Trenggaleknjenggelek - Sebuah loker nonton VTuber di Jepang tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Pasalnya, pekerjaan ini menawarkan bayaran sekitar ¥1.230 per jam atau sekitar Rp138.568 untuk menonton VTuber selama enam jam sehari dari rumah.
Terdengar seperti pekerjaan impian bagi penggemar VTuber? Tidak sesederhana itu.
Baca Juga: Neuro-sama sang VTuber dengan Kecerdasan Buatan: Apakah AI Akan Menggantikan Peran VTuber?
Persyaratan Khusus di Balik Loker Nonton VTuber
Meski tampak mudah, loker nonton VTuber ini memiliki kriteria ketat. Lowongan ini ditujukan khusus untuk penyandang disabilitas dan dilakukan secara remote dari rumah.
Jam kerjanya juga padat dari pukul 10.00 hingga 16.45 waktu Jepang, lima hari dalam seminggu, tidak termasuk akhir pekan atau hari libur nasional.
Deskripsi pekerjaannya merujuk pada kegiatan "verifikasi video VTuber" melalui smartphone atau komputer.
Walau tidak dijelaskan detailnya, pekerjaan ini diperkirakan mencakup moderasi konten, penilaian kualitas siaran, dan pengamatan metadata serta subtitel video.
Perusahaan Diduga Terafiliasi Hololive
Meskipun nama perusahaan tidak disebutkan dalam pengumuman, komunitas online menduga kuat bahwa lowongan ini berasal dari entitas yang terafiliasi dengan Hololive, agensi VTuber terbesar asal Jepang.
Hal ini cukup untuk memicu diskusi dan spekulasi luas di kalangan penggemar.
Baca Juga: VTuber Kureiji Ollie dan Moona Hoshinova yang Membawa Angin Segar ke Dunia Musik Indonesia
Reaksi Netizen: Ada yang Antusias, Ada yang Ragu
Netizen memberikan beragam reaksi terhadap viralnya loker nonton VTuber ini. Sebagian menyambut antusias dan menyebutnya sebagai “pekerjaan impian”.
Sementara yang lain mempertanyakan kelayakan dan sisi teknis dari pekerjaan tersebut.
“Menonton 6 jam VTuber yang tidak dikenal setiap hari dengan fokus penuh terdengar cukup intens,” tulis salah satu pengguna X.
“Apakah Anda benar-benar perlu memiliki sertifikat disabilitas?” ujar netizen lainnya.
Bahkan, ada yang menyarankan otomatisasi pekerjaan ini dengan teknologi “Saya tidak tahu persis apa yang ingin mereka verifikasi, tetapi tidak bisakah ini dilakukan AI saja?”
Tuntutan Kerja Repetitif dan Tekanan Mental
Meskipun terdengar menyenangkan, pekerjaan ini tetap membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi setiap hari.
Pekerjaan berulang selama berjam-jam bisa berdampak pada kelelahan mental, terutama jika dilakukan dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, loker ini mungkin hanya cocok bagi mereka yang benar-benar kuat secara psikologis dan disiplin.
Loker nonton VTuber yang viral di Jepang menunjukkan bahwa pekerjaan di dunia digital makin beragam, namun tetap memerlukan tanggung jawab dan kualifikasi khusus.
Bagi kamu yang tertarik, ini bisa menjadi kesempatan langka, asal siap dengan ritme kerja yang cukup intens. (sun)
Editor : Mahsun Nidhom