Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Perusahaan Besar Kini Lebih Pilih Keterampilan daripada Gelar! Ini Alasannya

Mahsun Nidhom • Selasa, 27 Mei 2025 | 16:45 WIB
Microsoft dan Walmart kini lebih memilih skill daripada gelar.
Microsoft dan Walmart kini lebih memilih skill daripada gelar.

Trenggaleknjenggelek - Di era sekarang, punya gelar sarjana memang keren, tapi ternyata keterampilan mulai jadi bintang utama di dunia kerja.

Beberapa perusahaan besar seperti Microsoft dan Walmart bahkan sudah mulai mengalihkan fokus perekrutan mereka dari yang semula berorientasi pada gelar, menjadi lebih mementingkan kemampuan nyata atau skills dari para kandidat.

Jadi, kalau kamu jago di bidang tertentu, tapi belum sempat menyelesaikan kuliah, peluangmu tetap terbuka lebar.

Langkah besar ini merupakan bagian dari sebuah inisiatif yang digagas oleh Burning Glass Institute, lembaga pengembangan tenaga kerja yang percaya bahwa keterampilan adalah kunci utama sukses dalam karier.

Skills-first.org: Situs yang Bisa Jadi Game Changer

Sebagai bagian dari upaya mereka, Burning Glass meluncurkan situs skills-first.org. Situs ini menyajikan profil keterampilan yang dibutuhkan untuk sembilan jenis pekerjaan paling umum.

Misalnya untuk pekerjaan seperti software engineer, manajer keuangan, hingga layanan pelanggan, kamu bisa lihat langsung skill apa saja yang dibutuhkan, seberapa mahir kamu harus menguasainya, dan kenapa skill itu penting menurut para pemberi kerja.

Tujuannya jelas, memberi jalan bagi pencari kerja agar bisa bersaing secara adil, tanpa harus terpaku pada status gelar akademik.

Ini juga membantu perusahaan menyusun deskripsi pekerjaan yang fokus pada kompetensi, bukan hanya ijazah.

Baca Juga: Ganti PIN Anda Sekarang Jika Angkanya Masuk Daftar Ini

Kenapa Tren Ini Muncul?

Perubahan ini bukan tanpa alasan. Dunia kerja berkembang cepat. Banyak perusahaan kesulitan mencari tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan lapangan.

Gelar sarjana terkadang tidak mencerminkan kesiapan seseorang untuk langsung terjun ke dunia kerja.

“There’s a lot of reasons why the workforce may be disillusioned right now,” kata Morris Walmart.

“But as employers we can provide some hope and focus on investing in our people to optimize their success,” lanjutnya.

Pernyataan dari Walmart ini menunjukkan bahwa perusahaan mulai berpikir panjang, daripada menunggu lulusan sarjana dengan pengalaman minim.

Lebih baik mereka fokus mengembangkan orang-orang dengan skill yang sudah terbukti.

Bukan Berarti Mereduksi Jenjang Pendidikan

Penting untuk ditekankan bahwa pergeseran fokus dari gelar ke keterampilan bukan berarti mereduksi semangat untuk menempuh pendidikan formal.

Justru, hal ini memperluas cara pandang kita bahwa belajar bisa datang dari mana saja baik itu dari bangku kuliah, pelatihan teknis, pengalaman kerja, hingga pembelajaran mandiri.

Gelar akademik tetap memiliki peran penting, terutama untuk profesi-profesi tertentu yang memang menuntut pendidikan formal dan sertifikasi khusus.

Namun di tengah dunia kerja yang terus berubah dan bergerak cepat, keterampilan praktis menjadi nilai tambah yang tak kalah penting.

Dengan begitu, pendidikan dan keterampilan seharusnya tidak dipertentangkan, melainkan diperkuat satu sama lain.

Kombinasi keduanya akan menjadi modal terbaik untuk menghadapi tantangan dunia kerja masa kini dan masa depan.

Baca Juga: Trenggalek Gagal Raih Kemenangan atas Kabupaten Kediri di Porprov Jatim 2025

Dukungan dari Perusahaan Raksasa

Selain Microsoft dan Walmart, inisiatif ini juga didukung oleh perusahaan besar lain seperti Blackstone, Bank of America, Accenture, Home Depot, dan PepsiCo.

Mereka sama-sama menyusun ulang cara merekrut, dari yang dulunya fokus pada gelar jadi lebih terbuka terhadap orang-orang dengan keterampilan praktis dan pengalaman.

Hal ini tentu jadi kabar baik untuk semua kalangan, terutama mereka yang selama ini merasa tertinggal karena tidak bisa menempuh pendidikan tinggi.

Kini, peluang kerja lebih inklusif dan bisa diakses siapa saja yang punya skill dan kemauan untuk terus belajar.

Apa Artinya?

Kalau kamu sedang cari kerja atau mau naik level di kariermu, sekarang saatnya fokus membangun skill.

Banyak platform belajar online yang menyediakan kursus bersertifikat. Kamu juga bisa ikuti pelatihan atau workshop yang relevan dengan pekerjaan impianmu.

Asal kamu punya kemampuan, pengalaman, dan semangat berkembang, perusahaan besar tak akan ragu untuk mempertimbangkanmu.

Pendekatan baru ini bukan hanya menguntungkan pekerja, tapi juga membantu perusahaan menemukan kandidat terbaik yang benar-benar siap bekerja. Win-win solution, kan?

Perubahan fokus dari gelar ke keterampilan adalah tanda bahwa dunia kerja sedang berevolusi.

Skill is the new degree. Perusahaan seperti Walmart dan Microsoft menunjukkan bahwa yang terpenting sekarang adalah apa yang bisa kamu lakukan, bukan dari mana ijazahmu berasal.

Jadi, kalau kamu punya keahlian tapi belum sempat kuliah atau menyelesaikan pendidikan tinggi, jangan khawatir.

Pintu kesempatan tetap terbuka lebar, asalkan kamu terus belajar dan mau berkembang. (sun)

Guru sedang Upacara Bendera
Guru sedang Upacara Bendera
Editor : Mahsun Nidhom
#walmart #Burning Glass Institute #pekerjaan #microsoft #rekrutmen