Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

CFD Trenggalek Kembali Digelar, 155 UMKM Diserbu Pembeli hingga Dagangan Ludes dalam 1 Jam

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Kamis, 16 Juli 2026 | 20:40 WIB
CFD Trenggalek kembali digelar setelah vakum. Sebanyak 155 UMKM diserbu pembeli hingga dagangan ludes dalam satu jam pada hari pertama. (Youtube. com)
CFD Trenggalek kembali digelar setelah vakum. Sebanyak 155 UMKM diserbu pembeli hingga dagangan ludes dalam satu jam pada hari pertama. (Youtube. com)

TRENGGALEKNJENGGELEK.JAWAPOS.COM - CFD Trenggalek resmi kembali digelar setelah sempat vakum selama beberapa tahun. Hari pertama pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Trenggalek langsung dipadati warga dan membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebanyak 155 pelaku UMKM ikut meramaikan kegiatan tersebut, bahkan sejumlah pedagang mengaku dagangan mereka habis terjual hanya dalam waktu satu jam.

Kembalinya CFD Trenggalek menjadi ruang publik yang tidak hanya dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi. Warga memadati sepanjang Jalan Panglima Sudirman sejak pagi hari untuk berjalan santai sekaligus berburu kuliner yang dijajakan pelaku usaha lokal.

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Tingginya jumlah pengunjung membuat banyak pelaku UMKM merasakan peningkatan penjualan yang signifikan dibanding hari biasa.

Baca Juga: Lutfiana Azizah Pimpin KKN Digitalisasi UMKM Desa Jajar

Area CFD Diperluas, Warga Padati Jalan Panglima Sudirman

Sejak pagi, kawasan Jalan Panglima Sudirman dipenuhi masyarakat. Area CFD membentang mulai dari depan Kantor DPMPTSP hingga kawasan Depot Anda.

Pengunjung memanfaatkan kawasan bebas kendaraan tersebut untuk berolahraga, berjalan santai, hingga menikmati beragam makanan dan minuman yang dijual pelaku UMKM.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Trenggalek, Saniran, mengatakan konsep CFD kali ini dikembangkan lebih luas dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Baca Juga: SMKN 1 Trenggalek Juara 2 Nasional di Ajang MEA Level Up 2025, Tiga Siswa Jurusan DKV Tergabung tim “Trisca Squad” Dorong UMKM Naik Kelas

Perluasan area dilakukan agar masyarakat memiliki ruang yang lebih nyaman untuk beraktivitas sekaligus memberi kesempatan lebih besar kepada pelaku UMKM memasarkan produknya.

Selain menciptakan ruang publik yang bebas kendaraan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengurangi emisi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Alhamdulillah ini hari pertama buka, ramai seperti ini. Padat banget. Saya menemui pedagang kami, justru ada yang sudah habis. Alhamdulillah. Insyaallah juga tidak ada motor yang masuk, tidak ada mobil yang masuk, sehingga program nol karbon bisa mulai dari langkah kecil seperti ini," ujar Saniran.

Baca Juga: Syarat KUR BRI 2026 Terungkap! Pinjaman UMKM Tanpa Jaminan di Bawah Rp100 Juta, Ini Ketentuan Lengkapnya

Dagangan UMKM Ludes dalam Satu Jam

Antusiasme warga pada hari pertama pelaksanaan CFD langsung dirasakan para pelaku UMKM.

Salah satunya Mungki, pedagang yang mengaku kewalahan melayani antrean pembeli sejak pagi.

Ia menjual berbagai produk, seperti cumi, sambal petis, sambal cireng, dan puding.

Pada hari pertama CFD, Mungki membawa 20 porsi cumi, 32 puding, serta tiga porsi sambal. Tidak butuh waktu lama, hampir seluruh dagangannya habis terjual.

Baca Juga: Simulasi Cicilan KUR BRI 2026 Terbaru: Pinjam Rp10 Juta hingga Rp100 Juta, Segini Angsuran per Bulan UMKM

"Tinggal sambal saja," ujarnya saat ditanya kondisi dagangannya.

Mungki berharap kegiatan CFD dapat terus digelar secara rutin.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan.

"Semoga UMKM semakin lancar, semakin sukses terus, semakin ramai juga," harapnya.

Baca Juga: MBG jadi Sorotan Positif di Jepang, Penggunaan Bahan Lokal dan UMKM dari MBG Dibahas

Pengakuan serupa juga disampaikan sejumlah pedagang lain yang disebut telah menghabiskan seluruh dagangannya hanya dalam waktu sekitar satu jam sejak CFD dibuka.

Pemkab Siapkan Evaluasi karena Peminat Membludak

Kesuksesan hari pertama pelaksanaan CFD menghadirkan tantangan baru bagi Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Jumlah pelaku UMKM yang ingin berpartisipasi ternyata melebihi kapasitas yang tersedia.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi agar pelaksanaan berikutnya mampu menampung lebih banyak pelaku usaha.

Baca Juga: KUR BRI Tanpa Jaminan Masih Jadi Polemik, Ini Alasan Bank Tetap Minta Agunan Meski Menteri UMKM Sudah Melarang

Selain mempertimbangkan penambahan ruang bagi UMKM, pemerintah juga mendorong paguyuban UMKM agar mulai berperan aktif dalam pengelolaan CFD.

Pendampingan tetap akan diberikan hingga sistem pengelolaan dapat berjalan secara optimal.

Langkah tersebut diharapkan mampu membuat pelaksanaan CFD semakin tertata sekaligus memberi kesempatan lebih luas kepada pelaku usaha lokal untuk ikut berjualan.

Baca Juga: Plafon KUR BRI 2026 Terbaru Resmi Berlaku! Modal UMKM hingga Rp500 Juta, Ini Skema Mikro dan Kecilnya

Ruang Publik dan Penggerak Ekonomi Lokal

Kembalinya CFD Trenggalek menjadi lebih dari sekadar ruang bebas kendaraan.

Kegiatan ini menghadirkan titik temu antara gaya hidup sehat dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Masyarakat memperoleh ruang yang aman dan nyaman untuk berolahraga, sementara pelaku UMKM mendapatkan akses langsung kepada ribuan calon pembeli dalam satu lokasi.

Baca Juga: Meski Banyak yang Daftar, Hanya 200 Pelaku UMKM di Trenggalek Dapatkan Bantuan KIP Jawara,

Antusiasme warga pada pelaksanaan perdana setelah vakum beberapa tahun menjadi sinyal positif bahwa keberadaan CFD masih sangat dibutuhkan.

Dengan tingginya minat masyarakat dan pelaku usaha, pemerintah daerah berencana melakukan evaluasi agar pelaksanaan berikutnya dapat mengakomodasi lebih banyak UMKM sekaligus menjaga kenyamanan pengunjung.

Keberhasilan hari pertama menunjukkan bahwa CFD Trenggalek tidak hanya menghidupkan kembali ruang publik, tetapi juga menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal melalui peningkatan penjualan produk UMKM.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Bioz TV
CFD Trenggalek Car Free Day Trenggalek CFD Trenggalek 2025 155 UMKM Trenggalek UMKM Trenggalek