TRENGGALEK - Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, dikenal luas sebagai salah satu sentra pembuatan genting berkualitas tinggi di Jawa Timur.
Genting asli Sukorejo Trenggalek ini telah lama menjadi andalan banyak proyek besar di berbagai daerah, mulai dari Malang hingga Jakarta.
Salah satu perajin genting, Karyati, menuturkan bahwa kualitas genting Sukorejo Trenggalek diakui karena bahan bakunya berasal dari tanah khas desa setempat.
“Tanah di Sukorejo ini asli tanah Nglayur dan kaulin, jadi punya grade yang bagus. Itu yang membuat genting kami kuat dan awet,” jelasnya.
Namun, di tengah tingginya permintaan pasar, para perajin menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal ketersediaan bahan bakar.
Dia mengeluhkan sulitnya mendapatkan kayu dan solar yang dibutuhkan untuk proses pembakaran genting.
“Sekarang solar susah dicari. Izin dan akses ke pihak terkait juga rumit. Ini membuat kami kesulitan menjaga kestabilan produksi,” ujarnya.
Meski begitu, semangat warga Sukorejo tidak surut. Berkat ketekunan dan kerja keras para perajin, genting buatan desa ini berhasil menembus pasar nasional, bahkan menjadi pilihan utama di berbagai proyek pembangunan perumahan dan gedung.
Dia dan para pelaku UMKM di Sukorejo berharap dukungan lebih besar dari pemerintah untuk mempermudah akses bahan bakar dan memperkuat daya saing industri lokal.
“Kami ingin pemerintah lebih berpihak ke UMKM lokal. Kalau ada dukungan, kami yakin bisa semakin berkembang dan maju,” ungkapnya.
Dengan potensi bahan baku unggulan dan keahlian turun-temurun, Desa Sukorejo layak menjadi contoh sukses desa produktif yang mampu mengangkat ekonomi masyarakat melalui industri genting berkualitas tinggi. (gun/c1/din)