TRENGGALEKJENGGELEK – Musim ikan kembali tiba di perairan selatan Trenggalek.
Aktivitas nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek pun meningkat drastis dalam sepekan terakhir.
Baca Juga: Tarif Impor AS Naik Jadi 32 Persen, MKP Niat Berpaling Ekspor Ikan ke Cina
Setiap hari, ratusan ton ikan berhasil didaratkan, membuat kawasan Prigi Trenggalek kembali ramai oleh aktivitas bongkar muat hasil tangkapan laut.
Menurut Sri Rajawali, salah satu juragan ikan di PPN Prigi, lonjakan hasil tangkapan ini sudah terjadi selama seminggu.
Baca Juga: Resep Ikan Bakar Kecap, Gurih dan Pedas!
“Dalam sehari bisa ratusan ton. Namun hari ini semua berjenis rengis,” ujarnya, Kamis (24/7/2025).
Namun, melimpahnya hasil laut ini berdampak langsung pada harga ikan di tingkat pelelangan. Harga ikan mengalami penurunan signifikan.
Baca Juga: Potensi Perikanan Darat Trenggalek Juga Menjanjikan, Ikan Ini yang Jadi Andalan
“Hari ini anjlok sampai Rp7 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya bisa belasan ribu. Kalau kualitas bagus bisa dihargai Rp10 ribu per kilo, sekarang ya turun,” tambah Sri.
Hal ini turut dirasakan oleh Kusyani, warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.
Baca Juga: Ikan Tuna Sumber Protein Tinggi Yang Digemari Para penggiat Gym
Menurut dia, saat musim ikan seperti ini semua perahu bisa dipastikan mendapatkan tangkapan ikan melimpah.
"Sudah seminggu ini ramai ikan. Harga pun ikut turun di kalangan pedagang besar,” katanya.
Pria paro baya ini tak menampik jika kondisi cuaca dan arus laut saat ini cukup bersahabat. Tentunya hal ini cukup menggembirakan pasca tiga bulan sepi tangkapan.
Fenomena musim ikan di Prigi ini rutin terjadi setiap tahun, terutama saat kondisi cuaca dan arus laut mendukung. Namun tantangan klasik tetap sama: anjloknya harga saat panen raya tiba.
Editor : Dharaka R. Perdana