Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Landmark Baru: Patung Bekicot Grobogan Habiskan Rp100 Juta

Mahsun Nidhom • Selasa, 27 Mei 2025 | 18:00 WIB
Patung bekicot di Desa Keyongan, Gabus, Kabupaten Grobogan.
Patung bekicot di Desa Keyongan, Gabus, Kabupaten Grobogan.

Trenggaleknjenggelek - Setelah viralnya patung biawak di Wonosobo, kini giliran patung bekicot di Desa Keyongan, Kecamatan Gabus, Grobogan yang mencuri perhatian.

Bukan cuma bentuknya yang unik, tapi juga anggaran pembangunannya yang menembus Rp100 juta.

Patung bekicot ini diklaim dibangun sebagai upaya melestarikan sejarah lokal, di mana kata “Keyongan” diyakini berasal dari “keong”, hewan bercangkang yang dulunya banyak ditemukan di kawasan tersebut.

Dari sisi niat, tentu patut diapresiasi. Tapi dari sisi efisiensi anggaran, publik mulai membandingkan proyek ini dengan patung-patung serupa di daerah lain.

Salah satunya adalah patung biawak di Wonosobo yang sempat ramai di media sosial. Patung tersebut dibangun hanya dengan anggaran Rp50 juta, setengah dari biaya patung bekicot Grobogan.

Meski desainnya sempat jadi bahan guyonan karena dianggap kurang realistis, faktanya biaya pembuatannya jauh lebih hemat.

Baca Juga: Perusahaan Besar Kini Lebih Pilih Keterampilan daripada Gelar! Ini Alasannya

Lain lagi ceritanya dengan patung gajah di Gresik yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp1 miliar yang menimbulkan kontroversi soal estetika.

Jadi, jika dilihat dari perbandingan ini, Rp100 juta untuk patung bekicot bisa dibilang di tengah-tengah, tidak semurah Wonosobo, tapi juga tidak semewah Gresik.

Meski menimbulkan perdebatan, pembangunan patung ini masih punya potensi. Jika benar-benar dikelola dengan baik.

Misalnya dilengkapi taman, spot selfie, dan kegiatan edukatif tentang sejarah desa, bukan tidak mungkin patung ini bisa menjadi daya tarik wisata yang menghasilkan pemasukan bagi desa.

Namun, jika dibiarkan begitu saja tanpa perawatan atau pengembangan lanjutan, maka tak heran kalau warga menganggap Rp100 juta tersebut hanya jadi proyek pajangan yang mubazir. (sun)

Editor : Mahsun Nidhom
#patung viral #patung bekicot grobogan #Proyek Desa