilkan puluhan cobek bahkan ratusan cobek, tergantung pesenan.
Baca Juga: Akses jalan alternatif Desa Semarum- pakis-Pogalan-Kendalrejo Rusak parah Warga Kesulitan Mobilitas
"Selain cobek, mereka juga memproduksi ulekan, batu bakar, hingga hiasan taman". ujar pak sukaji, salah satu penghrajin yang telah menekuni usaha ini selama kurang lebih 20 tahun.
Meskipun permintaan stabil, para pengrajin dihadapkan dengan berbagai tantangan seperti kenaikan harga bahan bakar, alat kerja mesin atau tradisional hingga regenerasi tenaga kerja muda yang semakin sedikit.
Pemerintah daerah pun diharapkan lebih aktif memberikan pelatihan, alat bantu, serta akses pemasaran digital bagi para pengrajin.
Dengan adanya potensi yang besar dan kualitas produk tidak diragukan, desa campurdarat pantas mendapat perhatian kusus sebagai pusat kerajinan cobek batu yang membawa nama tulungagung ke kancah nasional.(gun)
Editor : Gunawan Rdr Tulungagung