Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pasca Sopir Truk Mogok, Harga Sayur Mayur di Trenggalek Melonjak Drastis

Dharaka R. Perdana • Sabtu, 21 Juni 2025 | 06:31 WIB

Harga sayuran di Trenggalek melonjak pasca aksi mogok sopir truk. (MZ UNTUK RADAR TRENGGALEK)
Harga sayuran di Trenggalek melonjak pasca aksi mogok sopir truk. (MZ UNTUK RADAR TRENGGALEK)

TRENGGALEK NJENGGELEK- Harga cabai dan sebagian sayur-sayuran di pasar tradisional Trenggalek alami kenaikan pasca unjuk rasa para sopir truk serentak yang terjadi sejak Kamis (19/6) lalu.

Akibatnya pasokan kebutuhan dapur di pasar tradisional di Trenggalek yang biasa dikirimkan para sopir truk, kini tak bisa datang.

Hal tersebut disampaikan Suliyah, pedagang bumbu dapur di Pasar Basah Trenggalek sehari setelah demo supir truk terjadi, Jumat (20/6.

Menurut dia, harga cabai rawit naik pada Kamis masih Rp 52 ribu. Namun hari ini (kemarin) sudah Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu untuk satu kilogramnya. "Harga cabai ikut melonjak naik ,” ujarnya.

Dia mengaku biasa membawa 5 kilogram lebih cabai rawit, kini hanya bawa 3 kilogram. Kendati demikian ia berkata masih mendapatkan pasokan cabai dari pedagang langganannya yang mengirimkan barang menggunakan truk.

Suliyah menerangkan, untuk bumbu dapur hanya cabai rawit yang mengalami kenaikan, bawang merah dan bawang putih dikatakannya masih bertahan di harga yang stabil selama satu bulan terakhir ini.

“Bawang putih dari satu bulan ini masih stabil di harga Rp 28 ribu per kilogram, kalau bawang merah Rp 40 ribu sampai Rp 42 ribu perkilo tergantung kualitas barang,” terangnya.

Pedagang asal Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan ini mengungkap, komoditas yang mengalami kenaikan cukup tinggi adalah sayur-sayuran seperti daun bawang prei dan seledri yang biasa ia sediakan dilapaknya.

Dia melanjutkan, kenaikan seledri cukup membuatnya kaget. Harga yang kemarin masih berada di Rp 25 ribu perkilogramnya, kini naik hingga Rp 60 ribu.

Baca Juga: Simak Harga Bahan Pokok di Trenggalek Kamis 19 Juni, Cabai Rawit Tembus Rp48 Ribu

Suliyah menjelaskan kenaikan tersebut dikarenakan barang yang biasa datang dari kota Malang tidak bisa sampai.

“Seledri saya biasa bawa 4 kilogram dalam sehari, saat ini hanya berani bawa 1 kilogram, ya daripada orang cari nanti tidak dapat,” terangnya.

Sedangkan harga daun bawang yang awalnya Rp 20 ribu per kilonya saat ini naik menjadi Rp 30 ribu.

Suliyah mengatakan kedua barang tersebut biasa ia dapatkan dari satu pemasok, kini terpaksa ia dapatkan lewat perantara pedagang yang membeli di pasar lain.

“Ya agak resah, terlebih demonya kata orang-orang mau sampai tanggal 21, tiga hari bisa terus tak dapat barang,” tandasnya. ****

Cair 5 Juni Ini Cara Cek Penerima Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu
Cair 5 Juni Ini Cara Cek Penerima Bantuan Subsidi Upah Rp600 Ribu
Editor : Dharaka R. Perdana
#odol #trenggalek #sayur mayur #sopir truk