Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Bupati Trenggalek Dorong Camat Jadi Duta Investasi, Targetkan 2.000 NIB per Tahun

Zaki Jazai • Selasa, 6 Mei 2025 | 13:05 WIB
Acara perlindungan UMKM di Trenggalek yang membuat camat harus berperan aktif.
Acara perlindungan UMKM di Trenggalek yang membuat camat harus berperan aktif.

Trenggaleknjenggelek– Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong percepatan pelayanan publik dan peningkatan investasi daerah dengan menugaskan camat sebagai duta investasi dan pelayanan perizinan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Trenggalek dalam memperkuat ekonomi lokal secara inklusif dan terukur.

“Setiap Rabu kita ngantor di desa. Semua pelayanan di kabupaten, termasuk mitra strategis seperti perbankan dan pergadaian, juga hadir. Itu yang membuat perizinan meningkat tajam. Kalau dulu per tahun cuma 1.000, sekarang bisa sampai 11.000,” kata Nur Arifin, Senin (5/5/2025).

Meski terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah perizinan, Nur Arifin mengakui bahwa nilai investasi yang terungkit masih terbatas. Dari 11.000 perizinan yang terbit, nilai investasi baru mencapai sekitar Rp580 miliar, yang hanya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 4 hingga 7 persen.

“Kalau ingin pertumbuhan ekonomi delapan persen, ya berarti harus kita lipatkan energinya tiga kali. Karena itu saya beri beban ke para camat. Mereka jadi duta investasi, duta perizinan, dan duta pelayanan UMKM. Minimal per camat harus bisa menerbitkan 2.000 NIB,” tegasnya.

Bupati menambahkan, para camat akan dilengkapi perangkat digital seperti tablet atau ponsel agar bisa langsung mendata pelaku usaha di lapangan. “Misalnya camat ngopi di warung pinggir pantai, dia harus tahu siapa pemiliknya, berapa karyawannya, butuh modal berapa. Semua harus bisa dicatat,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Trenggalek juga tengah menyiapkan skema kemudahan investasi untuk aset-aset milik daerah. Salah satu yang sedang berjalan adalah revitalisasi Rumah Potong Hewan (RPH) menjadi bagian dari jaringan halal supply chain.

“Kita ingin RPH kita tidak hanya mewadahi juru sembelih, tapi juga mampu mengemas daging dengan baik dan memenuhi standar halal. Ini bagian dari strategi memperkuat industri hilir daerah,” tandas Nur Arifin.(jaz) 

 

 

(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
(ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
Editor : Zaki Jazai
#NIB #umkm #bupati trenggalek #duta investasi