Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Perputaran Ekonomi Perikanan Trenggalek Per Tahun Capai Rp1,7 Triliun, Mayoritas Disokong Sektor Ini

Dharaka R. Perdana • Minggu, 8 Juni 2025 | 19:50 WIB

Sektor hilir perikanan di Trenggalek masih mengandalkan cara tradisional. (DR PERDANA/RADAR TRENGGALEK)
Sektor hilir perikanan di Trenggalek masih mengandalkan cara tradisional. (DR PERDANA/RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK NJENGGELEK - Potensi sektoir hilir perikanan di Trenggalek harus digenjot lagi.

Alasannya sampai saat ini hanya sektor hulu yang masih diandalkan masyarakat di pesisir selatan Trenggalek dibanding sektor hilir.

PERIKBaca Juga: Produksi Perikanan Tangkap di Trenggalek Capai Ribuan Ton pada 2024

Alhasil sampai kini pun sektor hilir perikanan masih mengandalkan cara tradisional di sekitar Teluk Prigi Trenggalek.

Padahal secara universal perputaran ekonomi di sektor perikanan di Trenggalek mencapai Rp 1,7 triliun per tahun.

Baca Juga: Upacara Labuh Laut Larung Sembonyo sebagai Syukuran Atas Hasil Tangkapan Ikan Nelayan di Watulimo

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Trenggalek Cusi Kurniawati mengatakan, secara garis besar sektor perikanan di Trenggalek memang memiliki potensi yang luar biasa.

Bahkan setiap tahun, perputaran ekonomi bisa mencapai Rp 1,7 triliun. “Sektor perikanan menyumbang 8 persen PDRB,” katanya kemarin (8/6/2025).

Cusi, -sapaan akrabnya menambahkan, meskipun potensi yang dimiliki besar, namun sampai saat ini mayoritas masih berkutat di sektor hulu.

Baca Juga: Mengenal Ekonomi Biru yang Diproyeksikan sebagai Pertumbuhan dan Menjaga Ekosistem Laut

Baik di perikanan budidaya maupun tangkap. “Paling besar tetap di sektor hulu perikanan, untuk hilir masih belum begitu maksimal,” tambahnya.

Wanita berjilbab ini melanjutkan, untuk sektor hilir perikanan sampai detik ini masih dilakukan secara tradisional. Seperti pengeringan teri, pemindangan, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk skala lebih besar seperti pengalengan ikan belum ada investor yang masuk untuk menanamkan modal. “Sampai sekarang masih berkutat di metode tradisional,” ujarnya.

Baca Juga: Selain Kunting, Ada Ragam Perahu Tradisional di Pantai Prigi Sebagai Identitas Maritim Nelayan Trenggalek

Untuk pemasaran sendiri, ungkap wanita ramah ini, lebih banyak memasarkan di lingkup Jawa Timur.

Kendati demikian, sebagian sudah ada yang menyasar wilayah Jawa Tengah dan lain sebagainya.

“Makanya kami berharap sektor hilir bisa digenjot lagi karena produksi perikanan di Trenggalek sebenarnya sudah terhitung cukup besar,” tuturnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#perikanan #Hilir #trenggalek #potensi ekonomi