TRENGGALEK NJENGGELEK - Meskipun skala pengiriman tidak terlalu besar, sektor hilir perikanan di Trenggalek tetap menggeliat.
Hanya saja beberapa pengusaha perikanan di sekitar Teluk Prigi Trenggalek pilih mencoba peruntungan di luar Jawa Timur.
Baca Juga: Perputaran Ekonomi Perikanan Trenggalek Per Tahun Capai Rp1,7 Triliun, Mayoritas Disokong Sektor Ini
Alasannya, harga komoditi perikanan asal Trenggalek di luar Jawa Timur dihargai lebih tinggi.
Masduki, salah satu pengusaha pengeringan ikan di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek mengatakan, pihaknya selama ini memang sudah sering mengirim ikan kering ke luar kota.
Baca Juga: Produksi Perikanan Tangkap di Trenggalek Capai Ribuan Ton pada 2024
Namun dia menilai pangsa pasar di wilayah Jawa Barat dan Jakarta tetap lebih besar. “Saya sering mengirim hingga Jawa Barat dengan minimal pengiriman 6-7 ton,” katanya beberapa waktu lalu.
Pria kelahiran Brebes, Jawa Tengah ini mengaku, untuk pasar Jawa Timur sebenarnya juga cukup potensial.
Namun harga jual masih kalah dibandingkan wilayah barat Pulau Jawa. Sehingga dia lebih memilih melempar barang ke sana.
“Di Jawa Timur sebenarnya lumayan, namun harga masih kalah dibanding Jawa Barat dan sekitarnya,” tandasnya.
Baca Juga: Mengenal Ekonomi Biru yang Diproyeksikan sebagai Pertumbuhan dan Menjaga Ekosistem Laut
Seperti diberitakan sebelumnya, potensi perputaran ekonomi di sektor perikanan di Trenggalek per tahun mencapai Rp1,7 triliun.
Dengan angka tersebut bisa menyumbang 8 persen PDRB Trenggalek. ****
Editor : Dharaka R. Perdana