Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

BUMN Diminta Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

Zaki Jazai • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 17:20 WIB
Salah satu UMKM di Trenggalek yang turut menopang sektor ekonomi.
Salah satu UMKM di Trenggalek yang turut menopang sektor ekonomi.

Trenggaleknjenggelek – Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf menegaskan peran strategis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai sektor penggerak utama (leading sector) dalam mempercepat pertumbuhan perekonomian nasional. Hal itu ia sampaikan saat membuka PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 di Pakuwon Mall, Surabaya, Jumat (1/8/2025).

“BUMN harus menjadi leading sector dalam mempercepat pertumbuhan perekonomian nasional. Melalui ekosistem seperti PaDi UMKM, kita tidak hanya mendorong percepatan belanja pemerintah kepada sektor UMKM, tetapi juga memberi stimulus nyata bagi anak-anak muda untuk menjadi pelaku usaha yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing global,” ujar Aminuddin di hadapan peserta dan pelaku UMKM.

Acara yang berlangsung 31 Juli–3 Agustus 2025 ini mengusung tagline “Pakai Lokal, Biar Global” dan diikuti 624 UMKM, terdiri dari 506 UMKM daring, 50 UMKM offline booth, dan 68 UMKM titip barang. Produk yang dipamerkan mencakup kuliner, kriya, fesyen, herbal, hingga produk khas daerah, dengan dominasi pelaku usaha dari Jawa Timur dan Surabaya.

Ketua Panitia Expo 2025 yang juga SVP Procurement PT Pertamina, Hery Mutahmanta, menyebut acara ini dirancang sebagai ruang interaktif bagi pelaku UMKM. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar pameran. Ini adalah ruang interaktif yang menguatkan ekosistem UMKM di era digital, memperkuat transformasi melalui edukasi dan kolaborasi,” ujarnya.

Penghargaan Belanja B2B Terbaik

Panitia memberikan apresiasi kepada BUMN dengan capaian terbaik dalam transaksi Business to Business (B2B) di platform PaDi UMKM.

Kategori Tipe A: PT Pertamina (Persero), PT Telkom Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Kategori Tipe B: PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Pegadaian, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Kategori Tipe C: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), PERUM LPPNPI, PT Nindya Karya (Persero).

Dorongan Digitalisasi UMKM

Vice President Synergy Telkom, Kuncoro Wastuwibowo, menekankan bahwa sinergi digital antar-BUMN telah menciptakan ekosistem usaha bernilai ekonomi tinggi. Telkom, menurutnya, menjadi bukti keberhasilan kolaborasi teknologi untuk mendukung UMKM.

“Mengembangkan ekonomi digital itu tidak mudah. Namun Telkom, melalui kekuatan platform dan kolaborasi antar-BUMN, berhasil menciptakan mahakarya yang memiliki nilai besar dan diakui industri maupun pemerintah. Ini adalah bukti bahwa transformasi digital bisa dimulai dari sektor UMKM,” jelasnya.

Telkom juga mendorong UMKM memanfaatkan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) untuk pengelolaan rantai pasok, produksi, dan pemasaran. Selain pelatihan, Telkom menyediakan infrastruktur data center dan solusi AI yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha kecil.

Hingga kini, sekitar 200.000 UMKM telah tergabung dalam ekosistem PaDi UMKM, dengan 50.000 di antaranya aktif bertransaksi. Melalui Rumah BUMN, Telkom dan mitra menargetkan peningkatan signifikan jumlah UMKM aktif hingga akhir tahun.

Dengan dukungan penuh dari BUMN, pendekatan digital yang masif, dan partisipasi pelaku usaha dari berbagai daerah, PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference 2025 diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya UMKM Indonesia yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. (Jaz) 

 

Editor : Zaki Jazai
#umkm #bumn #pertumbuhan perekonomian