Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Resmi, Kini QRIS Sudah Bisa Digunakan di Jepang

Bagus Setiawan • Rabu, 20 Agustus 2025 | 02:30 WIB
Ilustrasi penggunaan QRIS di Jepang (Foto: Canva)
Ilustrasi penggunaan QRIS di Jepang (Foto: Canva)

TRENGGALEKNJENGGELEK - Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sudah resmi bisa digunakan di Jepang setelah Bank Indonesia (BI) meluncurkannya pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan HUT ke-80 RI.

Kini QRIS sudah bisa digunakan di Jepang sebagai perluasan sistem pembayaran lintas negara setelah sebelumnya terhubung dengan Thailand, Malaysia, dan Singapura.

QRIS sudah bisa digunakan di Jepang khusus bagi warga negara Indonesia yang bepergian, dengan cara memindai JPQR Global di merchant yang telah bekerja sama.

Baca Juga: QRIS Tumbuh Pesat di Indonesia: Transaksi Tembus Rp 659,5 Triliun di 2024

Peluncuran ini menandai tonggak baru bagi sistem pembayaran Indonesia yang menembus pasar negara maju di luar Asia Tenggara.

Pada tahap awal, ada 35 merchant di Jepang yang menerima QRIS, dengan cakupan yang akan diperluas secara bertahap.

Pengguna dapat bertransaksi memakai mobile banking maupun dompet digital dari Indonesia, mulai dari BCA, Mandiri, BNI, hingga aplikasi e-wallet seperti GoPay, DANA, dan ShopeePay.

Baca Juga: Bank Indonesia Sindir AS: Kalau Siap, QRIS Bisa Jalan Bareng

Keunggulan utama sistem ini adalah kemudahan konversi mata uang secara otomatis dengan kurs kompetitif tanpa biaya tambahan.

Dengan begitu, wisatawan Indonesia tidak perlu lagi repot menukar uang tunai atau membawa kartu kredit untuk kebutuhan sehari-hari selama berada di Jepang.

Wakil Konsul Jenderal Jepang, Eriko Nakano, menilai sistem pembayaran digital buatan Indonesia ini lebih maju dibandingkan negaranya.

Baca Juga: AS Soroti QRIS dan GPN Indonesia dalam Negosiasi Dagang

“Indonesia lebih maju, QR-nya semua rakyat bisa menggunakan QRIS. Kalau di Jepang belum semua,” ujar Eriko Nakano, dikutip Selasa (19/8).

Ia menambahkan, QRIS menawarkan kepraktisan untuk transaksi lintas negara karena bisa dipakai mulai dari perusahaan besar hingga pelaku UMKM.

Nakano pun berharap kemudahan tersebut akan mendorong semakin banyak wisatawan Indonesia berkunjung ke Jepang.

Data Konsulat Jenderal Jepang mencatat, kunjungan wisatawan asal Indonesia mencapai sekitar 500 ribu orang per tahun.

Bank Indonesia menyatakan, tahap berikutnya akan fokus pada inbound, yakni turis Jepang yang nantinya bisa bertransaksi di Indonesia menggunakan JPQR mereka.

Skema inbound ini ditargetkan dapat berjalan mulai akhir 2025.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut peresmian QRIS di Jepang menjadi bukti Indonesia kembali menorehkan capaian penting dalam inovasi sistem pembayaran lintas negara.

“Sejak diluncurkan enam tahun lalu, QRIS telah menjadi game changer bagi ekosistem pembayaran digital dan memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia, yang kini telah mencapai 57 juta pengguna,” ujar Perry, dikutip Selasa (19/8).

QRIS pun diharapkan menjadi wajah baru transaksi global, tidak hanya praktis dan murah, tetapi juga inklusif bagi masyarakat luas.

Editor : Akhmad Nur Khoiri
#transaksi #jepang #qris #mobile banking #pembayaran #e-wallet