Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,04 Persen di Triwulan III, Lebih Baik dari Tahun Lalu

Gunawan Awan • Kamis, 6 November 2025 | 21:29 WIB

 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan pada triwulan ini sebesar 5,04 persen atau lebih baik dari tahun lalu.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan pada triwulan ini sebesar 5,04 persen atau lebih baik dari tahun lalu.

JAKARTA - Ekonomi Indonesia kembali tumbuh solid pada triwulan III tahun 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan pada triwulan ini sebesar 5,04 persen atau lebih baik dari tahun lalu.

"Secara year on year (yoy) ekonomi Indonesia tumbuh 5,04 persen dibandingkan dengan triwulan III tahun 2024 yang sebesar 4,9 persen," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Edy Mahmud, pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Edy melanjutkan, jika dibandingkan dengan triwulan II tahun ini, ekonomi Indonesia turun 0,08 persen.

Namun, perekonomian Indonesia masih tumbuh 5,01 persen sepanjang Januari hingga September 2025.

"Pertumbuhan ekonomi ini sejalan dengan pola musiman seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Selalu lebih rendah dari triwulan II," kata Edy.

Industri pengolahan menjadi motor ekonomi Indonesia pada triwulan III yang tumbuh sebesar 5,54 persen.

Artinya, tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan demikian, peranan sektor industri pengolahan naik menjadi 19,15 persen. Sebelumnya sebesar 19,02 persen pada Triwulan III-2024.

Adapun lima lapangan usaha dengan share terbesar adalah industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.

Industri pengolahan tumbuh paling tinggi di antara lima lapangan usaha tersebut.

Perdagangan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi kedua, yakni sebesar 0,72 persen.

Lapangan usaha informasi dan komunikasi menjadi sumber pertumbuhan tertinggi ketiga, yakni sebesar 0,63 persen.

Diberitakan sebelumnya, BPS mengumumkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia triwulan III-2025 (y-on-y) yang tumbuh sebesar 5,04 persen; sesuai dengan perkiraan para ekonom.

Industri pengolahan menjadi motor ekonomi Indonesia triwulan III, yang tumbuh sebesar 5,54 persen, yang tumbuh diatas pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan demikian, peranan sektor industri pengolahan naik menjadi 19,15 persen yang sebelumnya 19,02 persen pada Triwulan III-2024.

Di antara lima lapangan usaha dengan share terbesar (yaitu: Industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi dan pertambangan), industri pengolahan mampu melesat tumbuh paling tinggi diantara lima lapangan usaha tersebut.

Perdagangan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi kedua, yakni sebesar 0,72 persen.

Sedangkan, lapangan usaha informasi dan komunikasi menjadi sumber pertumbuhan tertinggi ketiga, yakni sebesar 0,63 persen.

Apabila ditelisik lebih lanjut, industri yang menopang pertumbuhan adalah Industri Makanan dan Minuman yang tumbuh 6,49 persen dan industri logam dasar yang tumbuh 18,62%.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Pertumbuhan ekonomi 2025 #indonesia