JAKARTA – Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial pada November 2025.
Salah satu yang mulai dicairkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan nilai total Rp600 ribu.
Informasi mengenai pencairan bantuan ini semakin kuat setelah beberapa warga penerima di Jawa Barat melaporkan adanya saldo yang masuk melalui ATM bank-bank Himbara, di antaranya BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.
Kabar tersebut juga disampaikan oleh kanal YouTube Info Bansos yang memantau realisasi penyaluran bansos di berbagai daerah.
BPNT Rp600 Ribu Cair Bertahap
BPNT atau bantuan sembako senilai Rp600 ribu ini merupakan akumulasi untuk dua bulan pencairan.
Dana akan disalurkan ke rekening masing-masing KPM dan dapat dicek langsung melalui ATM, mesin EDC agen bank, atau aplikasi mobile banking bagi penerima yang memilikinya.
Penyaluran dilakukan secara bertahap, sehingga tiap daerah bisa menerima pada tanggal berbeda.
Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang terpantau sudah mulai mencairkan bantuan tersebut.
Daftar 17 Wilayah Jawa Barat yang Terpantau Cair
Berdasarkan pantauan lapangan serta laporan masyarakat, berikut sejumlah wilayah di Jawa Barat yang disebut telah memulai proses pencairan BPNT:
-
Kota Bandung
-
Kabupaten Bandung
-
Kabupaten Bandung Barat
-
Kota Cimahi
-
Kabupaten Garut
-
Kabupaten Tasikmalaya
-
Kota Tasikmalaya
-
Kabupaten Ciamis
-
Kabupaten Sumedang
-
Kabupaten Kuningan
-
Kabupaten Majalengka
-
Kabupaten Subang
-
Kabupaten Indramayu
-
Kabupaten Cirebon
-
Kota Cirebon
-
Kabupaten Bekasi
-
Kota Bekasi
Meski demikian, pemerintah mengingatkan bahwa jadwal pencairan dapat berubah sesuai kesiapan bank penyalur dan data validasi KPM yang dilakukan oleh Kemensos bersama pemerintah daerah.
KPM Diminta Segera Cek Saldo
Keluarga Penerima Manfaat diimbau segera melakukan pengecekan saldo untuk memastikan apakah dana BPNT sudah masuk.
Pengecekan bisa dilakukan melalui:
-
ATM bank Himbara terdekat
-
Agen bank/BRILink
-
Aplikasi mobile banking
-
Unit layanan sosial desa atau kelurahan
Jika bantuan belum masuk, KPM diminta bersabar karena proses akan dilakukan bertahap hingga seluruh wilayah selesai.
Hati-Hati Penipuan Bansos
Pemerintah turut mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap informasi palsu atau tautan mencurigakan yang mengatasnamakan bantuan sosial.
Informasi resmi hanya dapat diperoleh melalui:
-
Website Kemensos
-
Aplikasi Cek Bansos
-
Dinas Sosial Kabupaten/Kota
-
Kanal resmi bank penyalur
Masyarakat disarankan untuk tidak memberikan PIN ATM, OTP, atau data pribadi kepada pihak mana pun.